Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Brussel Sebut Israel Rezim Apartheid

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 November 2011 09:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pengadilan Russell untuk Palestina telah menemukan bahwa praktek Zionis Israel terhadap rakyat Palestina merupakan pelanggaran dan tindakan apartheid di bawah larangan hukum internasional.

Setelah dua hari bersidang, majelis dan panel ahli hukum menetapkan bahwa Israel adalah rezim apartheid dengan sistem dominasi yang dilembagakan, yang diakui menurut hukum internasional, koresponden Press TV Hassen Seria melaporkan pada hari Senin (7/11/2011) dari Cape Town, Afrika Selatan.

Pengadilan menyatakan bahwa warga Palestina sudah hidup di bawah kekuasaan militer kolonial di wilayah pendudukan, dan kondisi mereka diperburuk dengan tindakan apartheid.

Pengadilan mendesak Tel Aviv untuk mengakhiri sistem apartheid dan menyerukan masyarakat internasional untuk memberikan tekanan pada Israel melalui sanksi dan memutuskan hubungan dengan penjajah itu. Mereka juga meminta Majelis Umum PBB memasukkan ke dalam daftar yang harus diberi sanksi, terutama bank, perusahaan, organisasi dan lembaga usaha lainnya yang mendukung Israel.

Pada saat yang sama, parlemen Israel telah melucuti kewarganegaraan anggota Arab Knesset, Haneen Zoabi, karena dia telah bersaksi di Cape Town. Zoabi mengatakan kepada Press TV bahwa Israel memandang setiap gerakan demokrasi sebagai serangan pada sistem rasis Israel memandang setiap gerakan demokrasi sebagai serangan pada sistem rasis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami menuntut Israel menghentikan sistem rasis ini dan mengakui hak yang sama bagi rakyat Palestina, karena itu adalah tanah air kami, kami tidak berimigrasi ke Israel, melainkan Israel yang berimigrasi ke kita,” tegasnya dikutip Irib.

Mengingat ancaman terhadap Zoabi, majelis dan panel itu telah menyampaikan surat kepada pemerintah Afrika Selatan, meminta untuk memastikan tidak ada serangan yang akan dilakukan Israel terhadap orang-orang yang bersaksi di Cape Town.

Pengadilan Russell untuk Palestina (RToP) dibentuk pada Maret 2009 untuk mempromosikan dan mempertahankan inisiatif guna mendukung hak-hak rakyat Palestina.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sri Lanka Perketat Kontrol Media di Internet
Tulisan selanjutnya Prancis Terlibat Dalam Perang Saudara di Libya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Berita
5 September 2026 14:50
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?