Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mursy: Mesir Tak Akan Pernah Kembali ke Masa Lalu

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Juli 2012 16:01
Bagikan
Al Ikhwan al Muslimun menegaskan, pihaknya tak akan mengakui Israel
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Mesir Muhammad Mursy mengatakan negaranya sangat membutuhkan kontribusi untuk membangun masa depan yang cerah dan tidak akan pernah kembali ke masa lalu yang kelam.

Dalam pidatonya di Universitas Kairo, Mursy berjanji untuk melindungi hak-hak semua warga negara Mesir dan untuk mencapai keadilan sosial.

“Rakyat Mesir memilih saya untuk bergerak menuju negara modern,” ujarnya dikutip IRNA.

“Mesir tidak akan membiarkan negara manapun mencampuri urusannya,” tegas Mursy Senin (07/02/2012).

Tolak Telpon

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebelumnya, sejumlah laporan media menyebutkan, hari Ahad, Mursy menolak menjawab telepon dari PM Israel Benjamen Netanyahu yang sedianya akan menyampaikan ucapan selamat kemenangannya dalam Pilpres.

Sejumlah media massa Israel menyebutkan, Mursy menolak tekanan-tekanan yang dilakukan kepadanya untuk menjawab dan menyambut pembicaraan telepon singkat Netanyahu yang akan menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan itu. Akhirnya, Netanyahu terpaksa menyampaikan melalui kartu ucapan.

Sebuah sumber Israel menyebutkan, Netanyahu meminta agar Gedung Putih Amerika melakukan intervensi dalam masalah ini. Ia bahkan meminta kepada Obama secara pribadi untuk menekan Mursy menyambut pembicaraan telepon dan menjamin berlanjutnya koordinasi keamanan politik dan menghormati kesepakatan-kesepakatan yang diteken antara Israel dan Mesir, terutama Cam David.

Sementara jubir Al Ikhwan al Muslimun di Mesir menegaskan kepada Quds Press, pihaknya tidak akan mengakui Israel dan kami tetap akan mendukung perlawanan yang mampu menekan Israel.

Seperti diketahui, Mesir merupakan negara Arab yang paling penting bagi Israel. Mesir adalah salah salah satu negara besar di Arab dan berbatasan langsung dengan Israel. Lebih-lebih,  Mesir sebagai penjaga pintu bagi jalan satu-satunya menuju Jalur Gaza, wilayah Palestina yang saat ini dikuasai oleh kelompok pejuang Hamas, kelompok perlawanan paling ditakuti Zionis-Israel.

Sebelum ini, Mesir dikenal sebagai teman setia Israel. Negara Yahudi itu bisa hidup tenang berkat  mendian presiden Anwar Sadat, yang dikenal sebagai pemimpin Arab pertama yang menyodorkam tangan perdamaian dengan Zionis-Israel. Hububungan itu berlangsung hingga Husni Mubarak sebelum akhirnya tumbang oleh revolusi. Kini, kondisi telah berubah, di mana warga Yahudi sedang menunggu kiprah Mursy dengan perasaan cemas.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sukses Tidak Sendirian…
Tulisan selanjutnya Marzuki Alie Prihatin Anggota DPR Korupsi Al Quran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?