Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Perhimpunan Donatur GNPF-MUI: Kami Menyumbang Karena Membela Al-Qur’an

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Februari 2017 07:32 7:32 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Februari 2017 05:41
Bagikan
Perhimpunan Donatur GNPF-MUI (PG-GNPF MUI) merupakan perkumpulan ibu-ibu majelis ta'lim dari berbagai komunitas yang pernah membantu GNPF-MUI
Bagikan

Hidayatullah.com—Adanya dugaan kriminalisasi ulama dengan mengaitkan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terhadap aktivis Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI akhirnya melahirkan gerakan Perhimpunan Donatur Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (PD-GNPF-MUI).

Dalam sebuah pernyataan hari Jumat, Perhimpunan Donatur Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (PD-GNPF-MUI)  menyatakan apa yang telah disumbangkan kepada GNPF-MUI dalam Aksi Bela Islam I dan II merupakan murni panggilan Allah Subhanahu Wata’ala dan urusan mereka pribadi, bukan urusan polisi.

“Kami enggak terima kalo digituin (kriminalisasi, red), kami memberikan dengan ikhlas tanpa paksaan,” tegas satu Koordinator Majelis Ta’lim Komunitas Muslimah untuk Kajian Islam (KMKI), Raikaty Panyilie yang juga sebagai donatur GNPF-MUI dalam silaturahim Perhimpunan Donatur GNPF-MUI di 1 Park Residence, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (17/02/17) sore.

Menurut Kati, demikian panggilannya, pemeriksaan para ulama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) dan para aktivis dakwah terkait kasus tuduhan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) sebagai hal yang mengada-ada.

Baca: Tim Hukum Justice For All: Penyumbang Tak Keberatan Dananya untuk Umat

Sebagai mantan pegawai bank, ia tahu bahwa sasaran TPPU hanya mencakup  dana hasil kejahatan, seperti jual-beli narkoba atau praktik korupsi. Sementara dana para donatur, sambungnya, adalah milik pribadi yang tidak terkait dana hasil kejahatan dan tindak pidana. Karenanya, pihaknya merasa heran terhadap langkah polisi mencari-cari celah, mengaitkan sumbangan-sumbangan ini dengan tindak pidana pencucian uang, sementara dirinya bersama-sama para ibu-ibu majelis taklim yang ikut menyumbang tak masalah uangnya digunakan GNPF-MUI.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kami semua ikhlas menyumbang karena niat membela Islam, dan kami percaya GNPF amanah,” tambah dia.

Penggiat Komunitas Muslimah untuk Kajian Islam (KMKI) ini mengakui, bersama ibu-ibu pengajian ikut mengumpulkan dana dari jaringannya hingga terkumpul lebih dari Rp100 juta. Dana tersebut terkumpul dari jama’ah 5 pengajian di Jakarta, seperti di Rawamangun dan Gandaria, yang dipayungi KMKI.

“Dana tersebut dikumpulkan terlebih dahulu di KMKI, lalu disalurkan ke rekening GNPF,” ungkap dia. Pengumpulan donasi seperti ini adalah hal biasa bagi KMKI. Karena selama ini mereka juga turut berdonasi bagi korban bencana alam seperti di Aceh, Merapi,  Garut hingga dana pendidik.an untuk anak-anak fakir miskin.

Baca: Ketua Justice For All: Saya tak Paham Salah Saya Apa

Jika ditanya apa latar belakang mereka rela menyumbang GNPF-MUI dalam Aksi Bela Islam I dan II, ia menyatakan, semata-mata karena lillahi ta’ala, karena tergugah ingin membela Islam yang dinistakan.

“Latar belakangnya kami ini mencari ilmu setiap hari. Kajian yang kami peroleh selalu maknanya kita ambil, siapa yang membela Islam maka Allah akan merebut dikemudian hari,” ungkapnya.

“Kita ingin supaya di yamul akhir kita di bela Allah dengan kita membela alquran ini. Jadi bantuan kami,  tujuan semata-ma karena Allah Subhanahu Wata’ala dan panggilan hati,” tandasnya.

Karena itu, menurutnya,  tidak ada yang bisa menghalangi kemanapun ia menyalurkan uang, hatta, polisi.

Baca:Kuasa Hukum Adnin: Tak Ada Kejahatan Yayasan, Salurkan Dana Infaq Kok Dituding Pencucian Uang

“Bahkan ada ibu penyapu jalan yang malah menyumbang makanan, Subuh sudah disiapkan,” ujar Kati.

Lebih jauh, gerakan ini meminta polisi tak mengada-ada dan mengait-ngaitkaan sumbangan yang diberikan GNPF-MUI dengan tuduhan kejahataan, sebab apa yang mereka sumbang itu sudah diikhlaskan.

Sebagaimana diketahui, Perhimpunan Donatur GNPF-MUI (PG-GNPF MUI) merupakan perkumpulan ibu-ibu majelis ta’lim yang terdiri dari berbagai komunitas majelis ta’lim yang ada di sekitar Jabodetabek, di antaranya, Al hafidz, Al-khansa, Liqo Kelompok Pengkajian Studi Islam (KPSI), Khuurun ‘in, Markas Hadits dan sebagainya yang sebelumnya ikut ambil bagian dalam menyumbang dana pada Aksi Bela Islam I dan II.*/Ali Muhtadin          

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Adnin Armasaksi bela Islamaksi bela quranAl Katirialiran danaBachtiar NasirBareskrimdonator GNPF MUIGNPF-MUIIslahuddin AkbarKetua GNPF MUIKMKIkriminalisasi ulamaMajelis Ta'lim Komunitas Muslimah untuk Kajian IslamMajelis TaklimPemred Majalah Gontorpencucian uangpeneliti INSISTSPerhimpunan Donatur GNPF-MUIpidana pencucian uangpolisiPolisi Geledah RumahPolriTPPUYayasan Justice for AllYayasan Keadilan Untuk Semua
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengurus: ‘Cap Go Meh di Halaman Masjid Agung Jawa Tengah’ Dibatalkan
Tulisan selanjutnya Mengaji di Awan Biru, Menguras Saku [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?