Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Syeikh Sholih Abalkhail: Dakwah Harus dengan Arif dan Bijaksana

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 April 2017 13:47 1:47 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 April 2017 13:00
Bagikan
Musytasyar Taklim Yayasan Almuhtasib, Syeikh Sholih bin Ali Abalkhail, mengisi daurah gelaran Syabab Hidayatullah di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/04/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Dakwah amar makruf nahi mungkar harus dilakukan sejak dini. Sebab, dakwah ini merupakan tugas penting yang karenanya Allâh mengutus para Nabi.

Demikian ditegaskan Musytasyar Taklim Yayasan Almuhtasib, Syeikh Sholih bin Ali Abalkhail, dalam acara “Pelatihan Dai Muda Teknik Cerdas Berkomunikasi” yang digelar Yayasan Almuhtasib bekerja sama dengan PP Syabab Hidayatullah, akhir pekan kemarin.

“Kemungkaran dan berbagai hal yang dapat mendatangkan kerugian harus dicegah. Kebiasan berdakwah amar makruf nahi mungkar harus ditanamkan sejak kecil kepada para generasi muda,” kata Syeikh Sholih pada acara di Bayak Hotel & Resort, Cisarua, Bogor, Jawa Barat yang dibuka Sabtu (15/04/2017) itu.

Lebih jauh Syeikh Sholih menjelaskan, dakwah amar makruf nahi mungkar ini harus dilakukan dengan ilmu dan pemahaman yang benar.

Karenanya, tegas dia, kecakapan dalam komunikasi di tengah umat adalah sebuah keharusan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Wali Kota Balikpapan: Menjadi Dai Harus Arif

Lebih lanjut dia berpesan, dakwah mestilah dilakukan dengan mengedepankan sikap empati dengan menyeru, mengajak, dan memanggil orang untuk beriman dan taat kepada Allah sesuai dengan landasan aqidah, syariat, dan akhlak Islam.

Saking pentingnya amar makruf nahi mungkar, Syeikh Sholih menekankan amar makruf sebagai kewajiban yang selayaknya tak boleh ditinggalkan oleh kaum Muslimin.

Sedemikian pentingnya, ditegaskan Syeikh Sholih, hingga ada di antara para ulama Ahlus Sunnah yang menyatakan bahwa amar makruf nahi mungkar merupakan rukun Islam yang ke-6. Hal itu disampaikan seraya menukil dalil QS At Taubah ayat 71 yang terjemahannya berbunyi:

“Kaum Mukminin dan kaum Mukminat sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain, mereka menyuruh (mengerjakan) yang makruf, mencegah dari yang mungkar (yakni amar maruf nahi mungkar), mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”

Baca: Menakar Kerarifan dalam Berdakwah

Dalam pada itu, Syeikh menyeru setiap dai harus memiliki bekal yang memadai dalam melakukan amar makruf nahi mungkar. Sehingga, dengannya ia akan mendapatkan keberkahan amal dan dapat diterima dengan baik oleh objek dakwah.

Selain itu, dakwah harus pula disampaikan dengan teladan kebijaksanaan dan hikmah. Yakni menyampaikan dakwah dengan arif bijaksana, sehingga mampu membangun kesadaran bagi objek dakwah untuk mencintai agama ini tanpa adanya paksaan, tekanan, maupun konflik.

Pada kesempatan tersebut, Syeikh Sholih juga berharap, selepas dari pelatihan tersebut para peserta yang jumlahnya 30 orang ini dapat melakukan amar makruf nahi mungkar dengan selalu mendepankan kearifan Islam. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada PP Syabab Hidayatullah yang telah sukses menyelenggarakan acara itu.

Sementara itu Ketua Panitia acara, Ahmad D Rajiv, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Syeikh dan Yayasan Almuhtasib, yang sudah berkenaan bekerja sama dengan organisasi kepemudaan itu dalam penyelenggaraan acara ini.

Baca: Ingatkan Umat soal Akhlak, Ulama Senior Arab Saudi: Jauhi Mengganggu Sesama Manusia

Panitia menginformasikan kepada Syeikh bahwa para peserta datang dari berbagai penjuru Jawa. Ada yang datang dari Jawa Timur, Jawa Barat, dan kebanyakan peserta datang dari kota Jakarta dan sekitarnya.

“Jumlah peserta yang mendaftar lebih dari 50 orang. Namun panitia hanya menerima 30 orang saja; jumlah ideal sesuai dengan arahan Yayasan Almuhtasib,” kata Rajiv dalam sambutannya.

Panitia juga menginformasikan bahwa persiapan acara ini hanya tiga hari sebelum hari-H. Oleh karena itu, pihaknya memohon maaf sekiranya mungkin ada beberapa hal yang kurang maksimal persiapannya.

Terakhir, panitia berharap agar kerja sama antar organisasi kepemudaan itu dengan Yayasan Almuhtasib tidak berhenti sampai di sini saja.

“Semoga daurah ini menjadi awal mula yang baik bagi kerja sama lain ke depannya. Sembari panitia berpesan kepada para peserta agar dapat mengambil manfaat yang sebanyak-banyaknya,” pungkas Rajiv.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:amar makruf nahi mungkarbekal dakwahdaiDai Mudadakwahhikmahilmukebijaksanaanmetode dakwahMusytasyar Taklim Yayasan Almuhtasibobjek dakwahperintah dakwahPP Syabab HidayatullahQS At Taubah ayat 71Syeikh Sholih bin Ali Abalkhail
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Parlemen Inggris Desak Cabut Kewarganegaraan Bashar al Assad
Tulisan selanjutnya Anies: Kalau Pilkada tidak Bersih Bagaimana Pemerintahannya Bersih

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?