Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Terkait ‘Kriminalisasi’ Ulama dan Aktivis, Komnas HAM Akan Panggil Presiden

Ahmad
Terakhir diupdate: 9 Mei 2017 16:58 4:58 pm
Ahmad
Dipublikasikan 9 Mei 2017 16:58
Bagikan
Ketua Presidium 212, Ansufri Idrus Sambo, mewakili umat Islam yang ikut Aksi Bela Islam 212, menemui Komnas HAM di Jakarta, Senin (08/05/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyebut akan memanggil lembaga atau komando negara yang diduga telah melakukan kriminalisasi terhadap para ulama dan aktivis, sebagaimana pengaduan yang disampaikan oleh Presidium 212.

Ketua Koordinator Tim Investigasi yang juga Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai mengatakan, pihaknya sudah menginventarisir kasus-kasus, korban, serta aktor yang diduga dalam kriminalisasi tersebut.

Terkait itu, menurutnya, apa yang menimpa para ulama dan aktivis harus dipandang sebagai warga negara atau objek yang dilindungi dan dipelihara negara.

“Itu prinsip utama relasi antara warga dan negara,” ujarnya saat menerima rombongan Presidium 212 di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin (08/05/2017).

Baca:  Negara Diduga Kriminalisasi Ulama-Aktivis, Komnas HAM Diminta Selidiki Tuntas

Pigai mengungkapkan, pekan ini pihaknya akan mulai mengirimi surat dan memanggil para korban untuk dimintai keterangan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Setelah itu, sambungnya, pada pekan berikutnya Komnas HAM juga akan menyurati dan memanggil pihak-pihak yang diduga melakukan kriminalisasi. Ia menyebut, dalam konteks ini adalah negara, yakni pemangku jabatan, pemerintahan, politik, dan penegak hukum.

“Bahkan termasuk Presiden kalau ada korelasi yang kuat negara ikut memainkan peran sebagaimana diduga,” ungkapnya.

Baca: Advokat Muslim akan Lawan ‘Kriminalisasi’ Berdalih Makar

Pigai menjelaskan, ada empat kasus yang dilaporkan oleh Presidium 212. Diantaranya dugaan kriminalisasi, tuduhan makar, aksi teror, dan hatespeech.

“Kita akan investigasi apakah kasus-kasua yang menimpa ulama dan aktivis adalah sistematis oleh negara atau tidak,” tandasnya.

Dalam prosesnya, ia menjamin, Komnas HAM tidak bisa terpengaruh dan dipengaruhi kekuatan manapun. Karena, kata dia, sekaligus Komnas HAM ingin menyampaikan pesan bahwa lembaganya adalah rumah bersama bagi seluruh warga negara yang ingin mencari keadilan HAM, apapun latar belakangnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:aksi bela Islamaktivis Muslim ditangkapiAnsufri Idrus SamboHak Asasi ManusiaHAMKetua Presidium 212komnas Hamkriminalisasi aktiviskriminalisasi ulamapenangkapan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya FPKS DPR RI: Pembubaran HTI Menambah Runyam Situasi Nasional
Tulisan selanjutnya Anggota DPR: Pembubaran HTI akan Menarik Jarum Sejarah Bangsa ke Masa Orde Baru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?