Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Trilogi Novel KEMI Segera Difilmkan

Ahmad
Terakhir diupdate: 27 Januari 2016 16:59 4:59 pm
Ahmad
Dipublikasikan 27 Januari 2016 15:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Novel berjudul KEMI (Cinta Kebebasan yang Tersesat) karya Adian Husaini sebentar lagi akan difilmkan.

“InsyaAllah, dalam waktu dekat, Film “KEMI” akan segera mulai diproduksi,” kata Adian Husaini, penulis Trilogi Novel Kemi kepada hidayatullah.com, Rabu (27/01/2016).

Menurut Adian, langkah pembuatan film itu dilakukan setelah berkonsultasi dengan beberapa ulama dan banyaknya usulan dan desakan dari pembaca agar Novel Kemi sebaiknya diaktualkan dalam bentuk film layar lebar.

Sastrawan taufiq Ismail mengapresiasi Novel Kemi, sebagai satu novel yang berhasil menggambarkan Pondok Pesantren dan Kyai-nya sebagai sistem pendidikan ideal. Novel Kemi dikenal dengan dialog-dialognya yang khas dan tinggi dalam mengungkap kelemahan pemikiran-pemikiran liberal dalam Islam. ( https://insists.id/kemi-cinta-kebebasan-yang-tersesat-novel-perdana-dr-adian-husaini/).

Film “Kemi” akan disutradarai oleh Heru W. Sukari, seorang sineas senior yang juga dosen di Institut Kesenian Jakarta. Selain memiliki pengalaman yang panjang dalam dunia sinematografi, Heru W. Sukari juga punya komitmen untuk berjuang melahirkan film-film yang baik, apalagi yang memiliki visi pencegahan dan penanggulangan terhadap paham-paham liberal. “Alhamdulillah, Mas Heru Sukawi yang menghubungi saya dan menyampaikan ketertarikannya untuk melahirkan Film Kemi,” kata Adian.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

Saat ini, persiapan produksi film Kemi memasuki tahap finalisasi skenario, pendataan calon-calon pemain, dan penggalangan dana infaq serta calon produser. “Kami ingin membuat film yang berkualitas tinggi,” tambah Adian.

Mengapa harus Film? “Saat ini, diakui, media audio-visual, seperti Film, merupakan media dakwah yang paling efektif bagi masyarakat luas,” kata Heru W. Sukawi. Menurutnya, jangan sampai umat Islam hanya mengeluh, marah, dan protes terhadap munculnya aneka film yang mengumbar paham dan perilaku liberal. “Kita harus membuktikan, bahwa kita bisa berkarya; bisa menampilkan produk film bermutu yang mampu menunjukkan bahwa paham-paham liberal sangat lemah pijakan berpikirnya dan membahayakan iman dan akhlak manusia,” tambahnya.

Karena itulah Heru W. Sukawi mengajak umat Islam Indonesia memberikan dukungan terhadap produksi film Kemi ini, dengan cara memberikan infaq-nya atau bersedia menjadi produser, baik sendiri maupun bergotong royong. “InsyaAllah, dengan izin Allah, kita mampu melakukan sesuatu yang besar jika kita bekerjasama,” tambah Adian Husaini, yang belum lama ini meluncurkan lima judul buku dalam rangka 50 tahun perjalanan hidupnya. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KEMIliberalismenovel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tiga Dasar Mengapa Seorang Mukmin Harus Semangat
Tulisan selanjutnya Bedanya Ilmuwan Barat dan Ilmuwan Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?