Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Ormas Islam NTB Dampingi Perekam Video Dugaan Penyebar Misi Berkedok Bantuan

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 31 Agustus 2018 18:48 6:48 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 31 Agustus 2018 13:00
Bagikan
Perwakilan ormas-ormas Islam berkoordinasi di Kantor MUI NTB, Mataram, sebelum ke Polda NTB mendampingi Dewi Handayani, Jumat (31/08/2018). Dewi perekam video dugaan bantuan berkedok misi agama tertentu terhadap pengungsi korban gempa di Lombok Utara, NTB.
Bagikan

Hidayatullah.com– Dugaan terjadinya dugaan penyebaran misi agama tertentu terhadap korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang mem-viral belakangan ini ditanggapi oleh sejumlah ormas Islam dan kelompok masyarakat setempat.

Kamis (30/08/2018) kemarin sejumlah perwakilan ormas menyampaikan pernyataan sikapnya atas dugaan penyebaran misi agama tertentu berkedok pemberian bantuan korban gempa tersebut.

“Sehubungan dengan terjadinya kasus yang sudah tersebar luas di media sosial atas dugaan Kristenisasi yang terjadi di Kabupaten Lombok Utara, kami segenap organisasi masyarakat Islam se-NTB menyatakan sikap,” demikian bunyi salinan surat pernyataan tertanggal kemarin diterima hidayatullah.com.

Baca: Polda NTB Periksa Perekam Video Dugaan Bantuan Berkedok Misi Agama Tertentu

Sikap tersebut, pertama, keprihatinan yang mendalam atas kasus yang terjadi.

Kedua, menolak dengan tegas segala upaya penyampaian ajaran agama kepada orang yang berbeda keyakinan dengan alasan apapun terhadap korban bencana gempa bumi di Lombok.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Poin ketiga, ormas Islam juga meminta kepada kepolisian untuk mencabut pernyataan bahwa kejadian tersebut tidak benar adanya dan bukan berita bohong.

“(Kepolisian agar) mengusut kasus tersebut dengan sebaik-baiknya dengan tidak memposisikan pembuat dan penyebar video rekaman sebagai sumber permasalahan (tersangka),” demikian tertulis.

Kepolisian juga diminta menangkap terduga para pelaku penyebaran misi agama tertentu dan memproses sesuai undang-undang yang berlaku.

Kepolisian juga diminta menjalankan Surat Keputusan Bersama (SKB) dua menteri antara Menteri Agama dan  Menteri Dalam Negeri No 1 Tahun 1979.

“(Kepolisian agar) meminta segenap instansi terkait untuk tetap menjaga terciptanya kondisi nyaman dan aman pada proses pemulihan pasca gempa” pintanya.

Baca: Din: Jangan Lakukan Pemurtadan Pengungsi Lombok

Kemudian, pada poin keempat pernyataan itu, ormas-ormas Islam juga meminta kepada seluruh lapisan masyarakat yang bermaksud meringankan korban gempa untuk tetap menghormati keyakinan dan agama yang dianut para korban.

Surat pernyataan tersebut dibuat di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTB, Mataram, ditujukan kepada Ketua MUI NTB  untuk kemudian diteruskan kepada para pejabat terkait. Yaitu; Gubernur NTB, Kapolda NTB, Kabinda NTB, Kakesbangpol Dagri NTB, Komandan Korem 162, Komandan Lanal Ampenan, Komandan Lanud Rembiga, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi NTB, dan seluruh bupati/wali kota se-NTB.

Salah seorang relawan kemanusiaan lokal yang turut menginisiasi pernyataan sikap tersebut, Zul, mengakui dugaan penyebaran misi agama tertentu terhadap korban gempa Lombok tersebut memang ada.

“Mereka senyap (gerakannya),” ujarnya kepada hidayatullah.com, Jumat (31/08/2018) pagi melalui pesan singkatnya di WhatsApp.

Sementara itu, informasi diperoleh media ini, seorang Muslimah yang disebut-sebut perekam peristiwa dugaan penyebaran misi agama tertentu tersebut, bernama Dewi Handayani, dipanggil kepolisian untuk diperiksa terkait kasus itu.

Dewi akan diperiksa Polda NTB pada hari Jumat pagi ini sekitar pukul 09.00 waktu setempat.

Ormas-ormas Islam diagendakan mendampingi dan mengawal proses pemeriksaan tersebut.

“Dewi pahlawan umat Islam, yang telah merekam peristiwa yang diduga ada misi Kristenisasi pasca bencana Lombok…. Untuk mendukung pahlawan umat Islam Lombok, ayo ikut dampingi Dewi. Kita berkumpul dan berangkat bersama-sama dari kantor MUI Provinsi NTB kumpul 08.000-selesai,” demikian tertulis pada informasi yang diteruskan Zul kepada hidayatullah.com.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dewi Handayanigempa Lombokgempa NTBkorban gempakristenisasiLombokLombok UtaraNTBormas Islam NTBpemurtadanpenyebaran misi agamaPolda NTB
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Buntut Persekusi Neno, Kabinda Riau dikabarkan Ditolak BEM UNRI
Tulisan selanjutnya RI: Sudah Saatnya Myanmar Serius Tindaklanjuti Temuan PBB

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?