Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Syiar Ramadhan

Ketika Ulama “Mengintip” Layar TV

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 April 2021 09:59 9:59 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 April 2021 09:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | Seorang dai terkejut ketika baru saja menyalakan televisinya satu jam menjelang buka puasa di hari pertama Ramadhan. Di layar televisi tampak beberapa wanita muda bernyanyi sambil meliuk-liukan badannya.

Ada juga penari latar laki-laki. Musik keras mengirimnya. Padahal, acara itu jelas-jelas bertajuk Ramadhan.

Sang ustadz merasa terkejut karena selama ini ia jarang sekali membuka layar televisi. Sore itu ia terpaksa membuka layar televisi karena mendapat amanah dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat untuk memantau acara televisi dan melaporkan bila ada hal-hal yang mencederai nilai-nilai Ramadhan.

“Di bulan Ramadhan, seharusnya televisi menyiarkan tayangan-tayangan edukatif, apalagi menjelang buka puasa,” jelas ustadz yang juga salah seorang anggota Komisi Informasi dan Komunikasi MUI Pusat tersebut.

Sementara seorang ustadzah yang juga mendapat tugas serupa dari MUI, bercerita tentang keterkejutan serupa melihat tayangan televisi menjelang buka puasa. Acara sebuah stasiun televisi swasta yang ia tonton sejak hari pertama hingga hari ketiga selalu mempertontonkan hiburan yang berlebihan. Yang ditonjolkan hanya hura-hura.

Baca Juga

Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Di Pasar Amal Kiswa Warga Saudi Dapat Baju Lebaran Gratis
PM Malaysia Resmikan Program Ramadhan Saudi
Pemuda Madinatul Iman Tebar Guru Mengaji dan Parfum “GSM” di Balikpapan
Dua Remaja Suku Togutil Memeluk Islam karena Ingin Ikut Puasa Ramadhan

Ada juga yang melaporkan tayangan sinetron, film horor, film laga dan film animasi anak-anak ketika menjelang sahur. Semua mereka catat untuk dilaporkan kepada ketua tim pemantau MUI Pusat.

Kata-kata yang dilontarkan sang pembawa acara dan artis dalam tayangan Ramadhan juga menjadi sorotan para pemantau. Salah seorang pemantau, misalnya, melaporkan seorang pembawa acara tiba-tiba bertakbir hanya untuk mengesankan hal-hal lucu. Setelah bertakbir, sang pembawa acara malah tertawa.

Namun, ada juga pemantau yang memberikan apresiasi untuk acara-acara tertentu pada beberapa stasiun televisi. Acara kunjungan ke tempat-tempat bersejarah, atau menggali kebudayaan Islam, misalnya. Ada pula stasiun televisi yang mengisi waktu jelang buka puasa dengan kajian-kajian Islami. Acara-acara ini dinilai mengandung sisi edukatif.

Pada Ramadhan tahun ini, Komisi Informasi dan Komunikasi (Infokom) MUI kembali melaksanakan program Pemantauan Siaran Ramadhan 1442 H. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan Komisi Infokom MUI. Menurut Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi, KH Masduki Baidlowi, sebagaimana dikutip dari laman www.mui.or.id, pemantauan program ini diperlukan untuk menghormati bulan Ramadhan.

“Media memiliki peran strategis dalam melaksanakan fungsinya menyebarkan informasi, mengontrol lingkungan sosial, dan mensosialisasikan nilai-nilai dari generasi ke generasi dan tentunya fungsi hiburan,” katanya, belum lama ini di Jakarta.

Wakil Sekjen MUI Bidang Infokom Asrori S Karni menyampaikan, tujuan program ini adalah mengevaluasi tayangan siaran ramadhan 1442 H/ 2021 M. Mekanisme kerja pemantauan, katanya, akan menyasar ke 16 stasiun televisi yang terdiri dari TVRI, TVOne, ANTV, MetroTV, Trans7, TransTV, SCTV, Indosiar, RCTI, MNC TV, GTV, Kompas TV, iNews, NET, RTV, dan JawaPos TV. Pemantauan akan fokus pada jam-jam prime time, yaitu sebelum dan sesudah berbuka (pukul 17.00-20.00) dan sebelum dan sesudah sahur (03.00-05.00).

Tahap pertama pemantauan dilakukan selama 15 hari pertama bulan Ramadhan. Sedang tahap kedua selama 10 hari berikutnya. Pada akhir setiap tahap akan dilakukan ekspose publik hasil pemantauan dengan menghadirkan narasumber yang relevan.

Sementara itu, Ketua Komisi Infokom MUI Mabroer MS mengatakan, tim pemantau menggunakan Pedoman Pemantauan untuk mengidentifikasi ada tidaknya tayangan yang berpotensi melanggar dan bertentangan dengan kesucian bulan Ramadan. Laporan pemantauan akan dibuat global, meliputi aspek pelanggaran atau kritik dan catatan apresiasi.

Adapun tim pemantau adalah anggota Komisi Infokom MUI Pusat yang terdiri atas ulama dan para praktisi atau pakar komunikasi dari berbagai latar belakang.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:acara TVMUIRamadhanRamadhan 2021
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamka Beginilah Akhlak Hamka Memaafkan Lawan Politiknya
Tulisan selanjutnya pinjaman online Mari Lindungi Anak-anak di Zaman Fitnah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Syiar Ramadhan

Digimoz Gelar Pesantren Kilat Digital Ramadhan

25 April 2021 10:13
Syiar Ramadhan

Dayah Darul Quran Aceh Gelar Mukhayyam Ramadhan

22 April 2021 09:18
Syiar Ramadhan

Islamic Medical Servis dan Baznas DKI Jakarta Launching Program Hapus

20 April 2021 23:29
Syiar Ramadhan

Santri Asal Papua Khatam Al-Qurán 3.500 Kali

23 Mei 2020 06:01
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?