Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Polisi Israel Kembali Tangkap ‘Syeikhul Aqsha’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Agustus 2017 20:43 8:43 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Agustus 2017 21:31
Bagikan
Syeikh Raid Salah saat ditanggap polisi penjajah Israel
Bagikan

Hidayatullah.com–Polisi Israel pada hari Selasa menahan ‘Syeikhul Aqsha’, Syeikh Raid Salah, pemimpin Gerakan Perlawanan Islam di Palestina 1948, dari rumahnya di kota utara Umm al-Fahem.

Syeikh Salah ditangkap dan diinterogasi karena dituduh menggerakkan kekerasan di Masjidil Aqsha dan mendukung organisasi ilegal, kata kepolisian penjajah melalui sebuah pernyataan.

“Salah ditangkap dan diinterogasi karena dicurigai menghasut tindakan kekerasan dan mendukung sebuah organisasi yang tidak sah,” kata polisi dalam sebuah pernyataan sebagaimana dikutip.

Syeikh Raid ditangkap menyusul penyelidikan bersama antara polisi dan Shin Bet, yang dilakukan atas perintah Jaksa Agung Israel Avichai Mandelblit.

Baca: Syeikh Raid Shalah: “Dengan Nyawa dan Darah Kami Merdekakan al Aqsha

Pengadilan Tinggi Rishon Lezion memperpanjang penahanan selama tiga hari. Istri Syeikh Raid, Um Umar, berkata, “Dua puluh polisi masuk ke rumah dan membawa komputer dan menyuruh suami saya untuk mempersiapkan diri untuk penangkapannya. Saya tidak tahu alasan untuk keputusan ini. Namun, semua langkah ini tidak akan mengubah jalan kami,” ujarnya dikutip YnetNews.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Polisi dalam sebuah pernyataan mengatakan, Syeikh Raid diduga mendukung aksi terorisme.  Namun tidak jelas apakah tuduhan itu terkait dengan serangan mematikan 14 Juli 2917, yang dilakukan pemuda Palestina yang ikut menewaskan dua anggota polisi penjajah.

Baca: Zionis Tuntut ‘Syeikhul Aqsha’ Syeikh Raid Sholah 8 Penjara

Kelompok yang ia pimpin,  cabang Gerakan Perlawanan Islam di Palestina, dilarang penjajah Israel pada 2015 setelah dituduh menghasut kekerasan yang dikaitkan dengan wilayah Haram al-Sharif.

Sejak saat itu, pihak penjajah Israel terus menahan Syeikh Raid Salah beberapa kali dan menutup puluhan organisasi – termasuk sejumlah badan amal – atas dugaan hubungan mereka dengan kelompoknya.

Ulama yang juga dikenal sebagai “Syeikhul Aqsha” ini berkali-kali dipenjara oleh penjajah Zionis karena tanpa kenal lelah dan takut menyebarluaskan berbagai fakta kejahatan ‘Israel’ atas Masjidil Aqsha dan umat Islam di sekitarnya.

Pria yang lahir 10 tahun sesudah Peristiwa Nakba, perampasan Palestina oleh Israel ini pernah memperjuangkan diajarkannya kembali Bahasa Arab fushah di kalangan anak-anak Palestina setelah puluhan tahun dipunahkan oleh penjajah Zionis.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gerakan Perlawanan Islam di PalestinaHaram al-SharifisraelMasjidil AqshapalestinaPeristiwa NakbapolisiShin BetSyeikh Raid SalahSyeikhul AqshaZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perlucutan Senjata Pemberontak FARC Rampung
Tulisan selanjutnya Tifatul Doakan Jokowi Gemuk dan Dilimpahkan Kesehatan, Ini Alasannya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?