Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mimbar

New Normal Harusnya Dilandasi Spiritualitas atau Ketuhanan

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 22 Juni 2020 10:00 10:00 am
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 22 Juni 2020 08:48
Bagikan
Bagikan

Oleh: Eliza Fristiapriani

 

Hidayatullah.com | PANDEMI Covid-19 masih menegangkan bagi banyak pihak, terutama masyarakat bawah, bukan saja perihal terpapar, periksanya pun sudah bikin was-was, pasalnya ternyata biaya yang dibutuhkan tidaklah murah.

Muhammad Said Didu sampai keheranan dengan kondisi ini. Dalam cuitannya di twitter ia menulis di akunnya @msaid_didu pada pukul 5:49 WIB (22/6/20), “Katanya thn 2020 akan tambah utang Rp 1.038 trilyun, akan berikan dan Covic Rp 667 trilyun, tapi kenapa rakyat msh bayar test corona ? Kenapa BPJS dinaikkan? Kenapa listrik mencekik? Kenapa BBM tdk turun? Dan kenapa lainnya?”

Cuitan Said Didu itu mewakili perasaan banyak orang, terlebih anggaran penanganan Covid-19 cukup besar bahkan triliunan Rupiah, tetapi mengapa sekedar tes saja masyarakat harus bayar.

Baca Juga

Jabatan Tambah Tinggi Justru Ditangisi
Bahkan Kita Harus Mendidik Anak sebelum Kelahirannya
OKI, Hujan yang Berhenti, & Pemimpin Dunia yang Dinanti
50 Menit, Menjaga Syiar Islam di Tana Toraja
Problem Pendidikan Islam

Dalam konteks ini maka sejatinya ada hal yang harus benar-benar diperhatikan oleh semua pihak, terutama pemerintah, yakni penerapan new normal yang tak semata berdimensi medis dan sosial-ekonomi, tetapi juga spiritual alias Ketuhanan.

Jika tidak, maka upaya rakyat tidak mendapat dukungan konkret dan komprehensif akibatnya jelas, usaha masyarakat akan kurang maksimal, karena regulasi dan dukungan pemerintah belum merata dan masif. Anggaran yang besar ternyata tidak menyentuh dan dirasakan rakyat. Jika new normal dipahami juga berdimensi spiritual alias Ketuhanan insya Allah kebaikan akan tercipta.

Dalam hal ini Presiden RI Bapak Jokowi harus tampil terdepan dan dengan semangat new normal yang komprehensif. Jangan khawatir, sejauh apapun bangsa ini salah dalam mengambil kebijakan, segera berbalik dan perbaiki dari sekarang.

Al-Qur’an berpesan, “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah.” (QS Az-Zumar: 53).

Covid-19 ini adalah masalah bersama dan tidak mungkin bisa diatasi hanya oleh pemerintah. Maka dari itu bersatu, berpadu, bersama bahu-membahu menjadi sebuah keniscayaan. Pada saat yang sama pondasi untuk menerapkan new normal berjalan dengan baik adalah dengan menormalkan arah pikiran dan kebijakan sejalan dengan spiritualitas atau Ketuhanan itu sendiri. Tanpa itu, sistem yang bagus pun bisa dikorup yang pada akhirnya keburukan yang semakin merajalela.*

 

Mahasiswi STIS Hidayatullah Balikpapan

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19New Normal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Novel Baswedan Duga Penyerangan kepadanya Terorganisir dan Sistematis
Tulisan selanjutnya Relawan Bantu Selamatkan Warga Korban Banjir Konawe Utara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Mimbar

Tujuan Kita Tak Sekadar Madinah sebagai Kawasan, Tapi Peradaban di Dalamnya

28 Desember 2022 11:00
Mimbar

Ustad Aris Munandar yang Saya Kenal

26 Desember 2022 11:45
Mimbar

Non-Muslim Pun Merasa Nyaman Bersyariah, Lalu Mengapa Kita Ragu?

14 Desember 2022 21:45
Ekonomi SyariahMimbarTsaqafah

Cintai Bumi Melalui Investasi Green Sukuk Ritel

2 Desember 2022 08:05
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?