Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Ketua MUI: Terorisme Bentuk Reaksi Suatu Kelompok Atas Ketidakadilan Negara

Ahmad
Terakhir diupdate: 15 April 2016 13:18 1:18 pm
Ahmad
Dipublikasikan 15 April 2016 13:18
Bagikan
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH. Dr Maman Abdurrahman
Bagikan

Hidayatullah.com – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Prof. Dr. Maman Abdurahman, MA menyatakan, jika memang benar adanya suatu kelompok yang melakukan tindak terorisme, itu karena negara dianggap tidak adil bahkan dzalim terhadap umat Islam.

Hal itu ia sampaikan pada Fokus Group Discution (FGD) tentang “Terorisme, Kerukunan & Integritas Bangsa” di Kantor MUI Pusat, Jl. Proklamasi 51, Menteng, Jakarta, Kamis (14/04/2016).

“Kalau muncul kejadian seperti itu (aksi terorisme, red) pertanyaannya, apakah ada kedzaliman atau tidak terhadap umat Islam itu sendiri,” ujarnya.

Jangan sampai, terang Prof. Maman, umat Islam yang 85 persen di Indonesia ini memang tersudutkan oleh berbagai macam kebijakan.

“Karena ada sebagian dari mereka (kelompok yang dianggap radikal) yang menilai negara ini tidak adil, negara ini dzalim, maka harus bergerak. Jadi ada sikap reaktif dari mereka,” tukasnya.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

Walaupun, mantan Ketua Umum Persatuan Islam (Persis) ini mengaku tidak sependapat jika tindakan kelompok seperti itu disebut sebagai jihad.

“Jihad itu ada jihad pendidikan, dakwah, ekonomi, ada juga politik, termasuk perang, tapi itu berhadapan dengan situasi. Kalau ada ancaman invasi atau serangan dari negara lain, baru kita harus angkat senjata,” jelasnya.

Namun, terlepas dari persoalan itu, Prof. Maman juga mempertanyakan langkah penegakan hukum yang dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang dinilai cenderung melahirkan kebencian baru.

“Harusnya langkah (yang diambil) yang bijak, kalau saya mengistilahkan agar bagaimana NKRI ini bisa terpelihara dengan baik,” pungkasnya.

Hadir pada forum itu, Brigjen. Pol Hamidin (Direktur Pencegahan BNPT) sebagai keynote speakers, dan puluhan perwakilan lain dari berbagai kelompok agama.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Badan Nasional Penanggulangan TerorismeBNPTMUIterorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kondisi Ba’asyir Dinilai Memburuk Pasca Kunjungan Menkopolhukam
Tulisan selanjutnya PM Prancis Dukung Larangan Kerudung Muslimah di Universitas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?