Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Feminis Maroko Kampanye Anti Jilbab Anak

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Juli 2012 14:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah kelompok feminis Maroko melancarkan kampanye anti jilbab anak, dengan menyebut bahwa menjilbabi gadis kecil merupakan salah satu bentuk kekerasan berat terhadap anak.

Dengan slogan “Agar anak-anak perempuan tidak hidup selamanya dalam kegelapan,” Center for Woman’s Equality melancarkan kampanye guna melawan fenomena pemakaian jilbab di kalangan anak perempuan usia 3 sampai 10 tahun.

Dalam pernyataannya yang didapat Al Arabiya, lembaga swadaya masyarakat itu mengaku bersama lembaga legislatif akan bergabung dalam kampanye melawan “pelanggaran terang-terangan atas keluguan dan masa kanak-kanak.”

“Anak-anak perempuan pada usia itu tidak tahu apapun mengenai agama dan tentang apa yang dilarang dan apa yang tidak,” kata pernyataan itu, kutip Al Arabiya (1/7/2012).

Dikatakan pula oleh organisasi feminis itu bahwa memakaikan kerudung pada anak-anak perempuan saat usia mereka masih dini akan mengancam stabilitas psikologis mereka dan karenanya akan menghancurkan generasi selanjutnya, serta menghancurkan seluruh masyarakat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bagi sosiolog Karima Wadghiri, memaksa anak kecil mengenakan keudung tidak hanya melanggar hak-hak anak dan membunuh keluguan mereka, tetapi juga menumbuhkan persepsi salah di kalangan mereka tentang tubuhnya.

“Mereka akan mulai mengasosiasikan tubuh mereka sebagai hal yang memalukan, yang harus disembunyikan. Dan pandangan ini bertentangan dengan esensi sejati dari Islam,” kata wanita itu.

Wadghiri menambahkan bahwa anak-anak itu nantinya akan tumbuh dalam keadaan bingung antara konservatisme dengan fanatisme dan liberalisme dengan immoralitas.

“Ketidakmampuan mereka membedakan konsep-konsep itu akan menjadikan mereka selalu dalam kebingungan dan akhirnya mendorong mereka untuk mengisolasi diri dari dunia luar,” katanya lagi.

Konflik yang ada dalam diri gadis kecil itu, kata Wadghiri, akan terbawa hingga ke tingkat publik sehingga memberikan efek negatif terhadap seluruh masyarakat.

“Masyarakat nantinya akan terbagi tidak hanya dalam kelas atau status finansial seperti biasanya, tetapi juga dalam hal agama dan ideologi,” katanya.

Center for Woman’s Equality dikenal sebagai organisasi yang mengusung kesetaraan gender dan memerangi semua bentuk diskriminasi dan kekerasan terhadap wanita.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakfeminisjilbabmarokoold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wanita Arab Bekerja Untuk Kemandirian Finansial
Tulisan selanjutnya Sukses Tidak Sendirian…

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Bantah Pejabat Iraq Perihal Pembelian 25 Tanker Minyak dan Dampaknya

Berita
26 September 2026 14:08
Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara
Pelatih Irlandia Menyebut Timnya Jengkel Harus Melawan ‘Israel’
Uni Eropa Menghadapi Krisis Harga Energi

Terbaru

  • Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
  • UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Kepakaran Keilmuan
  • Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar
  • Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi
  • Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
  • Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?