DI jalanan umum biasanya akan mudah ditemukan berbagai macam rambu-rambu lalu lintas. Rambu-rambu itu diharapkan memudahkan pengguna jalan sekaligus menyadarkan akan bahaya yang bisa terjadi jika melanggarnya.
Namun kadang, karena rendahnya kesadaran pengguna jalan, rambu-rambu tidak berfungsi sebagai mestinya. Hingga terjadilah kecelakaan yang kerap berujung pada hilangnya nyawa.
Nah, berbicara rambu-rambu, di kawasan Camplong, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), terdapat rambu berupa sepeda motor korban kecelakaan.
Bangkai sepeda motor tersebut dipamer layaknya sebuah monumen, persis di pinggir jalanan trans yang menghubungkan ke arah negara tetangga, Timor Leste.
Sebagaimana diungkap warga setempat, bangkai sepeda motor itu merupakan rambu-rambu pengingat kecelakaan. Hal ini dipasang mengingat beberapa kali terjadi kecelakaan yang membuat korban meregang nyawa, seperti pada Ahad (05/06/2016) lalu.
“Ya ini rambu-rambu kecelakaan, karena banyak orang mati tabrakan di sini,” ungkap Okto Namtunis, warga setempat kepada penulis.
“Selama tahun 2015 tercatat terjadi 280 lakalantas, sementara dalam tahun 2014 hanya 180 lakalantas,” demikian keterangan yang dilansir sebuah media online, Selasa (26/07/2016).
Oleh karenanya, sebagai pengendara yang baik, mari utamakan keselamatan dalam berkendara. Foto-foto ini dijepret beberapa waktu lalu.* Kiriman Muhammad Adianto, pegiat komunitas menulis PENA NTT