Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Hidayatullah Global Forum Bisa Jadi Peacemakers di Asia Tenggara

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 November 2018 14:25 2:25 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 November 2018 14:23
Bagikan
Acara Hidayatullah Global Forum pada Silatnas Hidayatullah di Gunung Tembak, Balikpapan, Kaltim.
Bagikan

Hidayatullah.com– Perserikatan Hidayatullah dengan jejaringnya yang luas baik regional maupun internasional, dipandang layak menjadi juru damai (pace) khususnya di Asia Tenggara atas beragam konflik horizontal yang masih kerap melanda kawasan ini.

Hal itu mengemuka dalam acara seminar bertajuk “Hidayatullah Global Forum: Tranforming Charity Organizations Into Global Peacemakers” baru-baru ini.

Acara dari rangkaian Silaturahim Nasional (Silatnas) Hidayatullah 2018 (20-25/11/2018) itu menghadirkan pembicara Wakil Presiden İnsan Hak ve Hürriyetleri İnsani Yardım Vakfı (İHH), Huseyin Oruc (Turki), dan Founder Dakwah Corner Bookstore Farid Ullah A. Hussin (Makkah).

Pembicara pertama Huseyin Oruc mengatakan peran penting yang bisa dilakukan Hidayatullah dalam upaya menciptakan perdamaian global.

Di antaranya, dia mendorong Hidayatullah memperkuat hubungan dengan Muslimin di regional Asia Tenggara dalam bentuk bantuan kemanusiaan, dialog, kunjungan dakwah ke berbagai tempat ke kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Silatnas Usai, Hidayatullah Luncurkan Gerakan Nawafil

“Dapat juga mengundang atau bekerja sama mengundang anak anak dari Pattani, Rohingya, Singapura, untuk belajar di pesantren-pesantren Hidayatullah,” kata Huseyin yang juga wakil IHH sebagai pemantau perdamaian Mindanao, Filipina Selatan.

Dia mendorong untuk membangun jaringan persaudaraan yang sangat kuat, saling membantu dan membela satu sama lain dalam satu komunitas besar umat Islam.

“Karena kita bagian dari umat ini, maka setiap kita punya hak bahkan berkewajiban untuk mewakili saudara-saudara kita yang kesusahan dan menyampaikan kesusahan mereka kepada orang lain.”

Husein Oruc menjelaskan bahwa misi bantuan dan kemanusiaan bukanlah hal yang mudah. Oruc juga mengabarkan tentang perkembangan proses perdamaian Bangsamoro di Mindanao Selatan dengan pemerintah Filipina.

Baca: Hidayatullah Jajaki Kerja Sama dengan Islamic Online University

Sebagai pemantau perdamaian resmi di daerah konflik yang sudah berlangsung lima dekade atau konfilik terlama yang terjadi di Asia Tenggara, Huseyin mengabarkan bahwa pemerintah Filipina akan memberikan hak-hak Bangsamoro.

“Sebentar lagi kita akan menyaksikan akan ada parlemen sendiri di kalangan bangsamoro sendiri, mengatur pemerintahan sendiri,” ujarnya.

Sedangkan Farid Ullah A. Hussin, pembicara kedua dalam acara yang bertujuan memperkuat hubungan Hidayatullah dengan saudara-saudara Muslim di regional Asia Tenggara ini, berbicara tentang kondisi muslim Rohingya yang sudah selama 70 tahun tidak punya kepastian tentang tanah dan hak-hak mereka.

“Semua lembaga hukum dan pengadilan internasional sudah punya pandangan hukum yang sama tentang apa yang telah terjadi di Rohingya sebagai sebuah kejahatan kemanusiaan. Tapi tak ada perubahan yang terjadi.

Saya mengira mungkin karena dua faktor, karena sistemnya yang tidak berjalan dengan benar atau pada dasarnya Rohingya Muslim sudah tidak dianggap sebagai manusia yang memiliki hak manusia,” ujar Farid Ullah..

Selain itu, Farid Ullah menyampaikan tiga tuntutan Muslim Rohingya. Pertama, kepastian bisa kembali dengan aman. Kedua, pengakuan dan hak sebagai warga negara. Dan, ketiga, perlindungan dan pengakuan dari bangsa internasional bahwa mereka dapat hidup dengan aman di tanahnya.

“Tuntutan itu hanya bisa dilakukan jika ada dukungan dari pihak internasional. Dan yang paling kami harapkan adalah dari negara-negara anggota ASEAN,” ujarnya menambahkan.

Baca: Prof Din Syamsuddin: Hidayatullah Harus Menjadi Kekuatan Penengah Umat

Di kesempatan lain, Ketua Departemen Hubungan Luar Negeri Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah, Dzikrullah W. Pramudya selaku penyelenggara acara Hidayatullah Global Forum menjelaskan peran yang dapat Hidayatullah lakukan dan tujuan acara ini.

Hidayatullah akan berupaya membangun hubungan yang erat dengan saudara-saudara Muslim di regional Asia Tenggara, sebagai upaya untuk berperan dalam perdamaian dunia.

Dzikrullah mengatakan forum ini bertujuan di antaranya untuk mendengarkan bagaimana kerja dan upaya mengentaskan problem di kawasan yang kira-kira bisa berhubungan dengan apa yang selama ini menjadi concern Hidayatullah.

“Forum juga ini memberikan pandangan pandangan horizon kepada aktivis dakwah di Silatnas ini bahwa pekerjaan kita bukan hanya ada di Indonesia tapi juga di berbagai belahan dunia. Dan kita bisa mengambil pelajaran kepada mereka yang telah lebih dulu mengerjakan seperti IHH,” kata Dzikrullah.

Selain itu, kata dia, Hidayatullah Global Forum akan menyambung silaturahim dengan saudara-saudara dari berbagai belahan dunia. “Tahun ini yang kita undang dari Turki dan Rohingya. Insya Allah dalam waktu waktu berikutnya kita akan mengundang tokoh-tokoh lainnya,” katanya.

Baca: Prof Din Syamsuddin: Hidayatullah Harus Menjadi Kekuatan Penengah Umat

Dzikrullah mengemukakan, Hidayatullah Global Forum dikembangkan bukan hanya event lima tahunan, tapi terus dikembangkan menjadi event tahunan yang isinya akan dikembangkan menjadi hal yang diinginkan khususunya menyorot isu-isu di kawasan.

Pada kesempatan tersebut, IHH membuka kesempatan kepada pemuda pemudi Hidayatullah untuk menjadi relawan IHH di berbagai negara. IHH sendiri menyandang special consultative di Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).* Rofi Munawwar

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dakwah Corner BookstoreFarid Ullah A HussinHidayatullahHidayatullah Global ForumHuseyin OrucIHHmakkahSilatnas HidayatullahSilatnas Hidayatullah 2018Turki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Din: Pejabat Kemenpora Harus Tanggung Jawab Jika Ada Masalah
Tulisan selanjutnya “Parade Huruf Hijaiyah”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?