Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pelajar Jayapura Alami Kesulitan Akibat Pemblokiran Internet

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 September 2019 16:23 4:23 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 September 2019 16:23
Bagikan
[Ilustrasi] Pemblokiran.
Bagikan

Hidayatullah.com– Akses internet pada sejumlah kota di tanah Papua masih diblokir, meskipun penutupan atau blokir akses internet di Papua dan Papua Barat telah dibuka di 29 kabupaten dan 13 kabupaten.

Di antara kota yang masih diblokir akses internetnya adalah Kabupaten Jayapura. Pemblokiran membuat warga Jayapura kesuliatan. Para pelajar di Jayapura, Papua, mengalami kesulitan mengerjakan tugas-tugas sekolah.

Seperti yang dialami Maharani dan Trifosa, murid Sekolah Menengah Kejuruan YPKP Sentani, yang mengalami kesulitan dalam proses belajar. Keduanya tak lagi bisa mencari data lewat Google untuk mengerjakan tugas sekolah.

“Jadi susah mencari informasi,” ujar Maharani, diamini Trifosa, Kamis (05/09/2019, di Sentani, Kabupaten Jayapura.

Apalagi, saat ini murid Program Studi Keperawatan itu sedang menjalani praktik kerja lapangan (PKL) pada salah satu rumah sakit di Sentani. Mereka harus menyelesaikan laporan sebelum PKL rampung pada tanggal 14 bulan September ini.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Maharani mengaku, selain untuk mencari bahan tugas, ia kerap berselancar di internet guna mengakses media sosial seperti YouTube atau Instagram. Mereka memperoleh banyak pengetahuan soal racikan kimia dan obat lewat laman YouTube.

“Kami berharap internet cepat nyala, agar tugas bisa selesai dan tidak terganggu,” ujar Maharani kutip Anadolu Agency.

Diketahui, sejak Rabu (04/09/2019), pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengumumkan pembatasan internet di Papua sudah dicabut secara bertahap.

Namun nyatanya hingga Kamis, masyarakat masih kesulitan untuk mengaksesnya. Kemkominfo mengatakan masih melihat situasi di Jayapura. Apabila sudah dianggap kondusif, pada satu atau dua ini blokir internet akan dibuka.

Pemerintah tidak memberi penjelasan mengapa internet di Jayapura, dan 12 daerah lainnya di Papua dan Papua Barat masih diblokir.

Kesulitan mengakses internet itu juga dialami oleh Briyan, 17, siswa SMA PGRI Jayapura. Seperti Maharani dan Trifosa, Briyan rutin menggunakan internet untuk mengerjakan tugas sekolah dan mengakses media sosial seperti YouTube. “Bagaimana ini, tugas sekolah terganggu, unggah foto ke Instagram juga susah,” ungkapnya.

Internet tidak hanya gagal diakses lewat ponsel Briyan, namun juga jaringan Wi-Fi di rumahnya. Briyan memperoleh informasi jika akses internet melalui Wi-Fi di hotel atau perkantoran sudah lancar. Akan tetapi, ia mengaku segan menumpang internetan di sana.

“Harapannya sinyal kembali normal, di ponsel ataupun wifi,” ujarnya.

Semalam, Rabu pukul 23.00 WIB tadi, pemerintah membuka blokir layanan internet di 29 kabupaten di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Dari 29 kabupaten yang sudah dibuka blokir internetnya, 19 kabupaten di antaranya berada di Provinsi Papua. Yaitu kabupaten Keerom, Puncak Jaya, Puncak, Asmat, Boven Digoel, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, Intan Jaya, Yalimo, Lanny Jaya, Mappi, Tolikara, Nduga, Supiori, Waropen, Merauke, Biak, Yapen, dan Kabupaten Sarmi.

Sisanya, atau 10 kabupaten berada di provinsi Papua Barat, yaitu kabupaten Fakfak, Sorong Selatan, Raja Ampat, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kaimana, Tambrauw, Maybrat, Manokwari Selatan, dan Pegunungan Arfak.

Pemerintah masih memblokir internet di 10 kabupaten di Provinsi Papua, yakni Kabupaten Mimika, Paniai, Deiyai, Dogiyai, Jayawijaya, Pegunungan Bintang, Numfor, Kota Jayapura, Yahukimo, dan Nabire.

Tiga kabupaten di Provinsi Papua Barat yang masih diblokir ialah Kota Sorong, Kabupaten Sorong dan Kota Manokwari.

“Pembukaan kembali blokir atas layanan data di sejumlah besar wilayah Papua dan Papua Barat dilakukan setelah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum/keamanan setelah mempertimbangkan situasi keamanan di wilayah-wilayah tersebut sudah pulih atau normal serta mempertimbangkan sebaran informasi hoaks, kabar bohong, ujaran kebencian, hasutan dan provokasi terkait dengan isu Papua sudah mulai menurun,” ujar Ferdinandus Setu Plt. Kepala Biro Humas Kemkominfo dalam siaran persnya kemarin diakses hidayatullah.com, Kamis (05/09/2019).*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:internetjayapuraKemkominfoPapuaPapua Baratpemblokiran internet
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 8 Bulan, Sudah Ratusan Disabilitas Dapat Lapangan Kerja di Jakarta
Tulisan selanjutnya Trump Danai Tembok Perbatasan Meksiko Pakai Anggaran Pendidikan Anak Tentara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?