Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

KSHUMI Teguhkan Para Ulama-Dai Beramar Makruf Nahi Munkar

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 21 Januari 2018 10:25 10:25 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 21 Januari 2018 06:01
Bagikan
Komunitas Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI).
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Eksekutif Nasional BHP Komunitas Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI), Chandra Purna Irawan, mengatakan, menyampaikan kebenaran di hadapan penguasa merupakan bagian dari amar makruf dan nahi munkar.

“Dalam Islam, ia termasuk salah satu kewajiban seorang mukmin dalam meluruskan kebijakan para penguasa. Terlebih ketika para penguasa semakin kerap melakukan kedzaliman terhadap rakyatnya,” ujar Chandra di Malang, Jawa Timur, Sabtu (20/01/2018) dalam pernyataan tertulisnya diterima hidayatullah.com.

Ia mengatakan, bersuara lantang menyampaikan kebenaran di hadapan pengusa dzalim termasuk bentuk jihad fi sabilillah. Bahkan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, amalan ini dikategorikan sebagai jihad yang paling utama di dalam Islam.

“Sebaik-baik jihad ialah berkata yang benar di hadapan penguasa yang zalim atau pemimpin yang zalim (HR Abu Dawub, Tirmidzi dan Ibnu Majah),” jelasnya.

Karena itu, lanjutnya, dalam riwayat yang lain dari Jabir RA, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam mengabarkan bahwa, “Pemuka para syuhada ialah Hamzah bin Abdul Muthtalib dan seorang lelaki yang menghadap kepada penguasa yang zalim, ia menyerunya (kepada yang makruf) dan melarangnya (dari yang munkar), lantas penguasa itu membunuhnya’,” sebagaimana Hadits Riwayat Al-Hakim.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Usai Diperiksa, Ustadz Zulkifli Tak Ditahan, Dipersilakan Tetap Berdakwah

Kata Chandra, keutamaan amalan amar makruf nahi munkar tersebut karena besarnya ancaman yang terkandung di dalamnya.

“Sebagaimana yang dikatakan oleh Imam Abu Hasan As-Sindi, ‘Ia merupakan jihad yang jarang sekali pelakunya selamat ketika melaksanakannya. Sedikit orang yang membenarkannya. Bahkan, semua orang menyalahkan tindakannya sejak awal, lalu menyebabkan kepada kematiannya dengan cara yang paling kejam, tanpa adanya peperangan, namun ia tetap sabar.’ (Hasyiyah As-Sindi ‘Ala Nasa’i, 7/161),” paparnya.

Itulah kata dia risiko bagi yang mengemban risalah langit. “Berpotensi untuk ditangkap, ditahan, dibunuh. Sebagaimana yang pernah terjadi pada sebagian besar Nabi dan Rasul yang mendapat perlakuan itu,” imbuhnya.

Sementara pada masa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, hal tersebut pun terjadi. Misalnya, ia mencontohkan, Sahabat Nabi, Bilal ibnu Rabah, yang dijemur berhari-hari di atas padang pasir dalam keadan tak mengenakan baju, lalu di atas ditindih batu hitam besar.

“Begitu juga Sumayyah, Muslimah pertama yang syahid dengan cara kemaluannya ditusuk menggunakan besi panas,” ungkapnya.

Baca: KH Abdurrasyid Syafi’i: Kriminalisasi Ulama Tindakan Keterlaluan

Oleh karena itu, Chandra berpesan kepada para pengemban dakwah; habaib, ulama, kiai, ustadz, dan lain-lain sebagainya, tetap teguh mengemban dakwah ini, meski berisiko pada penahanan atau kematian.

“Serulah umat ini kejalan Rabb Semesta Alam, jika terjadi dugaan kriminalisasi kepada para pengemban dakwah, biarlah kami para praktisi hukum yang akan melakukan pembelaan,” pungkasnya berpesan.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:advokat Muslimamar makruf nahi mungkaramar makruf nahi munkarChandra Purna Irawandaidakwahdakwah ke penguasaKetua Eksekutif Nasional BHP KSHUMIKomunitas Sarjana Hukum Muslim Indonesiakriminalisasi ulamaKSHUMIpenguasapenguasa dzalimresiko dakwahsarjana Muslimulama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anak Aktif, Sip!
Tulisan selanjutnya FPKS Perintahkan Anggotanya Perjuangkan Larangan LGBT

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?