Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Australia Berikan Sanksi Lima Jenderal Myanmar

Ahmad
Terakhir diupdate: 23 Oktober 2018 21:17 9:17 pm
Ahmad
Dipublikasikan 23 Oktober 2018 21:17
Bagikan
Jenderal Min Aung Hlaing
Bagikan

Hidayatullah.com– Australia menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap lima jenderal Myanmar yang dituduh bertanggung jawab atas aksi kekerasan terhadap etnis minorits Rohingya di Rakhine. Langkah serupa telah diterapkan oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Australia akan membekukan aset kelima perwira tersebut. Satu dari lima orang itu adalah seorang Letnan Jenderal yang memimpin sebuah operasi khusus yang diyakini berada di balik kekejaman terhadap Rohingya.

“Para petugas, Aung Kyaw Zaw, Maung Maung Soe, Aung Aung, Than Oo, dan Khin Maung Soe bertanggung jawab atas pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh unit di bawah komando mereka,” kata Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne, seperti dilaporkan AFP, Selasa (23/10/2018).

Baca: Myanmar Pecat 7 Jenderal yang terlibat Pembentaian setelah Sanksi Uni Eropa 

Kelima jenderal, beberapa dari mereka diyakini sudah mundur dari jabatannya, juga akan dilarang berkunjung ke Australia.

Sekitar 700 ribu etnis muslim Rohingya terusir dari kampung halaman mereka di Rakhine sejak 2016.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Eksodus terjadi tahun lalu saat militer Myanmar melancarkan operasi besar-besaran di Rakhine.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut operasi tersebut dapat dikategorikan “pembersihan etnis” terhadap Rohingya. Namun Myanmar berkukuh operasi di Rakhine semata untuk memburu kelompok Arakan Rohingya Security Force/ARSA atau dikenal  dengan Harakah al-Yaqin dituduh bertanggung jawab atas serangan ke sejumlah pos polisi.

Tim pencari fakta PBB meminta Dewan Keamanan (DK) PBB merujuk situasi di Myanmar ke Pengadilan Kriminal Internasional di Den Haag.

Baca:   Israel Terus Persenjatai Militer Myanmar 

Tim menawarkan opsi lain, yakni agar DK PBB membentuk pengadilan internasional ad hoc seperti yang sudah pernah dilakukan dalam menangani kasus Yugoslavia di masa lalu.

DK PBB juga diserukan memberlakukan embargo senjata terhadap Myanmar, menjatuhkan sanksi kepada individu-individu yang bertanggung jawab, untuk menyeret mereka ke ICC.

Sebelum ini, Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa mengumumkan akan membekukan aset petugas termasuk seorang jenderal yang memerintahkan kelompok operasi khusus yang diyakini berada di balik kekejaman terhadap Rohingya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Arakan Rohingya Security ForceARSAAustraliajenderalmyanmarRakhineRohingyaSanksisanksi ekonomiUni Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Erdogan: Pembunuhan Khashoggi ‘Direncanakan’
Tulisan selanjutnya 41 Jamaah Masjid Tewas oleh Serangan Koalisi Amerika di Timur Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Berita
15 Oktober 2026 14:10
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?