Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

MUI Jatim dan FPI Aceh Desak Perusahaan Tak Paksa Baju Santa pada Muslim

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Desember 2013 08:42 8:42 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Desember 2013 08:41
Bagikan
MUI Jatim: Perusahaan tak perlu paksakan karyawan Muslim gunakan simbol-simbol agama lain
Bagikan
Hidayatullah.com—Majelis Ulama Indonesia (MUI) Wilayah Jawa Timur menghimbau perusahaan untuk tidak memaksakan karyawannya memakai baju Santa (Sinterklas) kepada karyawannya yang Muslim.Himbauan ini disampaikan kepada MUI Jatim guna menghargai perbedaan agama dan keyakinanan masing-masing.

“Himbauan ini disampaikan agar perusahaan bisa menghargai perbedaan keyakinan karyawannya dan tidak perlu memaksakan, “ demikian ujar Mohammad Yunus, Sekretaris MUI Jawa Timur dalam sebuah pernyataan yang disampaikan kepada hidayatullah.com, Selasa (17/12/2013).

Menurut Yunus, silahkan ada perayaan agama lain, namun tetap tidak perlu penyeragaman, apalagi harus mewajibkan para karyawan menggunakan simbol-simbol agama dan keyakinan.

“Lakum dinukum wa liyadin (Bagimu agamamu, bagiku agamaku), ” ujar Yunus mengutip Surat al Kafiruun.

Menurut Yunus, himbauan ini juga mestinya berlaku pada perayaan Hari-hari besar Islam. Agar tidak seharusnya karyawan non-Muslim diwajibkan menggunakan pakaian Muslim semisal jilbab untuk wanita.

Salah Kaprah

Senada dengan MUI Jatim, Front Pembela Islam (FPI) DPD Aceh meminta mendesak pemerintah dan seluruh perusahaan dan instansi untuk tidak memaksakan kehendak kepada para karyawan atau pegawai yang beragama Islam untuk menggunakan simbol-simbol ibadah Natal seperti topi Sinterklas ataupun simbol-simbol ibadah Natal lainnya.

Himbauan ini disampaikan FPI DPD Aceh berdasarkan Surat Edaran Majlis Permusyarawatan Ulama (MPU) Banda Aceh No: MPU/169/SE/2013 tentang pelarangan Perayaan Natal Bersama dan Tahun Baru Masehi.

“Karena budaya latah di Aceh akhir-akhir ini sudah sering terlihat di Provinsi mayoritas muslim. Padahal jika kita berkaca ke negara-negara Kristen di Eropa tidak ada ketika Idul Fitri atau Idul Adha karyawan toko atau mall menggunakan sorban ala ustadz-ustadz. Di Indonesia saja yang aneh, yang tidak ada jati diri dengan mudah tanpa filter latah menalan mentah-mentah ritual budaya agama impor,” demikian disampaikan Tgk Mustafa Husen, Jubir DPD FPI Aceh kepada hidayatullah.com.

Menurut Husen, campur-aduk dalam peringatan seperti itu adalah sebuah toleransi yang salah kaprah.

FPI juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten/Kota di Aceh untuk menutup sementara tempat-tempat yang berpotensi perayaan Natal bersama dan Tahun Baru Masehi mengingat acara ini tidak sesuai dengan agama dan adat istiadat Aceh.

FPI Aceh juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Banda Aceh yang sudah mengeluarkan maklumat dan MPU Kota Banda Aceh yang sudah mengirim surat edaran ke seluruh ormas dan instansi tentang larangan perayaan Natal bersama dan tahun baru Masehi.*/

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:jilbabnatal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketua Kwarnas Pramuka Sindir Polri Tunda Jilbab Polwan karena Faktor Teknis
Tulisan selanjutnya Hijrahnya Benefiko: Dari Rocker ke Visualis Dakwah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Berita
17 Oktober 2026 09:35
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?