Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Ebola Menyebar, Jangan Sentuh Pengidapnya!

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Juli 2012 13:35 1:35 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Juli 2012 13:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Yoweri Museveni mengumumkan bahwa wabah Ebola sudah menyebar hingga ke ibukota Uganda, Kampala.

Museveni mengatakan, sudah dua orang terjangkit Ebola di Kampala, di mana salah satu penderitanya sedang sekarat di rumah sakit.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, wabah Ebola terbaru di Uganda ini muncul pertama kali di distrik Kibale, sekitar 170km dari Kampala sejak bulan Juli. Baca berita sebelumnya: Ebola Merebak di Uganda, 13 Orang Tewas.

Museveni mengatakan, petugas kesehatan sedang melacak siapa saja yang pernah kontak denga korban dan harus mengkarantina mereka.

Virus Ebola menyebar dengan cara kontak langsung dengan penderita.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Lebih lanjut Museveni mengatakan, orang harus menghindari jabat tangan, berciuman atau berhubungan seks untuk mencegah penyakit mematikan itu menular.

Presiden itu juga meminta sanak keluarga korban meninggal jangan menguburkan mayat penderita Ebola, atau siapapun yang dicurigai meninggal karena Ebola.

“Mereka harus memanggil petugas kesehatan, karena mereka lah yang mengetahui cara pemakamannya,” kata Museveni.

Menurut keterangan Museveni, tujuh dokter dan tiga belas petugas medis di RS Mulago, rumah sakit rujukan di Kampala, dikarantina setelah ada satu atau dua pasien Ebola di bawa ke sana.

Salah seorang korban meninggal adalah petugas kesehatan yang dipindah ke ibukota. Korban meninggal pertama Ebola adalah seorang wanita hamil yang tinggal di Kibale, kata Museveni sebagaimana dilansir BBC (30/7/2012).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Suntik Insulin Batalkan Puasa?
Tulisan selanjutnya AQL Adakan Kegiatan Workshop Tadabbur Al-Qur’an

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Berita
5 Juni 2026 06:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?