Hidayatullah.com– Jamaah (calon) haji Indonesia hari ini mulai diberangkatkan menuju Tanah Suci. Ada 11 kloter yang berangkat dari enam embarkasi, yaitu: Padang, Jakarta-Pondok Gede, Solo, Surabaya, Makassar, dan Lombok.
Menteri Agama Lukman Hakim menilai, proses pemberangkatan jamaah Indonesia pada hari pertama berjalan lancar. Lukman berharap hal sama akan berlangsung hingga akhir pemberangkatan jamaah ke Arab Saudi.
Sebanyak 4.486 jamaah secara bertahap diterbangkan sejak dini hari tadi hingga malam nanti. Mereka tergabung dalam 11 kelompok terbang (kloter) yang berangkat dari enam embarkasi, yaitu: Padang, Jakarta-Pondok Gede, Solo, Surabaya, Lombok, dan Makassar.
Pemberangkatan jamaah gelombang pertama akan terus berlangsung hingga 29 Juli 2018. Jamaah akan langsung menuju Madinah untuk menjalankan ibadah arbain, baru kemudian ke Makkah. Sedangkan jamaah gelombang kedua, akan diberangkatkan menuju Jeddah lalu ke Makkah dari 30 Juli hingga 15 Agustus 2018.
“Mudahan-mudahan kondisi lancar seperti ini akan terus berlangsung hingga berakhirnya gelombang pertama kedua pada 15 Agustus 2018. Sehingga seluruh jamaah haji kita bisa bertolak dari tanah air menuju Tanah Suci,” ujar Menag usai melepas jamaah kloter pertama Embarkasi Surabaya (SUB 01) di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, Selasa lansir Kemenag.
“Kita bersyukur seluruh persiapan haji di Tanah Suci, baik Madinah, Makkah, serta Arafah, dan Mina sudah kita siapkan dengan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan haji tahun ini bisa berlangsung lebih baik dan lancar dari tahun sebelumnya,” sambung Menag.
Sejalan dengan itu, Kementerian Agama terus memproses penyelesaian penerbitan visa jamaah haji. Kasubdit Dokumen dan Perlengkapan Haji Nasrullah Jasam mengatakan, visa yang terbit sudah mencapai 280 kloter.
“Sebanyak 120 ribu visa sudah selesai atau sekitar 280 kloter,” terang Nasrullah di Jakarta, Selasa.
Baca: 450 Jamaah Calhaj Kloter 1 Embarkasi Surabaya Diberangkatkan
Kuota Haji Indonesia tahun 2018 berjumlah 221.000, terdiri dari 204.000 jamaah haji reguler dan 17.000 jamaah haji khusus. Jamaah haji reguler terbagi menjadi 511 kloter. Sebanyak 231 kloter diberangkatkan pada gelombang pertama, sedang 280 kloter diberangkatkan pada gelombang kedua.
“Visa 231 kloter yang berangkat pada gelombang pertama hingga 29 Juli mendatang sudah siap,” tutur Nasrullah.
“Sampai hari ini, sudah 49 kloter jamaah gelombang kedua yang visanya sudah terbit,” sambungnya.
Nasrullah berharap proses penerbitan visa jamaah sudah selesai sebelum pemberangkatan jamaah gelombang kedua. Menurutnya, sampai saat ini hampir seluruh paspor jamaah haji juga sudah diserahkan ke Direktorat Layanan Haji dalam Negeri untuk diproses visanya.
“Paspor tinggal enam ribuan yang belum diserahkan ke pusat, dan itu semuanya jamaah yang berangkat gelombang kedua,” tandasnya.*
Baca: Haji Tahun Ini Pemeriksaan Imigrasi Jamaah Indonesia dan Malaysia Lebih Cepat