Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Parlemen Inggris Desak Cabut Kewarganegaraan Bashar al Assad

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 April 2017 12:42 12:42 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 April 2017 12:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sekelompok anggota parlemen Inggris mendesak pemerintah agar mencabut kewarganegaraan istri Presiden Suriah Bashar al-Assad yang kelahiran Inggris.

Mereka mendesak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Inggris untuk mempertimbangkan mancabut paspor Inggris dari Asma al-Assad, istri dari Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Desakan itu muncul setelah Asma memposting dukungan untuk rezim Suriah di akun media sosialnya.

Dipimpin oleh juru bicara urusan luar negeri, Tom Brake, Partai Demokrat Liberal telah ditulis untuk Amber Rudd, menyerukannya untuk menggunakan kekuatannya untuk mencabut kewarganegaraan Asma.

“Ibu Negara Suriah yang telah bertindak tidak sebagai warga negara pribadi tetapi sebagai juru bicara kepresidenan Suriah,” kata Tom Brake seperti dikutip dari The Guardian, Senin (17/04/2017).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca:  Saksi Hidup Berbicara: Pembantaian Bashar al Assad Abad ke-21 [1]

“Boris Johnson telah mendesak negara-negara lain untuk berbuat lebih banyak tentang Suriah, tetapi pemerintah Inggris bisa mengatakan kepada Asma Assad, berhenti menggunakan posisi Anda untuk membela tindakan barbar, atau kewarganegaraan Anda akan dilucuti,” imbuhnya.

Beberapa anggota Liberal Demokrat dalam Parlemen mengirim surat kepada Menteri Dalam Negeri Amber Rudd hari Ahad (16/04/2017), yang mengatakan Asma Assad agar tidak dapat mewakili suaminya dan tetap memegang kewarganegaraan Inggris.

Inggris telah menyerukan agar suaminya turun dari jabatan presiden dan mengutuk penggunaan senjata kimia olehnya.

Asma dibesarkan di Acton, London Barat. Di tempat ini  ia dikenal dengan panggia Emma.

Baca:  Saksi Hidup Berbicara: Pembantaian Bashar al Assad Abad ke-21 [2]

Asma putri dari ahli jantung Fawaz Akhras dan pensiunan diplomat Sahar Otri. Kedua orang tuanya  pindah dari Suriah ke London tahun 1950-an. Kepindahan itu memungkinkan sang ayah mendapatkan pendidikan yang terbaik dan pelatihan medis. Sang ayah kini bekerja di Rumah Sakit Cromwell dan di Harley Street.

Asma, yang memiliki kewarganegaraan ganda, yaitu Inggris dan Suriah, dididik di sebuah sekolah Church of England di Ealing sebelum ia masuk ke sekolah swasta khusus perempuan, Queen’s College di Harley Street. Asma  bekerja sebagai seorang bankir investasi sebelum dia menikah tahun 2000.

Asma Assad menempuh pendidikan di Inggris dan bekerja sebagai seorang bankir investasi sebelum ia menikah pada tahun 2000. Penarikan paspornya tidak akan menyebabkan dia stateless atau tidak mempunyai kewarganegaraan, karena dia mempunyai dua kewarganegaraan yaitu Inggris dan Suriah.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amber RuddAsma al-Assadbashar al assadKewarganegaraanParlemen InggrisPartai Demokrat LiberalSuriah BasharTom Brake
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menjawab Penyimpangan “7 Dalil Umat Islam DKI dalam Pemilih Gubernur” (2)
Tulisan selanjutnya Syeikh Sholih Abalkhail: Dakwah Harus dengan Arif dan Bijaksana

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

Berita
14 Oktober 2026 16:55
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?