Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Lensa

Seekor Sapi Berkepala Dua

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 17 Juli 2018 17:06 5:06 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 17 Juli 2018 17:06
Bagikan
Seekor sapi berkepala dua lahir dalam kondisi hidup di Desa Alang Kepayang, Kec. Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu, Sabtu (14/07/2018) diberi nama Bujang dan Embut.
Bagikan

SUBHANALLAH! Fenomena langka terjadi di Provinsi Riau. Seekor sapi lahir dengan dua kepala di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Kejadian ini beredar luas (viral) di media sosial.

Pantauan hidayatullah.com, Selasa (17/07/2018), tampak sapi berwarna coklat muda tersebut memiliki dua kepala yang identik dan lahir dalam kondisi hidup. Pemilik sapi itu meyakini bahwa kejadian tersebut merupakan kekuasaan Allah Subhanahu Wata’ala.

“Anak sapi berkepala dua, milik Bapak Ilham. Memiliki 2 pasang bola mata, dua telinga, dan 4 kaki (di) Desa Alang Kepayang, Kec. Rengat Barat, Kabupaten Inhu, Riau,” tulis penggunggah video tersebut ke laman berbagi video Youtubenya atas nama saipul annuar,sp, dipublikasikan tertanggal 15 Juli 2018.

Sapi berkepala dua tersebut merupakan milik seorang petani bernama Ilham, 55 tahun, asal Desa Alang. Ilham saat dikonfirmasi menjelaskan, awalnya ia mengira anak sapi itu sudah mati karena proses kelahirannya sangat lama, dari jam 10 pagi sampai sore baru lahir.

“Ternyata yang bikin susah keluar dari induknya itu karena kepalanya ada dua. Ini kuasa Allah,” ujarnya kutip Antara, Selasa (17/07/2018).

Baca Juga

[Berita Foto] Lesunya Pasar Tradisional, Dorong UMKM Optimalkan Penjualan Online melalui Shopee
[Foto] Selalu Terdepan Wujudkan Rumah Impian
Melihat dari Dekat Pembangkit Listrik Biogas Gamping
Layanan TIKI Jangkau hingga Pelosok Negeri
Pengusaha Reptil Sukses Bersama TIKI

Anak sapi berkelamin jantan itu merupakan anak ketiga dari induk betina yang dipelihara Ilham. Sapi berkepala dua itu lahir pada Sabtu (14/07/2018), dan butuh enam jam lebih untuk proses persalinan dari pukul 10.00 hingga 16.30 WIB.

“Biasanya persalinan sapi hanya butuh satu jam, tapi yang ini lama sekali jadi saya kira sudah mati. Tapi ternyata ada hembusan napas dari hidungnya. Jadi langsung saya sedot lendir yang ada dihidungnya supaya bisa bernapas,” ujar Ilham yang mengaku sudah pengalaman sebagai peternak sapi.

Sapi tersebut diperkirakan memiliki bobot sekitar 13-15 kilogram, dan kini kesehatannya ditangani oleh seorang petugas peternakan lapangan dari Dinas Pertanian dan Perikanan Kecamatan Rengat Barat, yang bernama Jebul Suharto.

“Anak sapi ini punya dua kepala yang dempet, tapi lehernya cuma satu. Otaknya ada dua, telinga dua, matanya empat, hidungnya dan mulutnya ada dua. Selebihnya seperti sapi normal,” ujar Jebul Suharto.

Ia mengatakan, indra penglihatan, penciuman, dan mulut anak sapi tersebut sejauh ini normal. Empat mata di dua kepala sapi tersebut merespons saat disorot cahaya.

“Lucunya kalau kita beri minum ke satu mulut, sapi dikepala yang satunya lagi minta minum juga,” ungkap Jebul.

Diharapkan Membawa Berkah

Anak sapi itu kemudian dinamai Bujang dan Embut oleh pemiliknya.

Ilham menjelaskan, nama Bujang digunakan untuk menandai bahwa sapi tersebut jantan. Sementara nama Embut untuk kepala lainnya, merupakan kata dalam bahasa setempat yang artinya membawa hal baik dan barokah.

Ia berharap sapi berkepala dua tersebut bisa terus hidup dan tumbuh dengan sehat. “Saya akan terus pelihara, tidak akan dijual. Semoga sapi ini bisa membawa barokah untuk keluarga saya,” ungkapnya.

Anak sapi itu sampai Selasa ini belum bisa berdiri sendiri. Badannya tidak bisa menopang dua kepala yang ada pada satu leher. Ilham harus memeras susu dari induk sapi untuk memberi makan anak sapi berkepala dua itu.

“Ya saya langsung yang memeras susu untuk anak sapi ini,” ujarnya.

Seekor sapi berkepala dua lahir dalam kondisi hidup di Desa Alang Kepayang, Kec. Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu, Sabtu (14/07/2018) diberi nama Bujang dan Embut. [Foto: Ist./youtube]
Ilham, sempat memberikan susu bayi untuk anak sapi langka itu karena panik melihat binatang peliharaannya tidak bisa berdiri. “Saya kasihan melihatnya tidak bisa berdiri untuk menyusui ke induknya. Jadi saya pergi ke warung beli susu bayi SGM,” ujar Ilham.

Jebul Suharto, yang kini membantu penanganan kesehatan anak sapi itu mengatakan, dampak dari pemberian susu bayi mengakibatkan sapi tersebut terkena diare.

“Kemungkinan anak sapi kena diare karena pengaruh susu bayi itu, tetapi kondisinya secara umum masih sehat. Saya sudah melarang pemiliknya jangan diberi susu itu lagi,” ujarnya.

Menurut dia, anak sapi tersebut tidak kuat berdiri karena lehernya tidak kuat menopang dua kepala. “Lehernya cuma satu, tetapi kepalanya dua sehingga ukurannya tentu dua kali dari normalnya,” jelas Jebul.

Dia menyarankan agar pemilik sapi tetap memberikan susu dari induk sapinya. Karena anak sapi tidak bisa menyusui langsung, pemiliknya terpaksa berusaha ekstra karena harus memerah susu induk sapi tersebut. Maha Suci Allah!*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anak sapiBujang dan EmbutDesa Alang Kepayangfenomena langkaIlhamIndragiri HuluJebul Suhartokejadian langkaRengat BaratRiausapisapi ajaibsapi berkepala duaunik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lebih dari Separuh Orang yang akan Dideportasi Jerman Menghilang
Tulisan selanjutnya Pemberangkatan Jamaah Haji Hari Pertama Dinilai Lancar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Berita
30 Agustus 2026 10:37
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaLensa

[Foto] Cepat dan Hemat Pakai Kuota Edukasi Indosat

6 November 2023 18:24
BeritaLensa

Semangat Guru Tunanetra Mengajar

31 Oktober 2023 17:47
BeritaLensa

Program Dekarbonisasi PTBA Tanjung Enim

20 Oktober 2023 20:49
BeritaLensa

Museum Batu Bara, Nilai Tambah untuk Indonesia

20 Oktober 2023 12:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?