Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Siapa Paul Pogba, Bintang Prancis yang Dikabarkan Mundur dari Timnas karena Komentar ‘Teroris Islam’ Presiden Macron

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 26 Oktober 2020 19:22 7:22 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 26 Oktober 2020 19:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Bintang Sepak Bola Paul Pogba dilaporkan telah mundur dari timnas Prancis. Keputusan Pogba untuk mundur dari tim berjuluk Les Blues itu setelah komentar kontroversial presiden Prancis Emmanuel Macron yang menuduh Islam adalah sumber teroris.

Menurut berbagai sumber berita Timur Tengah, gelandang yang membawa Prancis menjuarai kompetisi Piala Dunia 2018 ini membenci keputusan pemerintah Prancis yang memberi penghormatan kepada guru yang menunjukkan karikatur penghinaan kepada Nabi Muhammad.

Sebelumnya, di Conflans-Sainte-Honorine, Prancis pada 16 Oktober, terjadi peristiwa pembunuhan seorang guru bernama Samuel Paty saat memperkenalkan media pengajaran berupa karikatur yang menghina Nabi Muhammad. Atas kasus ini, sedikitnya 7 orang didakwa karena kasus ini, salah satunya remaja 18 tahun bernama Abdullakh Anzorov.

Paty kemudian dianugerahi penghargaan Legion d’honneur, penghargaan tertinggi di Prancis sebagai pengakuan bahwa ia meninggal karena menjelaskan karikatur yang menghina nabi Muhammad sebagai bentuk pengajaran pentingnya kebebasan berbicara.

Presiden Emmanuel Macron kemudian menggambarkan pembunuhan itu sebagai serangan teroris Islam. Dia kemudian menggalang persatuan dan meminta ketegasan atas kejahatan dari ‘teroris Islam’.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pogba diduga menganggap keputusan itu menghina dia dan Muslim Prancis, terutama karena Islam adalah agama terbesar kedua di Prancis setelah Kristen.

Berita tentang mundurnya Pogba pertama kali dipublikasi oleh situs berita olahraga Timur Tengah 195sports.com pada Ahad, (25/10/2020) kemudian dikutip di oleh media Inggris The Sun dan Daily Mail.

Paul Pogba dan rekan timnas Prancis muslim Kurt Zouma

Keislaman Paul Pogba

Walaupun Paul Pogba lahir dari seorang ibu yang muslim, tapi Pogba mengaku baru mengenal Islam di usia 20 tahun. Pogba mengaku menggali Islam sendiri dan bukan dari pengaruh ibunya. Bahkan dari pengakuannya dalam seuah podcast dengan The Times, bintang Manchester United ini mengenal Islam justru dari beberapa temannya.

Melalui temannya pula Pogba mengatakan bahwa Islam sering disalahpahami, “Islam bukanlah gambaran yang dilihat semua orang, (yang dicirikan) terorisme,” katanya dalam podcast Life Times dari The Times.

Dalam perjalanannya sebagai seorang Muslim, Pogba mengaku pernah melalui masa sulit. Setelah menunaikan ibadah umrah ke Mekah, ia mengaku lebih tenang untuk menjalankan komitmennya.

“Itu membuat saya berubah, menyadari banyak hal dalam hidup. Saya kira, mungkin, itu membuat saya lebih damai di dalam. Itu adalah perubahan yang baik dalam hidup saya karena saya tidak terlahir sebagai seorang Muslim, meskipun ibu saya adalah seorang Muslim,” ujar Pogba.

Paul Pogba dilahirkan di Prancis dari Ayah keturunan Guinea dan Ibu keturunan Kongo. Pemain berposisi Gelandang berumur 27 tahun ini salah satu pemain termahal di dunia dengan harga transfer 105 juta dolar AS saat dibeli Manchester United dari Juventus pada tahun 2016. Pogba dikenal sebagai salah satu pemain muslim yang taat.

“Sejak hari itu saya terus melakukannya. Anda harus sholat lima waktu, itu salah satu rukun Islam. Itu adalah sesuatu yang Anda lakukan. Makna mengapa Anda melakukannya, Anda meminta maaf dan bersyukur atas semua yang Anda miliki, seperti kesehatan saya dan segalanya,” katanya

“Ini benar-benar agama yang membuka pikiran saya dan itu membuat saya, mungkin, menjadi orang yang lebih baik. Anda lebih memikirkan tentang kehidupan setelah kematian. Hidup ini memiliki ujian. Seperti saat aku bersamamu, di sini. Bahkan jika Anda bukan seorang Muslim, Anda adalah manusia normal. Anda memiliki hubungan manusiawi dan menghormati Anda apa adanya, apa agama Anda, apa warna kulit dan segalanya.” Sambung Pogba.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bolaislamofobiaMuslimPaul PogbaPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Agamanya Dihina Presiden Macron, Paul Pogba Mundur dari Timnas Prancis
Tulisan selanjutnya Eropa akan Menemui Ajalnya dengan Berkembangnya Islamofobia 

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?