Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Marinir Amerika Pembunuh Waria Ditahan di Markas Militer Filipina

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Oktober 2014 12:09 12:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Oktober 2014 12:07
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang anggota marinir Amerika Serikat tersangka pembunuh seorang waria (pria berpenampilan wanita) telah dipindahkan ke sebuah pangkalan militer Filipina, kara Korps Marinir AS dilansir BBC (22/10/2014).

Prajurit Pertama Joseph Pemberton menjadi tersangka pembunuh Jennifer Laude, seorang wanita transgender yang ditemukan mati di sebuah kamar mandi hotel pada 12 Oktober lalu.

Dia tidak hadir dalam sidang perdana pada hari Selasa (21/10/2014), tetapi pengacaranya mengatakan Pemberton tidak wajib hadir pada sidang itu.

Pemberton sedang cuti setelah menjalani latihan gabungan dengan tentara Filipina ketika dia bertemu dengan Jennifer, yang sebelumnya bernama Jeffrey, di sebuah bar di kota Olongapo pada 11 Oktober lalu.

Polisi mengatakan, setelah meninggalkan bar keduanya menginap di sebuah hotel, di mana keesokan harinya waria itu ditemukan tewas, diduga akibat dicekik dengan kepala berada di dalam toilet hotel.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Berdaarkan perjanjian Visiting Force Agreement (VFA) dengan Filipina, militer AS boleh menahan prajuritnya yang tersangkut masalah kriminal di tempatnya sendiri.

Selasa malam kemarin pihak marinir AS mengatakan Pemberton telah dipindahkan dari kapalnya USS Peleliu ke Kamp Aguinaldo, markas militer Angkatan Bersenjata Filipina di Quezon City, di mana prajurit AS itu tetap akan dijaga oleh tentara Amerika.

Marinir AS mengatakan siap bekerjasama dengan aparat Filipina dalam kasus pembunuhan itu.

VFA sendiri dikecam oleh pengunjuk rasa Filipina karena dianggap merugikan negara.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AMM: Aksi Ruwatan Bentuk Penodaan Perjuangan Muhammadiyah
Tulisan selanjutnya Presiden China Peringatkan Artis Soal Seni yang Tidak Bermoral

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Ketua Umum DPP Hidayatullah, KH Naspi Arsyad saat membuka Rapat Kerja Nasional Hidayatullah 2026/Bilal Tadzkir
Berita

Hidayatullah: Umat Islam Harus Berpolitik dengan Tauhid

Berita
15 September 2026 13:55
11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik
Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia

Terbaru

  • Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara, Mekkah dan Jeddah Siaga
  • Kemenhaj Luncurkan Layanan Pengaduan Bongkar Mafia Haji dan Umrah
  • Ketahanan Keluarga Harus Dibangun dengan Akidah, Syariat, dan Akhlak
  • MUI Sebut Danantara Syariah Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Riil Umat
  • Pameran Kaligrafi Internasional 2026 di Semarang Hadirkan 250 Karya dari 50 Negara
  • MUI Tegaskan Peringatan Maulid Nabi Tak Semestinya Bernuansa Satanic
  • Hidayatullah: Umat Islam Harus Berpolitik dengan Tauhid
  • Al-‘Aqabah: Jalan Terjal Menuju Peradaban Fitrah
  • Erdogan: Pakta Pertahanan Makkah adalah Sinyal Persatuan bagi Dunia Islam
  • Publik Amerika Lebih Pilih Dukung Palestina daripada ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?