Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Puluhan Ribu Warga dan Anak-anak Ikut Merayakan Hari Jadinya HAMAS ke-32 di Gaza

Ahmad
Terakhir diupdate: 16 Desember 2019 06:51 6:51 am
Ahmad
Dipublikasikan 16 Desember 2019 06:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com-Puluhan ribuan warga Palestina –termasuk ibu-ibu dan anak-anak- ikut turun ke jalan hari Jumat di Jalur Gaza utara, untuk ikut merayakan peringatan ke-32 Harakah al-Muqawamah al-Islamiyah/ Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas).

Warga membanjiri jalan Jabalia dekat kota Gaza, banyak dari mereka membawa anak-anaknya ke reli.

“Rakyat datang dari jalanan untuk menegaskan Ikrar kesetiaannya kepada Hamas pada ulang tahunnya yang ke-32, untuk meneruskan jalan jihad dan perlawanan melalui jalan para martir dan kemartiran sampai pembebasan Baitul Maqdis, insya Allah, ” kata Abu Osama, salah satu demonstran.

[Sumber: PalestinaNow]
Hamas memberi nama perayaan tahun ini dengan nama “Dengan Pedang Kita Tebas Pendudukan”, dikaitkan dengan operasi sayap militer Hamas, ketika menggagalkan sebuah rencana oleh unit khusus Zionis-Israel yang ditujukan untuk perlawanan Palestina tahun lalu.

Untuk pertama kalinya, Hamas tidak menyelenggarakan rapat umum di kota Gaza untuk para pendukungnya, di mana para pemimpin dari partai-partai lain biasanya menyampaikan pidato, mengagungkan perlawanan Palestina.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Untuk menghadapi krisis keuangan, tahun ini Hamas merencanakan pawai di berbagai kota di sepanjang Jalur Gaza, kutip Middle East Monito (MEMO).

[SAID KHATIB / AFP]
Aksi yang digelar usai shalat Jum’at (13/12/2019) tersebut bertujuan mengenang kembali para pejuang Palestina yang gugur dalam perjuangan membebaskan Palestina.

Peserta dan pendukung Hamas mengibarkan bendera dan foto-foto almarhum pendiri dan pemimpin Hamas, ketika mereka mendengarkan pidato para pemimpin Hamas.

Selama pawai yang diselenggarakan di kota Jabalia, utara Jalur Gaza, anggota Biro Politik Hamas, Fathi Hammad, mengumumkan: “Rakyat kita tidak akan menyerah melawan sampai pendudukan Israel telah berakhir.”

Dia menambahkan: “Waktu untuk memaksakan solusi telah berlalu, dan jika pendudukan Israel menolak semua solusi yang diusulkan dan tidak menghentikan pelanggarannya terhadap rakyat kami di bawah tekanan perlawanan rakyat, kami akan melanjutkan perlawanan bersenjata.”

Pemimpin senior Hamas memuji Ruang Operasi Bersama sayap militer faksi Palestina di Gaza, menekankan: “Ruang Operasi Gabungan akan tetap menjadi badan tertinggi untuk perlawanan rakyat dan bersenjata.”

Mengomentari masalah tahanan Israel yang ditangkap oleh perlawanan Palestina, Hammad mengungkapkan: “Tampaknya pendudukan Israel tidak tertarik dengan pembebasan tentara tawanannya. Kami tidak akan pernah membebaskan mereka tanpa membebaskan tahanan kami.”

Mengenai persatuan nasional dan pemilihan umum, ia menjelaskan: “Hamas tidak memiliki sanksi apa pun atas pencapaian persatuan nasional. Ini juga siap untuk pemilihan dan kami meminta Presiden Mahmood Abbas untuk mengeluarkan dekrit pemilihan sesegera mungkin. ”

Sementara itu, juru bicara Hamas, Hammad Al-Reqib, memberitahu pawai di kota Khan Younis, di selatan Jalur Gaza, bahwa gerakannya “tidak memiliki masalah dengan pluralitas politik dan bersikeras membentuk pemerintahan dari berbagai faksi Palestina ketika ia memenangkan pemilihan pada tahun 2006, yang ditolak oleh faksi-faksi Palestina. ”

 

Pejuang Izzudin al Qassam dengan senjata

Intifada

Hamas merilis pernyataan pertamanya pada 14 Desember 1987, hanya lima hari setelah dimulainya intifada pertama. Intifada dipicu ketika seorang pengemudi truk Israel menabrak sejumlah pekerja Palestina di timur kota Gaza ketika mereka kembali ke rumah setelah hari kerja yang panjang di Israel, menewaskan empat dan melukai 10 lainnya.

Hamas adalah gerakan Palestina dengan ideologi Islam yang telah mendedikasikan dirinya untuk memerangi pendudukan dan penjajah Israel di wilayah Palestina.

Didirikan Sheikh Ahmed Yassin, yang akhirnya syahid oleh helikopter Israel pada 22 Maret 2004. Pembunuhannya diawasi langsung oleh almarhum Perdana Menteri Israel Ariel Sharon.

Sejak didirikan, Hamas memerintahkan para anggota dan pendukungnya di seluruh wilayah pendudukan untuk terlibat secara luas dalam intifada. Hamas memiliki akar yang dalam di antara orang-orang Palestina yang dihasilkannya dengan dua dekade kegiatan amal terorganisir yang mencakup layanan kesehatan dan pendidikan, serta kegiatan olahraga dan budaya.

Selama periode itu, antara 1967 dan 1987, Hamas mendirikan sejumlah badan amal sosial multi-cabang di Gaza dan Tepi Barat yang mengelola sekolah. Selain itu, ia mendirikan satu universitas besar di Gaza.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaGerakan Perlawanan Islam PalestinaHAMASHarakah al-Muqawamah al-IslamiyahIntifadaIntifadahisraelpalestinaSheikh Ahmed Yassin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mirip Xinjiang, Pemerintah Tajik Lakukan ‘Cuci-Otak’ Siswa Madrasah di Sekolah-Sekolah Tertutup [2]
Tulisan selanjutnya PKS Minta Pemerintah Indonesia Desak India Cabut UU “Anti Islam”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Berita
13 Oktober 2026 16:03
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?