Hidayatullah.com—Pemerintah Spanyol mengatakan mingran yang tiba di Canary Islands dari Afrika bulan lalu 18 kali lebih banyak dibanding periode Januari tahun lalu.
Kementerian Dalam Negeri Spanyol mengatakan sebanyak 708 migran tiba di kepulauan itu pada Januari 2020, padahal tahun sebelumnya pada bulan yang sama hanya 40 orang saja, lapor BBC Rabu (5/2/2020).
Kenaikan itu seiring dengan penurunan di wilayah Spanyol daratan dari Maroko, sebab pihak berwenang di sana meningkatkan upaya pencegahan migran ilegal menyeberang ke Spanyol, negara anggota Uni Eropa yang paling dekat jaraknya dengan Afrika.
Para migran asal Eropa dapat mencapai Canary Islands langsung dari Mauritania atau Senegal, sehingga menghindari pihak berwenang Maroko.
Pada tahun 2019 Uni Eropa mengalokasikan lebih dari $150 juta kepada Maroko guna mencegah migran ilegal menyeberangi lautan menuju Eropa.*