Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Merencanakan Serangan Bom Mobil di Jerman Pemuda Suriah Dibui

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Desember 2018 06:06 6:06 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Desember 2018 06:06
Bagikan
Yamen A (kaos merah) bersama pengacaranya di pengadilan di Jerman.
Bagikan

Hidayatullah.com—Pengadilan di Jerman hari Jumat (30/11/2018) menjatuhkan hukuman penjara 6 tahun 6 bulan atas seorang pemuda Suriah berusia 20 tahun karena berencana melakukan serangan.

Dalam persidangan di Pengadilan Tinggi Regional Hamburg dipaparkan bagaimana terdakwa, yang hanya bisa diidentifikasi sebagai Yamen A, mengumpulkan bahan-bahan untuk membuat bom. Dia ditangkap di kota Schwerin akhir tahun 2017.

Jaksa menuntutnya hukuman penjara 5 tahun 6 bulan, dengan alasan terdakwa berencana membunuh atau melukai sekitar 200 orang dengan bom mobil. Namun, hakim memberikan hukuman lebih berat, dengan alasan terdakwa benar-benar ingin melancarakan serangan itu, lansir DW.

“Anda ingin merenggut nyawa orang, dan dengan demikian membahayakan keamanan negara ini,” kata hakim Ulrike Taeubner.

Dalam persidangan jaksa mengatakan bahwa terdakwa membicarakan cara-cara pembuatan bom di ruang obrolan online, dan beberapa kali mencoba meramu triacetone triperoxide (TATP). TATP adalah bahan peledak tak stabil yang pernah dipergunakan dalam sejumlah serangan bom di Eropa, termasuk serangan di lokasi konser musik di Manchester tahun 2017, serangan di Brussels tahun 2016 dan serangan di Paris tahun 2015.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tersangka tiba di Jerman bulan September 2015, setelah meninggalkan Suriah. Dia mendapatkan suaka bulan Februari 2016. Awalnya dia tinggal bersama dengan sejumlah pengungsi muda lain di sebuah rumah susun di Schwerin sebelum akhirnya pindah menempati rumah lain sendirian.

Menurut pihak berwenang dia teradikalisasi lewat internet dan pertengahan 2017 menjadi pendukung ISIS alias Daesh.

Keputusan hari Jumat itu masih bisa digugat di pengadilan lebih tinggi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dari Anak Kecil, Orangtua, hingga Kaum Difabel Ikut Reuni Akbar 212
Tulisan selanjutnya Posko Babe Haikal Banyak Dikunjungi Peserta Reuni 212

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Berita
13 Oktober 2026 16:03
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?