Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

16 Orang Tewas, 50 Cedera dalam Serangan Udara Terbaru di Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Maret 2017 06:31 6:31 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Maret 2017 06:31
Bagikan
Korban sipil seperi ini yang sering disebut Rusia dan Iran sebagai 'teroris'
Bagikan

Hidayatullah.com–Sedikitnya 16 warga sipil tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangan udara terbaru di daerah yang dikuasai pejuang oposisi anti Bashar al Assad, demikian menurut pengamat dikutip Arabnews.

Kelompok pemantau di Suriah, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SHOR), mengatakan, tidak jelas siapa yang bertanggung jawab atas serangan di Kota Hammuriyeh di benteng oposisi Timur Ghouta ini.

“Enam belas warga sipil, termasuk seorang anak, tewas dan sekitar 50 lainnya luka-luka dalam sebuah serangan udara di jalan utama di Kota Hammuriyeh,” kata Direktur SHOR Rami Abdel Rahman dikutip Arabnews Ahad (26/03/2017).

Dia menambahkan, angka kematian mungkin akan meningkat akibat kebanyakan korban yang mengalami cedera serius dan dilaporkan kritis. Namun, Rami tidak dapat mengkonfirmasi apakah semua korban cedera adalah dari kalangan orang awam atau ada juga pejuang anti Bashar al Assad.

Baca:  Anak-Anak Suriah Disebut Miliki Gejala ‘Tekanan Beracun’

Wilayah Timur Ghouta di luar Damaskus telah berada di bawah pengepungan rezim Bashar al Assad sejak 2012, dan juga target rutin serangan udara rezim dan tembakan artileri.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Ini adalah yang terakhir tersisa kubu oposisi di dekat Damaskus, di mana “penawaran rekonsiliasi” lokal telah melihat desa-desa dan kota-kota dibawa kembali di bawah kendali rezim Presiden Bashar Assad.

Tentara Suriah dan sekutu-sekutunya tekah merampas sebuah desa dekat Hama hari Sabtu, ujar sebuah sumber militer Suriah mengatakan, sebagai rezim berkuasa mencoba menghalihkan kelompok oposisi, tetapi pertempuran tetap berlanjut, ujar pihak observatorium.

Bashar al Assad dan sekutunya, Rusia, Iran dan milisi Syiah  dari negara-negara terdekat, sedang berusaha terus melakukan serangan gigih terhadap kelompok oposisi  dimulai minggu ini di Damasus dan daerah Hama.

Para pejuang oposisi telah membuat kemajuan yang besar terhadap Hama, mengambil alih belasan kota dan desa dan pindah ke dalam beberapa kilometer dari kota dan dengan pangkalan udara militer, kata Observatorium.

Baca: Rumah Sakit Saudi Obati 2704 Pasien Suriah dalam Seminggu

“Unit Angkatan bersenjata dan pasukan sekutu kami dipulihkan kota Kawkab dan melanjutkan operasi militer mereka di lebih dari satu arah pedesaan Hama Utara,” kata sumber militer.

SHOR mengatakan pejuang oposisi telah dipaksa untuk menarik di bawah serangan roket dari beberapa posisi yang mereka duduki, tapi saling tembak di bagian medan perang Hama terus berlanjut.

Bulan lalu, Selasa (07/02/2017) pesawat-pesawat tempur milik Rusia bersama kapal perangnya di laut Mediterania melakukan serangan mengerikan saat fajar  di Kota Idlib. 

Eldorar Alshamia melaporkan,  rudal balistik dari kapal perang Rusia di laut Mediterania memukul Idlib sebelum fajar  diikuti pemboman udara berat oleh pesawat-pesawat tempur Rusia,  dengan menargetkan wilayah Amn al-Dawla, Wadi al-Naseem, al-Dabeet, Carleton, dan al-Malab al-Balady.

Lebih dari 320.000 orang telah tewas di Suriah sejak konflik dimulai pada Maret 2011 dengan protes anti-rezim Bashar al Assad.

Rezim sekutu Rusia dan pendukung oposisi Turki menengahi gencatan senjata nasional pada bulan Desember, tapi kekerasan terus di seluruh negeri.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AleppoBantuan ke Suriahbantuan kemanusiaanBantuan rakyat Saudi ke Suriahbashar al assadGhoutairanmilisi SYiahpengungsi SuriahSerangan Rusiasuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya YPI RJ Jalankan Program Sahabat Nagari di Sarik Laweh
Tulisan selanjutnya Myanmar Menolak Penyelidikan PBB terkait Kejahatan pada Etnis Rohingya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Berita
28 Agustus 2026 11:26
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?