Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PM Trudeau Pecat Dubes Kanada untuk China

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Januari 2019 16:20 4:20 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Januari 2019 16:20
Bagikan
PM Kanada Justin Trudeau berjabat tangan dengan Dubes Kanada untuk China John McCallum (inzet).
Bagikan

Hidayatullah.com–Perdana Menteri Justin Trudeau memecat Dubes Kanada untuk China John McCallum.

Keputusan itu diambil menyusul komentar kontroversial McCallum soal penangkapan dan ekstradisi kepala keuangan perusahaan teknologi asal China Huawei.

Dalam sebuah pernyataan Trudeau mengatakan pihaknya meminta McCallum untuk mengundurkan diri, tetapi dia tidak menjelaskan alasannya, lansir BBC Sabtu (26/1/2019).

Penahanan Meng Wanzhou, yang juga putri pendiri Huawei, yang dilakukan Kanada atas permintaan Amerika Serikat telah mengeruhkan hubungan antara Ottawa dan Beijing.

Meng dituduh oleh AS tidak mematuhi ketentuan sanksi yang dijatuhkan atas Iran. Meng dan Huawei membantah tuduhan tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Semalam saya meminta dan menerima pengunduran diri McCallum sebagai duta besar Kanada untuk China,” kata PM Trudeau seperti dikutip BBC.

Trudeau mengatakan bahwa McCallum adalah seorang diplomat veteran dan membanggakan rakyat dan dia pernah menduduki banyak posisi di kabinet. PM Kanada itu menyampaikan rasa terima kasih atas pengabdian McCallum dan keluarganya.

Hari Selasa (22/1/2019) McCallum mengeluarkan pernyataan kontroversial ketika dia berargumen bahwa permintaan ekstradisi Meng oleh Amerika Serikat sangat cacat hukum.

Keesokan harinya dia mengeluarkan pernyataan bahwa dia sudah “salah bicara” dan menyesali pernyataannya itu telah menyebabkan kebingungan.

Akan tetapi hari Jumat dia justru kemudian berkomentar bahwa akan lebih baik bagi Kanada jika Amerika Serikat membatalkan permintaan ekstradisi Meng tersebut.

Meng dikeluarkan dari tahanan dengan membayar uang jaminan bulan Desember 2018. Namun, oleh pengadilan dia dikenai jam malam dan tidak dapat meninggalkan rumahnya, serta harus mengenakan alat monitor elektronik.

Kementerian Luar Negeri China mendesak para pejabat Amerika Serikat mencabut surat perintah penangkapan Meng dan membatalkan permintaan ekstradisinya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 150 Ribu Orang Semarakkan ‘Muslim Movement Indonesia’ di Bandung
Tulisan selanjutnya Jerman Berhenti Gunakan Batubara Akhir Tahun 2038

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kemenhaj Luncurkan Layanan Pengaduan Bongkar Mafia Haji dan Umrah

Berita
15 September 2026 20:34
MUI Titip Pesan kepada Menkeu Suahasil: Jaga APBN dan Perkuat Ekonomi Syariah
Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab
Dorong Tinggalkan Kebiasaan Scrolling, Singapura Beri Imbalan Warganya yang Baca Buku
Tingkatkan Publikasi Internasional, Unhan RI Tekankan Integritas dan Etika Pemanfaatan AI

Terbaru

  • Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
  • Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
  • Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina
  • Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat
  • Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab
  • Asap Tebal Muncul Dekat Bandara, Houthi Klaim Lancarkan Serangan ke Riyadh
  • Tiga Tahun Perang, Penjajah ‘Israel’ Mulai Kehabisan Tentara dan Peralatan
  • Di Jepang Sekarang Ada 100.000 Orang Berusia 100 Tahun atau Lebih
  • Dapat Izin dari Indonesia, Malaysia akan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
  • Masjid Polisi Diserang Bom Mobil Saat Shalat Jumat di Khyber Pakhtunkhwa

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?