Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Dr Adian Husaini: Kaum Muslim Harus Punya Pemetaan Pemurtadan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 November 2018 22:30 10:30 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 November 2018 22:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Cendekiawan Muslim Dr Adian Husaini menyerukan, sudah saatnya kaum Muslimin berdakwah berdasarkan penelitian dalam melawan pemurtadan. Sejak ia menjadi pengurus Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) dan Muhammadiyah sampai sekarang, pemetaan tersebut belum berhasil dibuat.

“Coba kita buat pemetaan kristenisasi itu apa? Kita harus punya data yang jelas,” ujar mantan Wakil Ketua Komisi Kerukunan Umat Beragama MUI ini dalam acara seminar nasional “Mengungkap Fakta Upaya Pemurtadan Pasca Bencana dan Solusinya” di lantai empat kantor pusat MUI, Jakarta, Senin (19/11/2018).

Ia bercerita, temannya yang bekerja di satu lembaga riset pernah menunjukkan kepadanya data-data yang dipesan oleh sebuah lembaga misi Kristen di Singapura. Data itu berisi data penduduk, tokoh, orang-orang berpengaruh di situ dan lain-lain. Mereka, kata Adian, melakukan survei terlebih dahulu sebelum masuk ke daerah.

“Jadi kita (juga) mesti bergerak dengan pemetaan,” kata doktor bidang peradaban Islam di International Institute of Islamic Thought and Civilization – International Islamic University Malaysia (ISTAC-IIUM), yang disertasinya berjudul “Exclusivism and Evangelism in the Second Vatican Council”: A Critical Reading of The Second Vaticand Council Documents in the Light of the Ad Gentes and the Nostra Aetate.” ini.

Sebenarnya, kata Adian, lembaga yang paling senior menangani pemurtadan adalah Dewan Dakwah dan Muhammadiyah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Saya pernah dengar almarhum Maftuh Basyuni, ‘Andaikan tidak ada Muhammadiyah, entah apa jadinya Indonesia ini.’ Beliau orang NU, tapi mengakui dalam soal kristenisasi, Muhammadiyah punya track record (rekam jejak) yang panjang,” katanya.

Adian mengusulkan Komite Dakwah Khusus MUI mengundang beberapa anggota dua ormas tersebut untuk konsolidasi dan mematangkan lagi konsepnya supaya lebih profesional dalam melawan pemurtadan.* Andi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Adian HusainiagamaddiikristenisasiMuhammadiyahMUIpemurtadan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pasukan ‘Israel’ Serang Wartawan Peliput Palestina
Tulisan selanjutnya Ribuan Dai Bersilaturahim Naik Kapal ke Balikpapan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?