Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Penolakan UU Ciptaker Meluas, Desakan #SaatnyaJokowiTurun dan #TenggelamkanPDIP Membahana

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 10 Oktober 2020 12:56 12:56 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 10 Oktober 2020 13:07
Bagikan
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com– Menyusul pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) yang menuai banyak protes oleh berbagai pihak serta terjadinya kekerasan dalam demo penolakan UU itu, desakan agar Presiden Joko Widodo mundur membahana.

Selain itu, desakan agar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dibubarkan juga membahana. Desakan-desakan tersebut antara lain membahana di media sosial, pantauan hidayatullah.com pada Sabtu (10/10/2020) sekitar pukul 11.00 WIB.

Tagar #SaatnyaJokowiTurun dan #TenggelamkanPDIP mewakili kedua desakan tersebut, menjadi trending topic di Twitter. Terdapat setidaknya 70.000 tweet #SaatnyaJokowiTurun dan 14,7 ribu tweet #TenggelamkanPDIP. Hingga sekitar pukul 12.40 WIB pun, kedua tagar itu masih trending topic.

Selain itu, ada pula tagar #RakyatBosanDikhianati dan #DoktorMuslimTolakOmnibusLaw di jajaran trending topic hari ini, diduga menandakan ketidakpuasan rakyat terhadap Omnibus Law UU Ciptaker yang disahkan DPR RI bersama pemerintah baru-baru ini.

Baca: PKS: Tindakan Represif Aparat kepada Demonstran Penolak UU Ciptaker Melanggar HAM

Berdasarkan pantauan hidayatullah.com, banyak warganet menggunakan tagar-tagar tersebut saat menggungah tweet terkait kekerasan oknum aparat saat massa menggelar demontrasi menolak UU Ciptaker di berbagai daerah. Warganet banyak mengunggah video dan foto terkait.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Al Jazeera umumkan kekejaman #REZIMJOKOWI yg menculik dan menyiksa para demonstran ke seluruh dunia
#TurunkanJokowi #SaatnyaJokowiTurun #PolisiAnarkis #polisianjing #CabutOmnibuslaw #CabutOmnibusLawUUCiptaKerja,” kicau akun @AlegrePersona (10/10/2020).

“UU Omnibus Law – Menggelar Karpet Merah Buat Para Penjajah
VOC #TenggelamkanPDIP
#SaatnyaJokowiTurun,” kicau Ryman_SN @SnRyman.

“Indonesia sedang tidak baik-baik saja !
#SaatnyaJokowiTurun
#RakyatBosanDikhianati
#TenggelamkanPDIP
#OmnibusLawTurunkanJokowi,” kicau Bayuariq @Bayuariq26.

Baca: HNW: Sampai Rapat Paripurna Selesai dan Saat ini, Belum Ada Naskah UU Ciptaker Resmi yang Disampaikan ke Fraksi dan Publik

Warganet pun mendesak agar dalang UU Ciptaker diusut.

“Pemerintahanya yang amburadul..
Rezimya yang pro aseng….
Junjunganya yg kabur ntah kemana,…

Buzerp dan pendukungya malah fitnah rezim terdahulu…..

Usut dong siapa dalang UU Ciptaker bong

#TenggelamkanPDIP,” tulis akun @Rizkikitri_.

Yang lainnya berharap agar keadilan segera tegak di Indonesia, seperti diungkapkan oleh @hendrayana698:

“Semoga Keadilan dan Kemenangan selalu berpihak pada kita semua Telapak tangan menyatu Keep Fighting teruntuk para BURUH, MAHASISWA, ANAK STM dll Bisep kekarBisep kekar
.
#RakyatBosanDikhianati
#TenggelamkanPDIP
#JanganBungkamRakyat.”

Kemudian, “Tanpa OMNIBUSLAW
era SBY ekonomi tumbuh 6 persen lebih
jokowi, yang tumbuh malah utangnya

#SaatnyaJokowiTurun
#TenggelamkanPDIP,” tulis @stafsuscolonial.

Menurut CintaRamadhania95 @CMarcella95, “Akhirnya bisa terungkap bahwa dibalik Omnibus Law Ini ada kepentingan bisnis terselubung dari para pengusaha dan investor !

Jelaslah kalau Omnibus law Ini dibuat untuk kepentingan konglomerat bukan untuk kepentingan rakyat …. Wajah menangis kencang

#SaatnyaJokowiTurun
#RakyatBosanDikhianati.”

Sebelumnya, pada Senin (05/10/2020), DPR RI dalam Rapat Paripurna DPR RI menyetujui RUU Ciptaker menjadi undang-undang. Sebanyak 6 fraksi menyatakan setuju, satu fraksi memberikan catatan, yaitu Fraksi PAN, sedangkan dua fraksi lainnya menolak persetujuan RUU Ciptaker jadi undang-undang. Fraksi yang menolak yaitu Fraksi Partai Demokrat dan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Diberitakan hidayatullah.com, Anggota Baleg Fraksi PKS Bukhori Yusuf menyesalkan proses pembahasan Omnibus Law RUU Ciptaker yang terkesan terburu-buru. Ia melihat waktu pembahasan yang singkat tersebut berpotensi menimbulkan malpraktik di kemudian hari ketika UU tersebut diimplimentasikan.

“RUU berisi 1.203 pasal, berdampak pada sekitar 79 UU eksisting, dan diselesaikan dalam waktu kurang dari setahun menunjukkan bahwa pembahasan RUU ini seolah dipaksakan. Tuntutan waktu yang sangat singkat ini jelas tidak memberikan ruang memadai bagi fraksi-fraksi lain untuk mengkaji secara cermat terhadap setiap detil pasal yang ada dalam RUU ini,” kata Bukhori Yusuf dalam keterangan tertulisnya, Selasa (06/10/2020).*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:demonstrasiJokowiPDIPTrending TopictwitterUU Ciptaker
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Jokowi Beri Jawaban Terkait 10 Berita Hoaks
Tulisan selanjutnya Polisi Tangkap 5.918 Pendemo Tolak UU Ciptaker, 240 Proses Pidana, 87 Ditahan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?