Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Syiar Ramadhan

Menikmati Sahur Di Antara ‘Pesta Rakyat’ Terminal Bekasi

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 2 Agustus 2012 06:44
Bagikan
Rumah besar bernama jalanan ini telah menjadi balai rakyat yang sejati
Bagikan

Hidayatullah.com–Jam menunjukkan 03.34 WIB. Komplek Pasar Baru Terminal Bekasi ini sudah tumpah ruah oleh lusinan pedagang sayur-mayur. Suara bunyi klakson mobil seolah memprotes kemacetan, diselimuti teriakan pengendara motor yang sedang bekejaran dengan waktu.

“Woi…buruan!” teriak seorang pengendara motor pada sebuah mobil bak yang penuh dengan bau amis ikan yang terlalu lama diam di tengah jalan.

Sementara mobil itu sendiri memang tidak bisa bergerak maju sejak didepannya tak cukup ruang karena setengah badan jalan sudah ‘terkapling’ para pejuang ekonomi keluarga dengan setumpuk barang dagangan. Ada  tomat, wortel, kangkung, bayam, cabai hingga rempah-rempah lainnya.

Sahur kali ini, saya seperti ada di sebuah pesta rakyat tradisional. Ramai riuhnya menyimpan energi inspirasi. Melihat tukang parkir, seperti tak pernah sombong dengan banyaknya mobil yang dijaganya.

Sementara ibu-ibu berkain kebaya, tetap tegar memanggul berkilo-kilo sayur. Sebelum ia membantingnya tepat di tempat rutin, di mana ia biasa berdagang. Tak ada polisi pamong praja dini hari itu. Tak ada birokrasi pemerintah daerah yang berbelit belit hanya untuk sekedar menjual sayur demi hak hidup dan jatah kemerdekaan mereka atas bangsa ini.

Baca Juga

Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Di Pasar Amal Kiswa Warga Saudi Dapat Baju Lebaran Gratis
PM Malaysia Resmikan Program Ramadhan Saudi
Pemuda Madinatul Iman Tebar Guru Mengaji dan Parfum “GSM” di Balikpapan
Dua Remaja Suku Togutil Memeluk Islam karena Ingin Ikut Puasa Ramadhan

“Gaya dong…mau difoto tuh..,” celetuk seorang pedagang sayur kepada temannya setelah melihat Hadi salah satu fotografer BWCreative sedangkan menemani tim hidayatullah.com mendokumentasikan situasi Sahur di Terminal Bekasi, Rabu (01/08/2012) dini hari.

“Jiaaah kebakar dah tuh poto, kagak ada pantes-pantesnya lu dipoto,” sahut teman yang satu lagi meledek dengan logat Betawi ala makhluk asli Babelan, sebuah daerah di ujung pinggiran Bekasi.

Masih ada canda, masih penuh kekeluargaan. Rumah besar bernama jalanan ini telah menjadi balai rakyat sejati. Keharmonisan kopi hitam, menemani para pecandu rokok kelas berat. Malam seolah telah menjadi siang, dan siang justru menjadi malam. Itulah gaya hidup yang sering mereka lewati.

Merdeka dengan Iman

Ramadhan bagi beberapa dari mereka tak ada bedanya dengan bulan-bulan lainnya. Keluar malam berdagang sayuran, siangnya tidur hingga petang hendak pamit menuntaskan tugas matahari. Demikian cerita seorang pedagang sayur, sebuh saja Ahmad kepada media ini.

“Ya elo kaya puasa aja lo,” ledek lelaki diujung warung kopi itu.

“Ngomong kagak dipikir lo, emang gue harus absen sama elo kalau gue puasa,” balas Ahmad.

Menjelang Imsak tiba, terlihat mulai banyak orang sibuk mengambil makanan bawaan mereka yang telah disediakan dari rumah.  Ada nasi yang sudah disiapkan diatas piring. Ada pula hanya sekedar nasi bungkus.

“Sahuuuuurrrr….Sahuuuuurrrr…..Sahuuuuur…..Sahuuuuurr…….” bunyi pukulan panci mirip sebuah perkusi berkolaborasi dengan nada-nada dari besi dari tiang listrik yang dipukul. Kebisingannya menandai alarm  seperti ini, bahkan mungkin tidak akan ditemukan di negara canggih seperti Amerika Serikat, Jerman ataupun Jepang.

Menjelang akhir detik-detik Imsak, motor kami melaju ke arah Pasar Proyek Bekasi, sebelum kami masuk ke Jalan Agus Salim untuk menepi  di sebuah rumah makan sederhana dan segera menuntaskan Sahur.

Subuh ini, sekali lagi kami melihat wajah-wajah merdeka. Merdeka dalam keimanan dan merdeka menanggung berat hidup dan fenomena kesemrawutan negeri ini dengan segudang masalah.

Kenyataannya, saya melihat kemerdekaan itu tidak datang dari Negara, tapi ia hidup dan tumbuh bersama orang-orang yang mengerti betapa indahnya anugerah penghambaan kepada Allah Subhana Wa ta’ala. Selamat sahur para pejuang-pejuang keluarga di sudut Pasar Baru Terminal Bekasi.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Maidah ar-Rahman, Bukti Berkah Ramadhan
Tulisan selanjutnya Siapkan Baju Takwa, Jangan Pusing dengan Baju Baru!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Syiar Ramadhan

Digimoz Gelar Pesantren Kilat Digital Ramadhan

25 April 2021 10:13
Syiar Ramadhan

Dayah Darul Quran Aceh Gelar Mukhayyam Ramadhan

22 April 2021 09:18
Syiar Ramadhan

Islamic Medical Servis dan Baznas DKI Jakarta Launching Program Hapus

20 April 2021 23:29
Syiar Ramadhan

Ketika Ulama “Mengintip” Layar TV

20 April 2021 09:59
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?