Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Gaya Hidup Muslim

Menyambut Bulan Dzulhijjah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Juli 2020 10:05 10:05 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Juli 2020 10:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | BULAN Dzulhijjah termasuk bulan yang punya makna penting. Momen dimana kaum Muslimin merayakan Hari Raya kedua, yaitu Idul Adha atau Hari Raya Qurban.

Berikut beberapa amalan yang dianjurkan di dalamnya, terutama pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.

Keutamaan Dzulhijjah

Ibnu Abbas Radhiyallahu anhuma (RA) meriwayatkan, “Tidak ada hari dimana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu: ’Sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah.’ Mereka bertanya: ’Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah?’ Beliau menjawab: ’Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun.” (Riwayat al-Bukhari)

Menunaikan Ibadah Haji dan Umrah

Baca Juga

Gaya Hidup Minimalis: Kunci Kesehatan Mental di Tengah Hidup Serba Cepat
Sya’ban Tangga Penting Sukses Ramadhan
Teladan Rasulullah untuk Para Suami
Tawakkal dalam Bekerja
Awasi Makananmu, Selamat Hidupmu!

Amal ini paling utama, berdasarkan berbagai Hadits shahih yang menunjukkan keutamaannya, antara lain: Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dari umrah ke umrah adalah tebusan (dosa-dosa yang dikerjakan), dan haji mabrur tiada lain balasannya kecuali surga.”(Riwayat Muttafaqun’alaih)

Melaksanakan Puasa Sunnah

Bagi yang tidak sedang menunaikan haji,  dianjurkan memperbanyak puasa di sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Terutama pada hari Arafah (9 Dzulhijjah) ketika para jamaah haji sedang wukuf di Padang Arafah.

Dari Abu Qatadah, Nabi ﷺ bersabda, “Berpuasa pada hari Arafah niscaya dapat melebur dosa-dosa setahun sebelum dan sesudahnya.” (Riwayat Muslim)

Memperbanyak Tahlil, Takbir, dan Tahmid

Sahabat Abdulllah ibn Umar RA meriwayatkan,  “Tidak ada hari yang paling agung dan amat dicintai Allah untuk berbuat kebajikan di dalamnya daripada sepuluh hari (Dzulhijjah) ini. Maka perbanyaklah pada saat itu tahlil, takbir dan tahmid.” (Riwayat Ahmad)

Imam al-Bukhari menceritakan, para sahabat seperti Abdullah Ibn Umar dan Abu Hurairah RA bertakbir hingga keluar ke pasar-pasar dan tempat keramaian lainnya seraya mengajak orang lain.

Memotong Hewan Qurban

Ibadah ini awalnya berasal dari sunnah Nabi Ibrahim Alaihissalam (AS) ketika beliau diminta menyembelih putranya Nabi Ismail AS. Kini umat Islam hanya diperintahkan memotong hewam qurban sebagai pendekatan diri kepada Allah SWT. Waktu berqurban dilaksanakan pada hari Idul Adha (10 Dzulhijjah) hingga hari ketiga dari hari Tasyriq (11, 12, dan 13 Dzulhijjjah) .

“Maka laksanakanlah shalat karena Tuhanmu dan berqurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah)” (al-Kausar [108]: 2)

Larangan Mencabut atau Memotong Rambut dan Kuku bagi Orang  yang Hendak Berkurban

“…Dan janganlah kamu mencukur (rambut) kepalamu sebelum hewan qurban itu sampai di tempat penyembelihan. …” (al-Baqarah [2]: 196)

Dari Ummu Salamah RA, Nabi ﷺ bersabda, “Jika kamu melihat hilal bulan Dzulhijjah dan salah seorang di antara kamu ingin berkurban, maka hendaklah ia menahan diri dari (memotong) rambut dan kukunya”. (Riwayat Muslim)

Secara dzahir, larangan ini bagi orang yang berqurban saja, tidak berlaku buat keluarganya, kecuali jika mereka semua ikut berpartisipasi dalam berqurban.

Menunaikan Shalat Idul Adha

Sebaiknya menggelar shalat Idul Adha di lapangan sebagai salah satu syiar dakwah. Namun berbeda dengan Idu Fitri, pada shalat Idul Adha kaum Muslimin disunnahkan menahan  diri dari makan dan minum (berpuasa) dulu hingga selesai melaksanakan shalat Id. Dalam khutbah Id, para khatib akan mengingatkan tentang kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan ketakwaan putranya, Nabi Ismail AS.* Masykur

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bulan HajidzulhijjahKeutamaan Bulan DzulhijjahKeutamaan DzulhijjahMenyambut Bulan Dzulhijjahnabi IbrahimNabi Ismail
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Ingin Indonesia Jadi Negara Maju, Berkeadilan, Beradab
Tulisan selanjutnya Vaksin nusantara BPOM DPR Minta Pemerintah Evaluasi KBM: Banyak Masalah, Keluarga Tak Mampu Beli Kuota, Uang SPP Tetap Sama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Berita
17 Oktober 2026 09:35
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Gaya Hidup Muslim

Hati-Hati dalam Timbangan dan Takaran

16 November 2022 11:58
Gaya Hidup Muslim

Beginilah Islam Memuliakan Pembantu

7 November 2022 13:30
Gaya Hidup Muslim

Sibuk Mengoreksi Diri Sendiri

18 Oktober 2022 09:00
Gaya Hidup Muslim

Berapa Kali Kita Mengkhatamkan Al-Quran?

9 Oktober 2022 08:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?