Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Hijab Syar'i

Nabi Adam Pun Malu Saat Auratnya Terbuka (1)

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 1 Juli 2014 11:21 11:21 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 1 Juli 2014 11:21
Bagikan
Bagikan

SETELAH menciptakan Nabi Adam, Allah SWT kemudian mengajarkan kepadanya nama-nama (benda) sebagaimana disebutkan dalam Surat al-Baqarah ayat 31. Adh-Dhahhak meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang ayat ini, ia berkata, “Yaitu nama-nama yang dikenal oleh manusia, seperti insan, binatang, langit, bumi, gunung, laut, kuda, keledai, dan lain-lain, yang berupa makhluk hidup maupun yang lainnya.”

Selanjutnya Allah SWT menciptakan pasangan Nabi Adam yang disebutkannya sebagai istri, yaitu Hawwa. Ibnu Ishaq menguraikan berdasarkan ahli Taurat dan riwayat dari Ibnu Abbas, bahwa proses itu berlangsung saat Adam mengantuk dan tertidur. Kemudian diambillah sepotong tulang rusuk dari sisi tubuh sebelah kiri dan membalutnya dengan sepotong daging. Dari tulang rusuk itu Allah menciptakan istri Adam, Hawwa. Allah kemudian menyempurnakannya menjadi seorang wanita agar Adam merasa tenang bersamanya.

Ketika rasa kantuknya telah hilang dan Adam terbangun dari tidurnya, ia menoleh ke samping seraya berkata, sebagaimana tertulis dalam Tafsir Ibnu Katsir, “Dagingku, darahku, dan istriku.” Maka ia pun merasa tenang bersamanya.

Allah SWT berfirman kepada Adam, “Hai Adam, diamilah kamu dan istrimu Surga ini, dan makanlah makanan-makanan yang banyak lagi baik di mana saja kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim.” (al-Baqarah [2] : 35)

Dalam ayat selanjutnya (al-Baqarah [2] : 36), Allah menyampaikan, “Lalu keduanya digelincirkan oleh setan dari Surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: “Turunlah kamu! Sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian lainnya, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan.”

Baca Juga

Warna Hijab Dinilai Berhubungan Dengan Kesehatan kulit
Wanita Jangan Berpakaian Seperti Telanjang (8)
Menahan Pandangan, Suara, dan Wewangian pada Wanita (7)
Hijab Mata, Menjaga Pandangan (6)
Islam Memperbaiki Perilaku Jahiliah Terhadap Wanita (5)

Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Ubay bin Ka’ab r.a, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, ‘Allah menciptakan Adam sebagai seorang lelaki yang berbadan tinggi, rambutnya lebat, seolah-olah beliau adalah pohon kurma yang tinggi. Ketika Adam mencicipi pohon itu, jatuhlah pakaiannya. Yang pertama kali terlihat darinya adalah auratnya. Ketika ia melihat auratnya, ia berusaha lari menyembunyikan diri di dalam Surga, namun rambutnya tersangkut di pohon tersebut. Adam berusaha melepaskannya, maka ar-Rahmaan berseru: ‘Hai Adam, apakah engkau berusaha lari dari-Ku?’ Tatkala Adam mendengar perkataan ar-Rahmaan, ia berkata, ‘Wahai Rabbku, tidak! Akan tetapi aku malu.’”

Dari ayat ini kita mengetahui, pengajaran Allah SWT kepada Nabi Adam a.s merupakan ilmu pertama yang diterima manusia, yang akan menjadi bagian dari sistem berfikir dan nilai yang ada pada manusia. Demikian pula, adanya wanita pertama yang mendampingi Nabi Adam a.s merupakan bagian dari keinginan manusia untuk mendapatkan ketenangan dan kesenangan.

Sistem berfikir dan nilai yang telah terdapat pada Nabi Adam a.s itulah yang menyebabkan beliau menjadi malu ketika tersesat setelah memakan (buah) dari pohon yang dilarang Allah SWT, terlebih setelah auratnya terbuka. Dari bagaimana seseorang menggunakan fikirnya atau sistem nilai dalam hidupnya itulah kelak yang akan menjadikan manusia akan merasa malu, atau tidak malu, saat terlihat auratnya.*/Lighty Hayati (Bersambung)

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ramadhan di Norwegia Tahun ini harus Puasa 20 Jam
Tulisan selanjutnya Amerika Batalkan Visa Biksu Buddhis Radikal Sri Lanka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Berita
17 Oktober 2026 21:46
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Hijab Syar'i

Fitnah Wanita, Kecuali Bertujuan Menikah (4)

5 Juli 2014 12:45
Hijab Syar'i

Wanita Pun Bisa Aktif Tertarik pada Lawan Jenis (3)

3 Juli 2014 13:32
Hijab Syar'i

Tragedi Pertama Umat Manusia Akibat Tergoda Kecantikan (2)

2 Juli 2014 15:48
Hijab Syar'i

Mengatur Tugas, Menyamankan Beribadah Selama Ramadhan

28 Juni 2014 14:40
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?