Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Gantikan Rokok, Ketua PGI Minta Pemerintah Ciptakan Sumber Ekonomi Alternatif

Ahmad
Terakhir diupdate: 30 Agustus 2017 11:14 11:14 am
Ahmad
Dipublikasikan 30 Agustus 2017 11:14
Bagikan
Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pendeta Bambang Wijaya (tengah) dalam diskusi tentang rokok di gedung Muhammadiyah, Jakarta, Selasa (29/08/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pendeta Bambang Wijaya mengaku setuju bahwa rokok merupakan sesuatu yang haram dan tidak baik dikonsumsi manusia.

Namun, menurutnya, untuk menyetop produksi rokok tidak mudah, karena berkaitan dengan unsur ekonomi yang melibatkan pemasukan negara melalui cukai dan juga jutaan buruh pabrik rokok serta para petani.

Karenanya, Bambang meminta, agar pemerintah menciptakan sumber-sumber ekonomi alternatif sebagai pengganti keberadaan rokok.

“Pemerintah harus menjalankan fungsinya,” ujarnya dalam diskusi bertema ‘Harga Rokok dan Kemiskinan: Pandangan Pemuka Agama’ di Aula PP Muhammadiyah, Jakarta, Selasa (29/08/2017).

Baca: Ketua Muhammadiyah: Menurunkan Konsumsi Rokok Tingkatkan Kesejahteraan

Selain itu, lanjutnya, rokok harus menjadi perhatian karena berdasarkan statistik sebanyak 30 persen anak di bawah usia 10 tahun sudah merokok.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Padahal, dikatakan Bambang, Indonesia memiliki bonus demografi penduduk muda yang harus dioptimalkan menjadi peluang kemajuan bangsa. Bukan menjadi generasi yang merusak.

“Bagaimana mendidik anak sejak dini, perlunya ditanamkan tentang bahaya rokok dan sisi positif tidak merokok,” ungkapnya.

“Karena kalau sejak usia 10-15 tahun sudah merokok, efek kecanduannya jauh lebih besar,” tuturnya menambahkan.

Baca: Tokoh Agama Nilai Persoalan Mendasar Rokok di Ranah Regulasi

Bambang juga menyoroti tidak terlaksananya aturan batasan usia pembeli rokok yang ditetapkan, yakni di atas 18 tahun.

“Realitanya tidak ada pelaksanaan kongkret di toko-toko,” katanya.

Menurutnya, di Indonesia, anak di bawah umur masih sangat mudah bisa mengakses rokok. Dan peraturan hanya tinggal peraturan.

“Harapannya ke depan bisa membawa masa depan yang lebih baik bagi Indonesia,” pungkas Bambang.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bambang Wijayaburuh pabrik rokokdampak merokokekonomi masyarakathukum rokokKetua PGImerokokMuhammadiyahpabrik rokokperilaku tidak sehatperokokPerseketuan Gereja-gereja di Indonesiapolemik rokokproduksi rokokregulasi rokokrokok dan anaksumber ekonomitokoh agama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dua Malaikat di Pagi Hari
Tulisan selanjutnya Israel Perpanjang Waktu untuk Tokoh Perlawanan Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?