Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mimbar

Belajar Tega dari Nabi Ibrahim

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Agustus 2019 21:30 9:30 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Agustus 2019 21:30
Bagikan
[Ilustrasi] Anak-anak menonton penyembelihan hewan qurban.
Bagikan

SOAL besarnya cinta orangtua kepada anak, tak usah diragukan. Bahkan, mereka bersiap mengorbankan apapun, demi kebahagiaan sang buah hati.

Jangankan harta. Nyawa pun rela dipertaruhkan. Wa bil khusus, bagi ibu. Perasaan ini, selain menjadi kekuatan positif bagi perkembangan anak. Juga berpotensi menjadi kelemahan.

Letaknya. Pertama; ketika orangtua tidak mampu mengontrol rasa kasih sayangnya. Yang kedua; tidak ada pondasi agama yang melandasi rasa cintanya.

Ketika kedua hal ini hilang, maka yang terjadi; orangtua mencintai anak secara membabi buta. Tidak ada arah. Pijakannya hanyalah perasaan dan pandangan pribadi.

Padahal, inilah yang tak sedikit membuat orangtua, menjerumuskan anaknya, secara tidak sadar, ke jurang kehancuran. Misal, dengan memberikan/memenuhi segala keinginan anak. Apapun itu. Dengan dalih, kasihan kalau tidak dipenuhi. Biar tidak terus merengek.

Baca Juga

Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
Jabatan Tambah Tinggi Justru Ditangisi
Bahkan Kita Harus Mendidik Anak sebelum Kelahirannya
OKI, Hujan yang Berhenti, & Pemimpin Dunia yang Dinanti
50 Menit, Menjaga Syiar Islam di Tana Toraja

Soal gagdet misal. Kecil-kecil sudah fasilitasi secara pribadi. Jadilah anak candu game. Gila medsos. Waktu pun hilang begitu saja. Tanpa arti.

Padahal, bila kita perhatikan jejak orang shaleh, dalam mendidik anak mereka. Maka didapati, bahwa kasih sayang kepada anak itu, tidak melulu harus meninabobokan anak.

Bahkan, terkadang harus rela ‘menyakiti’ mereka, demi kebaikan di masa mendatang. Terutama terkait dengan ketundukan kepada Allah.

Baca: Aziz Qahhar Ajak Teladani Kepemimpinan Nabi Ibrahim

Itulah di antara pelajaran lain, yang kita dapatkan dari perjalan Nabi Ibrahim Alaihissalam, terkait dengan syariat ibadah qurban.

Coba bayangkan. Ayah mana yang tega menyembelih anaknya sendiri. Anak semata wayangnya lagi. Yang sudah lama dinanti. Hendak disembelih dengan tangannya sendiri.

Tapi itu tadi. Demi sebuah ketundukan kepada Allah, itu semua harus dilakukan.

Disingkirkan ego kebapakannya. Karena ini semua demi kebaikan sekeluarga. Dan akhirnya, ujian itupun sukses dilalui.

Kini, untuk para orangtua masa kini. Sudahkah kita meneladani Nabi berjuluk Khalilullah ini, dalam mendidik anak. Tega memutus kesenangan mereka bermain game, demi menghafal al-Qur’an. Atau belajar yang lainnya.

Tega membangunkan mereka dari persemayaman, ketika azan subuh telah berkumandang, untuk menegakkan shalat subuh.

Bahkan, berpisah dengan mereka. Untuk kurun waktu nan lama, demi mereka mempelajari ilmu-ilmu agama. Di pesantren atau di manapun juga.

Kiranya kalau rasa ini belum ditumbuhkan dan dipupuk, sulit rasanya melahirkan ‘Ismail-Ismail’ baru di era melenial ini. Wallahu ‘alam Bish-Shawab.*

Khairul Hibri | Ketua PENA Jawa Timur

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakidul adhaIdul Adha 1440H/2019Mnabi Ibrahimorangtuapendidikan anak
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketua Komisi I DPR Apresiasi KSAD TNI Pertahankan Enzo Zenz
Tulisan selanjutnya Menag: Kondisi Mina Saat ini Kondusif

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
BeritaIptekes

Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Berita Iptekes
27 Agustus 2026 23:34
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Mimbar

Problem Pendidikan Islam

28 Desember 2022 11:20
Mimbar

Tujuan Kita Tak Sekadar Madinah sebagai Kawasan, Tapi Peradaban di Dalamnya

28 Desember 2022 11:00
Mimbar

Ustad Aris Munandar yang Saya Kenal

26 Desember 2022 11:45
Mimbar

Non-Muslim Pun Merasa Nyaman Bersyariah, Lalu Mengapa Kita Ragu?

14 Desember 2022 21:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?