Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Salam dari Salim

Bersama di Jalan-Nya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Maret 2017 10:03 10:03 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Maret 2017 10:03
Bagikan
Mufti Agung Kerajaan Saudi Arabia, Syaikh 'Abdul 'Aziz ibn 'Abdillah Alusy Syaikh duduk bersama Syeikh Dr. Yusuf Al Qaradlawy
Bagikan

 

Oleh: Salim A Fillah

 

SIANG tadi, salah seorang guru yang saya ta’zhimi mengirimkan sebuah gambar yang membuat hari penanda berkurangnya umur saya ini terasa begitu membahagiakan.

Ya, tataplah sejenak. Mufti Agung Kerajaan Saudi Arabia, Samahatusy Syaikh ‘Abdul ‘Aziz ibn ‘Abdillah Alusy Syaikh duduk berdampingan dan berbincang mesra dengan Fadhilatusy Syaikh Dr. Yusuf Al Qaradlawy, Hafizhahumallahu Ta’ala.

Baca Juga

Sang Pangeran, Wine, dan Perempuan
Ibu dan Buku
Salafi
Gubernur
Ayah dan Ibu Kekasihku

Duhai, alangkah agung syi’ar ini. “PERBEDAAN YANG DAPAT DIHITUNG TAKKAN MEMBATALKAN KESAMAAN YANG TAK TERBILANG. PERBEDAAN CABANG TAKKAN MENAFIKAN KESATUAN PADA AKAR DAN BATANG.”

Kita lalu teringat adegan indah dalam Sirah itu. Dua orang faqih dari kalangan sahabat, ‘Abdullah ibn ‘Abbas dan Zaid ibn Tsabit, Radhiyallahu ‘Anhuma, berbeda pendapat dalam banyak masalah. Salah satunya soal faraidh atau penghitungan waris.

Baca: Inilah 5 Keutamaan Manisnya Ukhuwah Islamiyah

Menurut Ibn ‘Abbas, sebagaimana bagian cucu sama dengan bagian anak ketika dia tiada, maka bagian kakek sama dengan ayah kala dia tiada, dan adanya kakek menghijab hak saudara. Tidak demikian menurut Zaid. Bagi penulis wahyu kebanggaan orang-orang Anshar ini, kakek berkedudukan sama dengan saudara.

“Aku berani bermubahalah dengan Zaid”, ujar Ibn ‘Abbas suatu ketika. ”Bagaimana mungkin dia bedakan bagian kakek dengan ayah, tapi tetap samakan bagian anak dengan cucu?”

Tapi ketika ada kerabat Ibn ‘Abbas meninggal dan muncul persoalan waris yang harus diselesaikan dengan memilih pendapatnya atau pendapat si faqih Anshar; beliau justru mengundang Zaid untuk dimintai fatwa dalam menyelesaikannya. Sebab dia tahu, si mayyit selama hidupnya lebih sering hadir di majelis Zaid dibanding majelisnya.

Baca: Madzhab dan Ukhuwah

Zaid pun datang. Setelah mendengar penuturan dari keluarga tentang susunan para Ahli waris, beliau memutuskan perhitungannya menurut pendapat Ibn ‘Abbas, bukan pendapatnya, sebab beliau tahu orang ini berkerabat dekat dengan Faqihnya ummat itu.

Ketika Zaid pamit, Ibn ‘Abbas bergegas menjajari tunggangan Zaid dan menuntun baghal sang Mufti kota Nabi sembari berjalan kaki. Penuh ta’zhim beliau bermaksud mengantar Zaid hingga ke rumahnya. Zaidpun merasa tak enak hati.

“Tak usah begitu duhai putra Paman Rasulillah ﷺ” ujarnya, “Aku malu jika engkau yang menuntun kendaraanku!”

Baca: Kiprah NU dalam Merajut Ukhuwah

“Beginilah kami diperintahkan”, ujar Ibn ‘Abbas sambil tersenyum, “Untuk memuliakan para ‘ulama kami.”

“Kalau begitu”, tukas Zaid, “Perlihatkanlah tanganmu duhai sepupu Rasulillah ﷺ!”

Maka Ibn ‘Abbas pun menunjukkan tangannya dan segeralah Zaid mencium serta mengecupnya dengan penuh pemuliaan. Ibn ‘Abbas amat terkejut atas perlakuan ini dan menegur Zaid, “Apa ini wahai sahabat Rasulillah ﷺ? Apa ini wahai penulis Al Quran dan faqihnya kaum Anshar?”

Maka Zaid tersenyum. “Beginilah kami diperintahkan, jelasnya, “Untuk memuliakan keluarga dan Ahli Bait Rasulillah ﷺ.”*

Penulis buku ‘Lapis-Lapis Keberkahan’. Artikel diambil dari twitternya @salimafillah dan IG: Salimafillah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abdullah ibn ‘AbbasFadhilatusy Syaikhkaum Ansharkaum muhajirinMufti Agung Kerajaan Saudi Arabiaorang faqihperbedaan pendapatSalim A FillahsirahSyaikh 'Abdul 'Aziz ibn 'Abdillah Alusy SyaikhSyeikh Dr. Yusuf Al QaradlawyYusuf Al QaradlawyZaid ibn Tsabit
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dialog dengan MUI, Kapolri Apresiasi Masukan Para Ulama
Tulisan selanjutnya Uqbah bin Nafi Sang Penakluk

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas

Berita
29 Juni 2026 17:12
Jelang Proses Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei, Jenderal Garda Revolusi Keluar dari Persembunyian
Sindikat Pakistan Selundupkan Plasenta Manusia untuk Injeksi Anti Penuaan
Pemkot Bukittinggi Gandeng HDM Persempit Ruang Gerak LGBT dan Berantas Narkoba
Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran

Terbaru

  • Jelang Proses Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei, Jenderal Garda Revolusi Keluar dari Persembunyian
  • Sindikat Pakistan Selundupkan Plasenta Manusia untuk Injeksi Anti Penuaan
  • Otoritas Eropa Masih Imbau Maskapai Penerbangan Hindari Wilayah Udara Iran dan Timur Tengah
  • Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan
  • Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran
  • Sebuah Kafe di Damaskus Dibom, Sepuluh Orang Tewas
  • Psikolog UGM Ini Paparkan Sejarah APA “Normalisasi Homoseksual”
  • BEM Psikologi UI Sebut “Homoseksualitas Normal”, Psikolog Memberi Bantahan
  • OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
  • DSKS Desak DPRD Solo Dorong Regulasi Tegas soal LGBT, DPRD Siap Kaji

Mungkin Anda Juga Suka

Salam dari Salim

Menari di Atas Batas

3 Juli 2016 11:11
Salam dari Salim

Pelik Ceri dan KEBUN yang Serba Mengerti

26 Mei 2016 08:20
Salam dari Salim

Kemana Ilmu Membawa Kita?

19 Mei 2016 08:20
Salam dari Salim

Obsesi 7 Abad dan Keterjajahan Kita

26 April 2016 14:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?