Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Penjual Mengaku Khawatir Aksi Seperti ini ‘Settingan’

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 10 Mei 2018 09:20 9:20 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 10 Mei 2018 09:20
Bagikan
Sejumlah aparat kepolisian dari Polresta Depok berjaga-jaga di Jalan Komjen Pol M Jasin menuju kompleks Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Rabu (09/05/2018) malam.
Bagikan

Hidayatullah.com– Lima orang personel kepolisian dan satu orang narapidana kasus terorisme tewas dalam kerusuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa (08/05/2018) malam.

Menurut salah seorang penjual di sebuah warung makanan tak begitu jauh dari Mako Brimob, beberapa waktu sebelum kejadian, para siswa yang mengikuti tes di Mako Brimob dipindahkan ke Ragunan.

Penjual tersebut mengaku dapat info dari orang dalam Mako Brimob yang biasa makan di warungnya.

Penjual tersebut mengaku khawatir jika aksi pada kerusuhan itu settingan.

Baca: Pengamat: Kerusuhan Mako Brimob Bisa Jadi Karena Napi Sakit Hati pada Polisi

“Settingan enggak tuh?! Di dunia kepolisian, kan, biasa begitu,” ungkapnya, Rabu (09/05/2018) malam saat bincang-bincang ringan dengan awak hidayatullah.com yang sengaja tidak memperlihatkan atribut media ini.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sementara itu, salah seorang tukang ojek berbasis aplikasi (online), sebut saja Nomar, menyampaikan pendapatnya tentang kerusuhan tersebut.

Soal pengakuan kepolisian yang menyatakan bahwa kerusuhan tersebut dipicu terkait makanan, ia mengaku tidak setuju. “Enggak mungkin karena makanan,” ungkapnya kepada hidayatullah.com saat kendaraannya ditumpangi semalam.

Baca: Kerusuhan di Rutan Mako Brimob, 5 Polisi dan 1 Napi Tewas

Polisi: Mayoritas Luka di Leher

Sementara itu, Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi Syafruddin menyatakan, operasi penanggulangan penyanderaan yang dilakukan narapidana teroris di Rumah Tahanan Cabang Salemba, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, selesai selama 36 jam, pada pukul 07.15 WIB.

Syafruddin mengungkapan narapidana teroris sebanyak 156 orang terlibat menyanderaan terhadap sembilan anggota Polri. Dari sembilan anggota Polri yang menjadi korban penyanderaan itu terdiri dari lima anggota tewas dan empat anggota mengalami luka.

Diungkapan Syafruddin, operasi penanggulanan penyanderaan itu tidak memakan korban tewas dari pihak narapidana teroris. Namun Wakapolri meminta waktu sejam untuk memastikan operasi tersebut tidak menimbulkan korban tewas dari kelompok narapidana itu.

Dijelaskan polisi jenderal bintang tiga itu, proses penanggulangan penyanderaan ditandai dengan seluruh narapidana yang berjumlah 156 orang tersebut menyerahkan diri.

Menurut Syafruddin, operasi penanggulangan tersebut tidak terjadi negosiasi, kesepakatan, maupun tawar menawar antara petugas kepolisian dengan kelompok penyandera.

Baca: Polisi yang Disandera Napi Bebas, Operasi di Mako Brimob Berakhir

Sedangkan menurut Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal, mayoritas lima anggota Polri yang tewas dalam kerusuhan di Rutan Mako Brimob itu mengalami luka dalam di bagian leher akibat senjata tajam.

“Bahkan, ada pula yang mengalami luka tembak di kepala,” ujar Iqbal dalam jumpa pers di Direktorat Polisi Satwa Korps Sabhara Baharkam Mabes Polri, Kelapa Dua, Cimanggis, Depok, semalam, Rabu (09/05/2018) lansir Antara.

Menurut dia, luka akibat senjata tajam itu tampak di sekujur tubuh para korban tewas mulai dari paha, lengan, hingga sayatan di jari.

“Silakan rekan-rekan media menyimpulkan apakah ini perbuatan manusiawi atau tidak. Tapi kami hormati rule of law, proses negosiasi yang kami kedepankan,” akunya.

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:depokHumas Mabes PolriKelapa Duakerusuhan Mako BrimobM IqbalMabes PolriMako Brimob Depoknapi terorispolisiRutan Mako BrimobSyafruddinteroristerorismetukang ojekWakapolriwarga Depok
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengamat: Kerusuhan Mako Brimob Bisa Jadi Karena Napi Sakit Hati pada Polisi
Tulisan selanjutnya Usai Kerusuhan Mako Brimob, Polri: 155 Napi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?