Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Perbaiki Cara Pandang Keindonesiaan-Keislaman, Sejarawan Sarankan Revisi Kurikulum Sejarah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 Juni 2017 09:27 9:27 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Juni 2017 09:16
Bagikan
Tiar Anwar Bachtiar
Bagikan

Hidayatullah.com– Doktor sejarah dari Universitas Indonesia (UI), Tiar Anwar Bachtiar memandang, munculnya persepsi yang tidak proporsional soal hubungan keislaman dan keindonesiaan, karena buku pelajaran sejarah di sekolah tidak begitu menonjolkan aspek keislaman.

Misal, kata Tiar, saat menceritakan kerajaan-kerajaan Islam, buku itu tidak memunculkan ciri, paham, hukum, sosial, dan ekonomi Islam yang hidup dalam kerajaan tersebut.

Contoh lainnya, tambah Tiar, ketika mengisahkan Pangeran Diponegoro melawan penjajah, buku itu tidak menyuarakan Perang Sabil yang dilandasi jihad fi sabilillah.

Baca: Gus Sholah: Indonesia dan Islam Dua Sisi dari Mata Uang yang Sama

“Jadi seolah-olah nanti, bahkan sekarang dikesankan bahwa jihad ini dianggap sebagai satu alat atau satu istilah yang nanti akan memuncukan terrorism. Kan, ini menjadi tidak proporsional,” ujarnya pada diskusi bertema “Islam dan Keindonesiaan: Reaktualisasi Amanat Konstitusi dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara” di kompleks DPR, Jakarta, Kamis (08/06/2017).

Cerita detil tentang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) pun, lanjutnya, juga tidak muncul di dalam buku sejarah. Padahal hal itu sangat penting karena berkaitan dengan pembentukan bangsa, yang disepakati golongan kebangsaan dan golongan Islam.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Sayangnya ini tidak menjadi bagian yang penting untuk menunjukkan kepada anak-anak bangsa kita bahwa bangsa ini adalah hasil karya bersama. Bukan hasil dari segelintir orang saja,” kata peneliti INSISTS ini.

Buku pelajaran semacam di atas menurutnya mengajarkan anak-anak Indonesia secara doktriner. Seharusnya, kata Tiar, sejarah menjadi ilmu yang mengarahkan orang untuk berpikir secara lebih kritis dan dialektis.

“Dengan sejarah seperti itu, seolah-seolah Indonesia adalah negara yang dari Islam ini amat jauh,” simpulannya.

Baca: Pakar Hukum Internasional: Umat Islam Pemilik Saham Terbesar Republik Indonesia

Karenanya, Tiar mengusulkan agar kurikulum sejarah direvisi ulang. Dua riset dari UI tentang buku ajar sejarah, sebutnya, menunjukkan, buku ajar sejarah sampai tahun 2004 belum ada perubahan yang fundamental.

Padahal lanjutnya riset sejarah di berbagai jurusan sejarah sangat banyak. Dan itu hampir tidak dimanfaatkan untuk memperkaya buku-buku sejarah.

Dengan perbaikan muatan buku ajar sejarah, ia berharap, buku itu bisa lebih memperkaya cara pandang anak-anak Indonesia, terutama yang mayoritas Muslim, terhadap bangsanya sendiri.* Andi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:agama di Indonesiabuku sejarahDoktor sejarah UIIslam dan Indonesiakerajaan Islamkurikulum sejarahPangeran DiponegoroPendidikansejarahsejarah Islam di IndonesiasejarawanterorismeTiar Anwar BachtiarUniversitas Indonesia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya TNI AU Bangunkan Warga Sahur dengan Pesawat Tempur
Tulisan selanjutnya UBN Ajak Umat Patuhi Fatwa MUI dalam Bermedsos

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?