Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pesantren Terdampak Asap Kebakaran di Kalbar

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 15 September 2019 15:09 3:09 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 15 September 2019 15:09
Bagikan
Para ustadz dan santri Pondok Pesantren Tahfizhul Qur'an Hidayatullah Pontianak, Kelurahan Batu Layang, Kalbar, turut terpapar asap, namun tetap belajar, Ahad (15/09/2019).
Bagikan

Hidayatullah.com– Polusi asap yang turut terjadi di Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), dan sekitarnya, berdampak pula pada aktivitas masyarakat, termasuk dunia pendidikan. Secara lebih khusus pondok pesantren.

Ketua DPW Hidayatullah Kalbar Nur Kalam kepada hidayatullah.com, Ahad (15/09/2019) melaporkan kondisi Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Hidayatullah Pontianak, Kelurahan Batu Layang, Kalbar, yang turut terpapar asap.

Tampak asap meliputi kompleks pesantren tersebut. Walau begitu, para ustadz dan santri tetap menjalankan kegiatan ibadah dan pendidikan khususnya di area masjid yang semi terbuka.

“Suasana pagi seperti ini masih diselimuti kabut asap. Matahari hampir tidak kelihatan (karena asap). Sekeliling pondok masih diselimuti asap,” ujarnya kepada hidayatullah.com, Ahad (15/09/2019) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak meliburkan kegiatan belajar mengajar (KBM) tingkat PAUD/TK, SD, dan SMP.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Salah seorang santri pesantren itu yang sekolah di pendidikan negeri terpaksa tidak bersekolah sementara karena KBM diliburkan akibat memburuknya kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“1 orang (santri sekolah) di MAN 3,” ujar Nur Kalam.

Selain itu, pesantren tersebut juga terdampak asap karena terjadi kebakaran hutan di sekitar pesantren.

Nur Kalam pun berharap situasi tersebut segera berlalu dan tidak berdampak lebih jauh lagi, terutama bagi kesehatan penghuni pondok, secara khusus para santri.

“Mohon doanya ikhwah. Semoga anak-anak santri sehat selalu. Karena saat ini pondok berasap karena hutan sekelilingnya terbakar,” ujarnya berharap doa kepada para jamaah kemarin sore.

Namun demikian, hingga semalam, secara umum kegiatan di pesantren masih berlangsung normal meskipun terpapar asap.

“(Cuma) anak-anak sekolah umum negeri sudah beberapa hari diliburkan,” ujarnya seraya mengisyaratkan kesedihannya atas kondisi yang terjadi.

Wiranto Dikecam

Sementara itu sebelumnya, Ketua Persatuan Peladang Kalimantan Barat, Yohanes Mijar Usman mengecam Menko Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Republik Indonesia, Wiranto yang menuduh peladang sebagai penyebab kebakaran hutan dan lahan.

Katanya seluruh masyarakat Peladang tak terima dengan pernyataan Wiranto.

Ia menilai, pemerintah tidak melihat lebih jauh hal lain yang menyebabkan kebakaran hutan dan lahan yang menghasilkan petaka asap.

“Jangan kambinghitamkan peladang,” tegasnya, Sabtu (14/09/2019) kutip TribunSingkawang.

Yohanes yang juga Temenggung Melona di Kecamatan Menukung, Kabupaten Melawi menegaskan, praktik berladang yang dilakukan masyarakat di komunitas telah dilakukan sebelum negara Indonesia.

Bahkan saat itu tidak pernah heboh bencana kebakaran hutan dan lahan karena peladang.

Menurutnya, bencana asap yang terjadi disebabkan seperti asap pabrik dan asap dari kebakaran pada konsesi perkebunan kelapa sawit yang saat ini terjadi.

“Di Kota Pontianak tidak ada orang berladang, tetapi asap ada di sana, kenapa? Jadi, kami tidak terima kalau dikatakan asap karena masyarakat Peladang. Kami minta, Pak Wiranto mempertanggungjawabkan pernyataannya,” pintanya.

Masyarakat peladang di komunitas saat ini malah sedang menugal atau menanam padi. Bahkan ada yang sudah selesai menyemai benih padi di ladang.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:asapbencana asapbencana asap KalbarHidayatullahKalbarkarhutlaPondok PesantrenPontianakWiranto
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya INSISTS Gelar Seminar ‘Fenomena Transnasionalisme Islam Liberal di Dunia Akademik’
Tulisan selanjutnya 3 Santri Riau Jadi Korban Asap Karhutla, 1 terindikasi ISPA

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?