Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Menteri Agama: Tak Ada Lagi Kata Mayoritas dan Minoritas

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 Desember 2019 10:14 10:14 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Desember 2019 10:14
Bagikan
Menteri Agama Fachrul Razi (kiri) saat di Kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Kamis (12/12/2019).
Bagikan

Hidayatullah.com– Menurut Menteri Agama Jenderal (Purn) Fachrul Razi, demi toleransi umat beragama, tidak ada lagi istilah mayoritas dan minoritas.

Disebutkan, toleransi dan tenggang rasa akan melahirkan sikap saling menghargai dan menghormati antar umat beragama. Di antara contohnya yaitu sikap menghormati dalam perayaan hari besar umat beragama.

“Tidak boleh ada yang melarang umat agama lain merayakan hari keagamaannya. Tidak ada lagi kata mayoritas dan minoritas,” kata Menag dalam acara silaturahim dengan keluarga besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta di Yogyakarta, Kamis (12/12/2019).

Mantan Wakil Panglima TNI ini mengajak umat beragama agar terus mengedepankan toleran dan tenggang rasa.

Menurut Menag, kedua sikap tersebut merupakan bagian dari budaya Indonesia.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kalau di sini mayoritas pasti di daerah lain minoritas. Jadi sekali lagi mari kita kedepankan sikap toleransi dan tengang rasa,” ujarnya kutip website resmi Kementerian Agama.

Baca: Menag: Materi Khilafah Tak Hilang, Tapi Dipindahkan ke Sejarah Islam

Menag berpesan kepada segenap keluarga besar UIN Sunan Kalijaga agar bijak bermedia sosial, khususnya dalam membahas sebuah argumentasi yang berisi ayat dan hadist.

“Semua orang tahu Kemenag terdepan dalam menjaga kerukunan umat beragama dan Moderasi Beragama. Saya minta kita harus hati-hati beragumentasi di medsos yang berisi ayat maupun hadis,” pesannya.

“Jauhi hal yang aneh-aneh dan memalukan Kementerian Agama,” tandasnya.

Hadir pula dalam silaturahim ini Rektor UIN Sunan Kalijaga beserta jajaran dan Kakanwil Kemenag Yogyakarta.

Setelah acara itu, Menag dan rombongan bertolak ke kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) guna menghadiri gelaran Pidato Pengukuhan Guru Besar UMY, Haedar Nashir yang mengangkat tema Moderasi Beragama dan Keindonesiaan Perspektif Sosiologi.

Baca: Menag: Kerukunan Umat Beragama di Indonesia Meningkat

Sebelumnya, Indeks kerukunan umat beragama di Indonesia meningkat pada tahun ini dari tahun sebelumnya, sebagai hasil survei Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) 2019 yang dirilis Kementerian Agama, Rabu (11/12/2019).

Berdasarkan survei Indeks KUB 2019 yang dilakukan Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kemenag ini, skor Indeks KUB pada tahun 2019 ini menunjukkan angka rata-rata nasional pada poin 73,83 dari rentang 0-100, atau masuk kategori “Rukun Tinggi”.

Menteri Agama Jenderal (Purn) TNI Fachrul Razi mengatakan bahwa terjadi peningkatan indeks kerukunan beragama di Indonesia.

“Angka ini meningkat jika dibanding hasil yang diperoleh tahun lalu, yaitu 70,90. Tapi masih rendah jika dibanding perolehan angka indeks tahun 2015, yaitu 75,36,” ujarnya ketika menyampaikan nilai Indeks KUB 2019, di Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Menurut Menag, meskipun tren Indeks KUB menurun dibandingkan tahun 2015, namun dalam lima tahun belakangan, angka rata-rata Indeks KUB selalu berada di atas angka 70 alias pada kategori tinggi.

Indeks KUB mengukur tingkat kerukunan umat agama di Indonesia. Ada tiga dimensi yang diukur untuk memperoleh indeks tersebut, yaitu toleransi, kesetaraan, dan kerjasama di antara umat beragama.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Fachrul RaziKemenagKerukunan Umat BeragamamayoritasMenagminoritastoleransi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya DPR: Literasi Rendah, Anak di Daerah 3T Tak Pernah Lihat Buku
Tulisan selanjutnya Pidato Haedar Nashir Guru Besar UMY: Indonesia Seakan Darurat Radikalisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?