Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Diyat 7,5 juta riyal, masih Terkumpul 4 juta riyal

Ahmad
Terakhir diupdate: 25 Maret 2014 06:14 6:14 am
Ahmad
Dipublikasikan 25 Maret 2014 06:14
Bagikan
Gerakan bantuan dukung Satinah
Bagikan

Hidayatullah.com—Satinah binti Jumadi Amad (41) tenaga kerja Indonesia (TKI) di Saudi divonis hukuman mati (qishas) karena terbukti membunuh Nura binti Muhammad Al-Garib (umur 70 tahun), warga negara Arab Saudi, pada tangal 26 Juni 2007.

Pada awalnya pengadilan memutuskan hukuman mati secara Had Qat’lul Ghilah (pembunuhan berencana), yang tidak dapat dimaafkan melalui mekanisme pembayaran diyat (sejumlah harta yang wajib diberikan karena suatu tindakan pidana kepada korban kejahatan atau walinya.). Namun karena tidak terbukti pembunuhan dilakukan secara berencana, Satinah dijatuhi hukuman mati secara qishas dan terbuka kesempatan pemaafan dari ahli waris korban.

Pelaksanaan eksekusi hukuman mati secara qishas terhadap Satinah semula dijadwalkan dilaksanakan pada bulan Agustus 2011.

Tetapi berkat negosiasi Indonesia, tenggat waktu diperpanjang hingga tiga kali, yaitu Desember 2011, Desember 2012, dan Juni 2013.

Diyat yang semula diminta sebesar 10 juta riyal selanjutnya menjadi 7,5 juta riyal, yang harus dibayar dalam jangka waktu 1 tahun 2 bulan. Tanggal 3 April mendatang merupakan batas akhir vonis untuk dijalankan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Pada 16 Juni 2013, KBRI Riyadh beserta pengacara terus berkomunikasi intensif dengan Khaleed Al Waqeet, wakil dari pihak ahli waris. Pada 30 Juni 2013, pengacara menyampaikan bahwa ahli waris korban tetap pada permintaan uang diyat sebesar 7 juta riyal.

Wakil pihak ahli waris juga telah menghubungi kantor Gubernur Qaseem, mengenai keputusan tersebut, dan meminta eksekusi untuk segera dilaksanakan jika KBRI tidak dapat memenuhi permintaan tersebut. Demikian Menko Polhukam Djoko Suyanto sebagaimana dikutip www.presidenri.go.id  Senin, (24/03/2014).

Ahli waris korban telah menyampaikan tidak dapat menerima tawaran terakhir dari pihak Indonesia sebesar  4 juta riyal, dan menginginkan pembayaran diyat sebesar 5 juta riyal segera, dan 2 juta riyal dalam jangka waktu 5 tahun. Jika hal tersebut tidak dapat dipenuhi pihak Indonesia maka ahli waris meminta dilakukan eksekusi terhadap Satinah.

Menurut laporan Kemlu, uang 4 juta riyal yang ditawarkan sebagai diyat itu, terdiri atas 3 juta riyal dari DIPA Kemlu,  500 ribu riyal dari para dermawan, dan 500 ribu riyal lainnya dari perusahaan yang tergabung pada Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI). Uang tersebut oleh KBRI Riyadh telah diserahkan ke Pengadilan Buraydah untuk pembayaran diyat tersebut.

Pemerintah meyakini masih terbukanya kemungkinan ahli waris dapat menerima tawaran sebesar  4 juta riyal itu, karena wakil ahli waris pernah mengindikasikan tidak keberatan untuk memaafkan, sementara sebagian ahli waris lainnya terindikasi sedang mengalami kesulitan finansial sehingga membutuhkan uang diyat tersebut.

Meskipun ijin Raja kepada ahli waris untuk melakukan eksekusi sudah turun sejak 1,5 tahun lalu, pihak Kemlu menegaskan, hingga saat ini tanggal eksekusi Satinah sulit untuk diketahui secara pasti. Karena itu,  proses negosiasi dengan ahli waris korban juga masih terus berlangsung.

Pemerintah bersama keluarga Satinah memohon doa restu masyarakat Indonesia agar upaya-upaya akhir tersebut membawa hasil.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:pembunuhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Terus Upayakan Pembebasan Satinah dari Eksekusi Mati di Saudi
Tulisan selanjutnya Gunakan Al-Quran untuk pilih Kepemimpinan Nasional pasti Aman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?