Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tolak Pemimpin Kafir, Akun Medsos Daiyah Irena Handono Dipalsukan

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 23 September 2016 13:41 1:41 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 23 September 2016 13:30
Bagikan
Akun twitter Irena Handono yang asli (kanan), dan akun palsu (kiri).
Bagikan

Hidayatullah.com– Akun media sosial (medsos) twitter daiyah Hj Umi Irena Handono, yang tegas menolak pemimpin non-Muslim, dipalsukan.

“Akun palsu tersebut memiliki username (nama pengguna) @ummi_lrena (huruf L kecil) –sekilas memang seperti huruf  ‘i’ (besar), menggunakan  DP  foto  Umi, dan  gambar background foto kegiatan Umi,” terang Irena Handono melalui keterangannya di Bekasi, Jawa Barat, diterima hidayatullah.com, Jumat (23/09/2016).

Akun palsu ini hanya memiliki 84 pengikut (follower). Sedangkan, jelasnya, akun twitter asli milik Irena Handono adalah @ummi_irena yang punya sebanyak  66.400 pengikut (hingga Jumat ini sudah 67 ribu. Red).

Pada akun palsu tersebut, di atas username tertulis ‘DKI butuh Ahok’, sedangkan pada akun asli tertulis ‘Irena Handono’, jelasnya.

“Perlu kami sampaikan secara tegas bahwa Umi Irena Handono dan Yayasan Irena Center menolak pemimpin kafir untuk menjadi pemimpin bagi umat Islam.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Hal ini sebagaimana perintah Allah Subhanahu Wata’ala dalam al-Qur’an, ‘Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi wali (pemimpin/pelindung) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu)?’,” tegas Irena Handono mengutip terjemahan ayat 144 dari Surat An-Nisaa.

Manajemen Irena Center mendapat informasi soal pemalsuan itu dari salah seorang netizen saat meminta klarifikasi melalui WhatsApp, Selasa (20/09/2016).

Kronologi Terkait Pemalsuan

Berdasarkan hasil penelusuran tim Irena Center, ditemukan kronologi dan sejumlah fakta terkait pemalsuan tersebut.

Pada tanggal 23 Maret 2014, akun twitter palsu yang mengatasnamakan Irena Handono itu dibuat.

Kedua, menurut tim IT Irena Center, saat itu keberadaan akun palsu ini sudah diketahui dan telah diwaspadai. Saat itu belum ada tulisan “DKI butuh Ahok”.

Masih pada 23 Maret 2014, akun palsu itu mencoba menghasut netizen dengan  mengunggah kalimat, “Alhamdulillah, akun @Irena_Handono sudah ter-suspend (tertangguhkan. Red). Akun yang masih membingungkan adalah @ummi_irena, astaghfirullah.”

“Padahal akun @ummi_irena adalah akun asli,” tegas Irena Handono.

Selanjutnya, masih pada tanggal tersebut, akun palsu itu membuat fitnah dengan mengicaukan kalimat, “Sibuk? Alhamdulillaah, banyak undangan dakwah dengan ceramah2 membawa SARA biar seru dan umi bisa makan lewat dakwah2 SARA! Subhahanallah”.

“Pada 10 Juli 2015 (akun palsu itu) membuat postingan terakhir,” terang Irena Handono.

Kemudian, pada tanggal 19 September 2016, jelas Irena Handono, akun  palsu itu mulai beraktivitas kembali dengan mencantumkan tulisan “DKI  butuh  Ahok”.

Akun itu juga membuat kicauan-kicauan dan komen yang me-mention sejumlah netizen. Misalnya kicauan, “Assalamualaikum adinda @indrawan_x mari sukseskan pilgub DKI.”

Pada tanggal 20 September 2016, akun palsu tersebut membuat postingan yang meng-add Prof Yusril Ihza Mahendra di akun twitter-nya @Yusrilihza_Mhd.

“Terjadi kegaduhan, kami menerima  banyak permintaan konfirmasi atas kebenaran akun ‘DKI  butuh  Ahok’ yang mengatasnamakan Umi  Irena  Handono.  Permintaan  konfirmasi tersebut melalui jalur pribadi WhatsApp dan facebook,” ungkap Irena Handono.

Menurut dia, akun palsu itu dibuat oleh orang atau sekelompok orang tak bertanggung jawab yang ingin memecah belah umat Islam di Indonesia.

Ia pun berpesan, “Hendaknya umat Islam senantiasa merajut ukhuwah, menghindari pecah-belah atau adu domba (oleh) musuh-musuh Islam. Dan bersama menegakkan syariat Islam secara kaffah. Hanya Islam saja yang mampu mengantarkan umat pada peradaban yang mulia.”*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:daiyahIrena Handonojejaring sosialmedia sosialmedsospemalsuanpemimpin kafirtwitter
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Diduga Membunuh dan Menipu Modus Gandakan Uang, Taat Pribadi Ditangkap Polisi
Tulisan selanjutnya MUI: Tinta Cetak Juga Perlu Difatwa Halal dan Suci

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?