Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Puisi Sukmawati Soekarnoputri ‘Sudutkan’ Syariat Islam, Cadar, dan Adzan Dinilai Menyinggung SARA

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 April 2018 09:13 9:13 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 April 2018 21:07
Bagikan
Sukmawati Soekarnoputri saat membacakan puisi 'menyudutkan' syariat Islam di JCC, Senayan, Jakarta, Maret 2018.
Bagikan

Hidayatullah.com– Putri Proklamator Indonesia, Sukmawati Soekarnoputri, membuat dan membacakan puisi kontroversial pada acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018, Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Kamis lalu.

Pada kesempatan itu, Sukmawati diberi kesempatan maju ke panggung dan membacakan puisi berjudul ‘Ibu Indonesia’ karyanya.

Lewat puisinya itu, Sukmawati dinilai menyinggung hal-hal yang berbau suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) karena terkesan menyudutkan syariat Islam, cadar, dan adzan.

Baca: Aroma Mitos dalam Pidato Megawati [1]

“Aku tak tahu Syariat Islam
Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah
Lebih cantik dari cadar dirimu.

…

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Aku tak tahu syariat Islam
Yang kutahu suara kidung ibu Indonesia, sangatlah elok
Lebih merdu dari alunan adzan mu
Gemulai gerak tarinya adalah ibadah
Semurni irama puja kepada Ilahi.”

Demikian di antara penggalan puisi yang dibacakannya.

“Dia ini (Sukmawati) seolah tidak bisa menyelami perasaan publik terutama umat Islam dengan menyampaikan soal keyakinan umat beragama,” ujar Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah Maneger Nasution kepada hidayatullah.com saat dihubungi terkait puisi itu, Senin (02/04/2018).

Baca: Muhammadiyah: Pidato Megawati Ahistoris dan Berbahaya bagi NKRI

Warganet pun menilai, Sukmawati lewat puisinya itu telah menyinggung SARA. Masyarakat sangat menyayangkan pembacaan puisi tersebut.

Pengguna media sosial bernama Anis Anisah menyebutkan, acara menampilkan kecantikan wanita-wanita Indonesia tersebut dirusak oleh pembacaan puisi yang menyinggung masalah SARA.

“Ibu Sukma, silakan ibu dan teman-teman ibu berkebaya dan berkonde, tapi mohon dengan sangat untuk tidak membandingkannya dengan syariat Islam. Biarkan kami memakai pakaian yang kami yakini sebagai bentuk ketundukan kepada Rabb kami, Dzat yang telah menganugerahi negeri yang indah ini. Dzat yang telah menciptakan tubuh-tubuh molek kami.

Ibu Sukma, juga mohon dengan sangat untuk tidak melecehkan suara adzan. Tahukah anda, sejelek apa pun suara adzan di telinga anda, dia adalah pertanda bumi ini masih berputar di porosnya. Jika sudah tak ada lagi terdengar adzan di atas bumi Allah ini, itu artinya saya dan anda sudah digulung oleh kiamat yang dahsyat,” tulis Anisah di akun Facebooknya, Senin (02/04/2018).

Baca: Islam dan Tafsir Pancasila: Di Antara Teori Keberagaman

Hal tersebut ditanggapi oleh para netizen lainnya, di antaranya pemilik akun bernama Zaianal Afandi. Ia merasa yakin, Soekarno tidak sependapat dengan pandangan anaknya tersebut, Sukmawati, jika Soekarno masih hidup saat ini.

“Istaghfirlahum…. berilah hidayah mereka ya Allah…. agar mereka tahu mana yg benar mana yang salah…. amiiin,” tulis akun lainnya, Triyadi, menanggapi puisi tersebut.

Berikut transkrip lengkap puisi Sukmawati tersebut:

“Ibu Indonesia

Aku tak tahu syariat Islam
Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah
Lebih cantik dari cadar dirimu
Gerai tekukan rambutnya suci
Sesuci kain pembungkus ujudmu
Rasa ciptanya sangatlah beraneka
Menyatu dengan kodrat alam sekitar
Jari jemarinya berbau getah hutan
Peluh tersentuh angin laut

Lihatlah ibu Indonesia
Saat penglihatanmu semakin asing
Supaya kau dapat mengingat
Kecantikan asli dari bangsamu
Jika kau ingin menjadi cantik, sehat, berbudi, dan kreatif
Selamat datang di duniaku, bumi Ibu Indonesia

Aku tak tahu syariat Islam
Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok
Lebih merdu dari alunan adzan mu
Gemulai gerak tarinya adalah ibadah
Semurni irama puja kepada Ilahi
Nafas doanya berpadu cipta
Helai demi helai benang tertenun
Lelehan demi lelehan damar mengalun
Canting menggores ayat ayat alam surgawi

Pandanglah ibu Indonesia
Saat pandanganmu semakin pudar
Supaya kau dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu
Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya.”* Zulkarnain

Baca: Siapa Menebar Isu SARA akan Menuai Badai

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:29 Tahun Anne Avantie BerkaryaAdzancadarIndonesia Fashion Week 2018isu SARAManeger Nasutionmenyinggung SARApenghinaan agamapuisi kontroversialpuisi Sukmawati SoekarnoputriPutri Proklamator IndonesiaSARASukmawatiSukmawati Soekarnoputrisuku agama ras dan antargolongansyariat Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 20 Orang Tewas oleh Tembakan Aparat di Kashmir
Tulisan selanjutnya Serikat Guru Inggris Kecam Larangan Jilbab di Sekolah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?