Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan

Ahmad
Terakhir diupdate: 6 April 2026 21:46 9:46 pm
Ahmad
Dipublikasikan 6 April 2026 21:44
Bagikan
Kelompok Rabi Yahudi berdoa dan melakukan ritual keagamaan di terowongan Tembok Barat Masjid Al-Aqsha yang dijajah. Sementara itu, situs tersuci ketiga umat Islam ini tetap ditutup untuk jamaah Muslim selama lebih dari 36 hari
Bagikan

Hidayatullah.com— Penutupan Masjid Al-Aqsha bagi umat Islam selama lebih dari 36 hari terus menuai sorotan, setelah beredar video dan laporan yang menunjukkan adanya akses bagi kelompok Yahudi ke area Tembok Al-Buraq (Western Wall) di sisi barat kompleks tersebut.

Sejumlah unggahan yang beredar di media sosial memperlihatkan sosok yang disebut sebagai rabi dan pelajar sekolah agama Yahudi melakukan ritual keagamaan di lokasi itu, sementara jamaah Muslim masih dilarang masuk ke Al-Aqsha.

Kondisi itu memicu tudingan standar ganda terhadap pengelolaan situs-situs suci di Yerusalem, terutama karena akses ke Al-Aqsha tetap tertutup bagi jamaah Muslim, termasuk setelah Ramadan dan Idulfitri.

Media Palestina WAFA melaporkan bahwa penjajah Israel masih melanjutkan penutupan kompleks Al-Aqsha untuk hari ke-36 berturut-turut dengan alasan keamanan.

Today, Israel allowed rabbis and religious school students to enter and perform Talmudic rituals at the Western Wall of the Al-Aqsa Mosque, which has been closed to Muslims for over 36 days.

Israel justified the closure by citing the need to prevent gatherings due to Iranian… pic.twitter.com/pr6BPee1Yn

— Quds News Network (@QudsNen) April 5, 2026

Sementara itu, Quds News Network dan Palestinian Information Center menyoroti bahwa pembatasan itu berlangsung bersamaan dengan meningkatnya kekhawatiran Palestina soal perubahan “status quo” di kawasan suci tersebut.

Baca Juga

OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Dalam laporan Palestinian Information Center, peneliti urusan Yerusalem Ziyad Ibhais menyebut penutupan Al-Aqsha pada hari-hari terakhir Ramadan sebagai preseden baru sejak 1967.

Ia menilai kebijakan itu tidak bisa dibaca semata sebagai langkah keamanan sementara, melainkan sebagai bagian dari upaya lebih luas untuk membentuk “realitas baru” atas Al-Aqsha.

Pernyataan ini memperkuat kekhawatiran bahwa pembatasan berkepanjangan terhadap jamaah Muslim dapat berdampak pada pengaturan historis situs tersebut.

Sorotan juga menguat di media sosial. Akun resmi Quds News Network di X menulis bahwa “Israel mengizinkan para rabi dan pelajar sekolah agama melakukan ritual Talmud di Al-Aqsha”, sementara kompleks tersebut masih ditutup bagi umat Islam.

Unggahan itu disertai video yang memperlihatkan sekelompok pria Yahudi religius berada di area Tembok Al-Buraq. Di Instagram, sejumlah akun Palestina dan pro-Gaza juga menyebarkan rekaman serupa dan menyoroti apa yang mereka sebut sebagai ketimpangan akses di kawasan suci Yerusalem (Baitul Maqdis).

Reaksi warganet Palestina pun didominasi kemarahan. Di kolom komentar akun-akun resmi Palestina, banyak pengguna menyebut situasi itu sebagai “penghinaan terhadap kesucian Al-Aqsha” dan “bukti bahwa penutupan hanya berlaku untuk Muslim.” Sebagian lainnya menyerukan pembukaan kembali Al-Aqsha dan mengangkat seruan kampanye digital untuk membuka kembali akses jamaah Muslim ke situs suci tersebut.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineisraelMasjid Al-AqshaMuslimpalestinarabi YahudiTembok Barat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Serikat Tangkap Kerabat Mendiang Qassem Soleimani
Tulisan selanjutnya Syekh Ahmad Yasin dan Firasat Kehancuran Israel Tahun 2027

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

Hubungan Agama dan Sains

Artikel
6 Juli 2026 15:36
Waketum PBNU KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa Jelang Muktamar PBNU ke 35
Hampir 6.000 Awak Kapal Masih Tertahan di Teluk Arab
PUI Dukung Perpres 111/2025 Soal LGBT, Ketahanan Keluarga Penting bagi Pertahanan Nasional
Ledakan di Damaskus Dekat Hotel Presiden Prancis Menginap,18 Orang Terluka

Terbaru

  • Amerika Serikat Menjatuhkan Sanksi Baru Berkaitan Iran Menyusul Serangan di Selat Hormuz
  • PM Pakistan Desak Presiden Iran untuk Memelihara Kesepakatan Damai yang Sudah Payah Diupayakan
  • Korea Utara Bertekad Membangun Kekuatan Nuklir dan Memperluas Peran Intelijen Militer
  • Israel Bagikan Informasi Intelijen tentang Rencana Baru Iran untuk Membunuh Trump
  • Aparat Pakistan Bunuh 75 Pemberontak Menyusul Serangan Beruntun di Balochistan
  • Rusia Kirim Kembali Pekerjanya ke Pembangkit Nuklir Bushehr Iran
  • Anggota Uni Eropa Bahas Larangan Impor Produk Pemukiman Yahudi Israel
  • Amerika Serikat Longgarkan Ekspor Item Militer, Chip AI dan Satelit Komersial ke UEA
  • Dialog Manhaj Aqidah Muhammadiyah: Asy’ari Bagian dari Ahlus Sunnah
  • Mengenang Pembantaian Srebenica, Ribuan Peserta Susuri Rute Pelarian Korban Genosida

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?