Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ilahiyah Finance

Sukses Tidak Sendirian…

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Juli 2012 14:58 2:58 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Juli 2012 14:58
Bagikan
Bagikan

Oleh: Muhaimin Iqbal

BEBERAPA jam lalu ratusan juta pasang mata dari seluruh dunia perhatiannya tertuju pada Olympic Stadium di kota Kiev – Ukraina. Saya sendiri bukan penggemar bola, tetapi pertandingan final sepak bola piala Eropa ini saya saksikan juga dengan ngantuk-ngantuk bukan karena saya ingin melihat bolanya – tetapi saya ingin menyaksikan bagaimana sebuah sukses dibangun. Spanyol yang menang telak 4-0 atas Itali, memberikan sebuah visualisasi yang indah tentang sebuah sukses ini.

Tidak seorang pemain-pun bisa menggiring bola sendirian dari ujung ke ujung karena pasti mendapatkan hadangan dari lawannya, jadi dia harus bekerjasama erat dengan sejumlah pemain lainnya. Tidak penting siapa yang akhirnya berkesempatan menendag bola ke gawang lawan, tetapi seluruh team harus focus mengarahkan bola menuju kesana – untuk mencetak goal.

Contoh lain adalah Thomas Alva Edison yang dikenal sebagai penemu sejumlah peralatan yang mempengaruhi kehidupan manusia modern – di antaranya lampu pijar, dia sering dikira sebagai seorang jenius yang bekerja sendirian di laboratoriumnya. Yang sebenarnya terjadi adalah dia tidak sendirian, dia memiliki sekitar 30-an asisten yang sangat berpengalaman. Di antara asisten-asisten ini ada yang ahli kimia, ahli matematika, ahli fisika, para insinyur dan bahkan juga ahli meniup kaca.

Sukses adalah sebuah mata rantai yang tersambung satu sama lain dan tidak boleh ada satu mata-pun yang terputus. Menyambung mata rantai inilah yang dilakukan oleh Thomas Alva Edison, seperti juga yang dilakukan oleh Vicente Del Bosque pelatih ‘Tim Matador’ – ketika merangkai satu demi satu ‘mata rantai’ pemain unggulannya untuk menjadi juara pada final piala Eropa tersebut di atas.

Baca Juga

Indonesia Masuk Peringkat Dunia dalam Keuangan Syariah, Perlu Pembenahan Kurikulum Lebih Baik
Cashback yang di Tawarkan Go-pay dan OVO, Haramkah?
Industri Pertanian Zaman Nabi
Makanan Yang Membuat Tidak Miskin
Industry 0.0

Membangun sukses dalam bidang apapun memerlukan orang-orang seperti Thomas Alva Edison, Vicente Del Bosque dlsb. yang bisa merangkai satu demi satu keunggulan menjadi sebuah mata rantai unggul. Ketika satu per satu keunggulan tersebut masih berdiri sendiri tanpa terangkai, maka itu tidak berarti apa-apa. Sehebat apapun seorang pemain bola, dia sendirian tidak akan bisa memenangkan pertandingan bila team-nya memble.

Di bidang makanan misalnya, Survey CNN tahun lalu menempatkan 3 dari 50 makanan terlezat di dunia adalah makanan yang berasal dari negeri ini. Rendang menduduki urutan pertama, nasi goreng di urutan kedua dan sate di urutan 14. Tetapi keunggulan dalam rasa ini tidak berarti apa-apa karena kita tidak atau belum berhasil menyusun rantai suksesnya sehingga rendang, nasi goreng dan sate belum menjadi industri makanan yang mendunia – yang berasal dari negeri ini.

Tidak sulit untuk membuat rendang yang paling enak, demikian pula nasi goreng istri saya saja tidak ada duanya rasanya (menurut saya), berpuluh jenis sate yang enak-enak semua ada di negeri ini – tetapi semuanya (masih) berjalan sendiri-sendiri.

Untuk menjadi industri makanan yang paling lezat di dunia, rendang, nasi goreng dan sate perlu ditunjang oleh segudang ‘team’ yang unggul lainnya. Team yang menyiapkan kontinyuitas bahan yang berkualitas, team yang menyusun dan mengawasi standard operation procedure, team yang menjalankan promosi, mengurusi aspek legal, menjaga kwalitas SDM dlsb.dlsb. Hanya setelah mata rantai keunggulan ini terangkai rapi dan tidak terputus – rendang, nasi goreng dan sate bisa menjadi industri makanan unggul di dunia – bukan sekedar kelezatan rasanya saja yang unggul.

Keunggulan-keunggulan lain di negeri ini berjibun, mulai dari ilmu pengetahuan, kekayaan alam, keragaman budaya, keindahan alam, luasnya lautan, keaneka ragaman hayati, letak geografis dlsb.dlsb. Hanya saja keunggulan-keunggulan tersebut masih berdiri sendiri-sendiri, belum cukup tangan-tangan terampil yang merangkainya menjadi mata rantai sukses bagi negeri.

Karena sukses itu tidak bisa sendirian, maka berjama’ah membangun sukses itu menjadi suatu keharusan. Bagi Anda yang ingin bergabung dalam mata rantai sukses ini, insyaallah 10 hari terakhir Ramadhan nanti kami akan kembali i’tikaf di Masjid Daarul Muttaqiin di Jonggol, sambil mentadaburi ayat-ayatNya – kita ingin merangkai jalan untuk bisa sukses di dunia dan di akhirat. InsyaAllah!*

Penulis Direktur Gerai Dinar, kolumnis hidayatullah.com

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Feminis Maroko Kampanye Anti Jilbab Anak
Tulisan selanjutnya Mursy: Mesir Tak Akan Pernah Kembali ke Masa Lalu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Ilahiyah Finance

Probiotic Food dan Prophetic Food

17 Juni 2020 08:00
Ilahiyah Finance

Syirkah “Orang-Orang Miskin”

11 Februari 2019 20:49
Hamas bitcoin
Ilahiyah Finance

Halal Haram Uang Kripto

11 Desember 2018 08:15
Ilahiyah Finance

Golden Balance: Financing the Needy

15 Agustus 2018 13:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?