Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Putra Raja Saudi Menjadi Gubernur Makkah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Desember 2013 10:40 10:40 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Desember 2013 10:40
Bagikan
Pangeran Misy'al bin Abdullah.
Bagikan

Hidayatullah.com—Pangeran Khalid Al-Faisal yang telah menjadi gubernur Makkah selama beberapa tahun diangkat menjadi menteri pendidikan menggantikan Pangeran Faisal bin Abdullah. Posisinya di Makkah digantikan oleh Pangeran Misy’al bin Abdullah, lansir Arab News Ahad (22/12/2013).

Penjaga Dua Masjid Suci Raja Abdullah melakukan perombakan posisi itu terkait dengan keputusan yang menyatakan Pangeran Faisal bin Abdullah dibebaskan dari jabatannya sebagai menteri pendidikan. Pangeran Faisal sendiri yang meminta dirinya dibebastugaskan dari kementerian.

Pangeran Misy’al merupakan putra keenam Raja Abdullah. Dia diangkat menjadi gubernur Najran pada Maret 2009. Setelah lulus sarjana ilmu politik dari Universitas Raja Saud di Riyadh, dia melanjutkan pendidikannya ke Inggris.

Sebelum menjadi gubernur Najran Pangeran Misy’al bekerja sebagai kepala departemen komputer Garda Nasional dari tahun 1997 sampai 2003. Kemudian, sampai tahun 2006 Pangeran Misy’al diangkat menjadi diplomat berkuasa penuh di bawah kementerian luar negeri. Dia juga pernah menjadi salah satu penasihat untuk istana kerajaan.

Pangeran Khalid, putra ketiga mendiang raja Faisal, sebelumnya menjabat sebagai gubernur Asir dan pernah menjabat di kementerian sosial dari tahun 1971 sampai 2007. Sejak tahun 2007 dia menjadi gubernur Makkah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pangeran Khalid dikenal sebagai pekerja keras dan tekun. Tahun 2009 dia ditunjuk menjadi ketua sebuah komite kementerian yang bertugas mencari biang kerok penyebab banjir besar di Jeddah. Selama tiga tahun komitenya mengawasi dan memeriksa proyek-proyek raksasa yang diduga menjadi penyebab banjir dan mencari solusinya. Warga Jeddah memuji hasil kerjanya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:makkahSaudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemuda Kritisi Kinerja DPR Aceh Tahun 2013
Tulisan selanjutnya Peringati Hari Ibu, Perempuan Indonesia di Malaysia Gelar Bedah Buku

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze

Berita
23 Oktober 2026 20:50
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
Kelompok Hacker Handala Bobol Sistem ‘Israel’, Curi 150 GB Dokumen Sensitif
Jihad Santri di Era Modern
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim

Terbaru

  • Serangan ‘Israel’ Hantam Universitas Islam Gaza, Tiga Warga Syahid dan Tujuh Luka
  • Pejabat Pertahanan Aliansi Mekkah Dikabarkan Bakal Kunjungi Iran, Bahas Keamanan Regional
  • Kelompok Hacker Handala Bobol Sistem ‘Israel’, Curi 150 GB Dokumen Sensitif
  • Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
  • Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?