Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Israel Terus Persenjatai Militer Myanmar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 September 2017 23:24 11:24 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 September 2017 05:17
Bagikan
Salah satu contoh senjata yang dijual ‘Israel’ ke Myanmar
Bagikan

Hidayatullah.com–Israel’ terus menjual senjata ke Myanmar, meskipun dunia mengecam aksi brutal terhadap Muslim Rohingya di negara tersebut. Menurut surat kabar Haaretz, merespon petisi yang diajukan oleh para relawan hak asasi manusia yang menentang penjualan senjata tersebut, Menteri Pertahanan ‘Israel’ Avigdor Lieberman mengatakan: “Itu jelas masalah diplomatik.”

Dikutip Sahabat al Aqsha dari MEM, peralatan perang yang dijual kepada Myanmar meliputi lebih dari 100 tank, senjata-senjata dan kapal-kapal yang telah digunakan polisi perbatasan Myanmar dan melakukan banyak sekali tindakan kekerasan terhadap Muslim Rohingya. Dalam rapat Knesset pada Juni lalu, Lieberman mengatakan bahwa kebijakan ‘Israel’ (menjual senjata ke Myanmar-red) telah menaati “pedoman yang diterima dunia”. Mahkamah Agung ‘Israel’ dijadwalkan akan meninjau petisi yang diajukan oleh kelompok-kelompok HAM akhir bulan ini.

Baca: Israel Dukung Senjata dan Pelatihan Militer pada Rezim Myanmar

Sering dianggap sebagai orang-orang yang paling teraniaya di dunia, kekerasan terhadap Muslim Rohingya kembali meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Penindasan terhadap kaum minoritas Muslim Rohingya oleh populasi mayoritas Budha di sana mulai menarik perhatian publik saat terjadi pada 2012, meskipun sebenarnya warga Rohingya telah melarikan diri dari kezhaliman rezim Myanmar sejak tahun 1990-an.

Data PBB memperkirakan, sekitar 90.000 Muslim Rohingya terpaksa melarikan diri dalam sepuluh hari terakhir, mereka ketakutan karena desa-desa mereka dibakar serdadu brutal Myanmar. Organisasi-organisasi HAM telah mendokumentasikan terjadinya perkosaan massal, pemenggalan kepala dan pembakaran warga sipil, termasuk bayi-bayi.

Baca:  Min Aung Hlaing, Jagal Myanmar Penyulut Pembantaian di Rakhine?

Pemerintah Myanmar, yang dipimpin oleh peraih penghargaan Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi, menuding Muslim Rohingya secara ilegal menduduki wilayah orang Burma dan menolak tudingan genosida. Suu Kyi mendapat kecaman keras karena dukungannya terhadap militer Myanmar dan tuntutan publik dunia agar penghargaan Nobel Perdamaian yang diterimanya dibatalkan pun tak pernah surut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kebanyakan dari para pengungsi, yang mayoritas adalah wanita, anak-anak dan lansia, melarikan diri ke Bangladesh.

Sekitar 125.000 orang tiba di Bangladesh sejak 25 Agustus lalu, tapi pemerintah Bangladesh berulang kali menolak ratusan ribu lagi menganggap mereka tak berkewarganegaraan. Sekitar 400.000 warga Rohingya kini tinggal di kamp-kamp pengungsi sementara di sepanjang perbatasan Burma, dimana mereka rentan mendapat serangan lagi dari militer.

Turki mengecam keras tindakan Myanmar terhadap Muslim Rohingya dan berjanji akan mengangkat isu tersebut ke Majelis Umum PBB di New York akhir bulan ini.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:burmaekspor senjataetnis Muslim RohingyaisraelJenderal Min Aung Hlaing militer IsraelKekerasan Rohingyamyanmarpemerkosaan massalRakhineRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tim Advokasi: Penangkapan Kembali Alfian Tanjung Melanggar KUHP
Tulisan selanjutnya Rabithah Alam Islami Memuji Usaha Raja Salman Melayani Haji

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?