Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Bela Kemuliaan Rasulullah, Massa Islam Bandung Raya Gelar Aksi Kecam Macron dan Prancis

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 November 2020 18:35 6:35 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 November 2020 18:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seribuan massa yang tergabung dalam Paguyuban Pengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia ( PPNKRI) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate Kota Bandung, Senin (2/11/2020).

Aksi damai yang bertajuk “Aksi Bela Islam” ini mengecam dan mengutuk keras terkait penghinaan dan penistaan kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam yang dilakukan oleh Presiden Prancis, Emmanuel Macron.

Mochamad Budiman selaku Ketua Presidium PPNKRI dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa kaum muslimin di Jawa Barat mengutuk keras ucapan Macron yang dianggap menghina Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.

“Kami meminta Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk meminta maaf dan menarik ucapannya karena sangat melukai hati umat islam seluruh dunia,” ungkapnya.

Selain itu, kaum muslimin juga meminta Organisai Konferensi Islam (OKI), Uni Eropa, dan dunia internasional menyeret Macron ke Mahkamah Internasional untuk diadili. Hal ini karena Macron telah dianggap menimbulkan sikap kebencian dan permusuhan terhadap umat Islam.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Akibat ucapan dan tindakannya yang anti Islam telah mengundang reaksi internasional sehingga Macron layak diadili,” lanjutnya.

Orasi kemudian dilanjutkan para perwakilan ormas Islam dan dan harokah serta komunitas dakwah yang intinya mengecam ungkapan sikap Presiden Prancis, Emmanuel Macron dan sikap refresif pemerintah Prancis terhadap kaum muslim.

Massa kemudian bergerak ke depan gedung DPRD Jabar yang tak jauh dari Gedung Sate. Didepan Gedung DPRD Jabar para perwakilan ormas kembali melakukan orasinya. Salah satunya M. Roinul Balad dari PASS Jabar yang menyatakan bahwa pemerintah Prancis yang diwakili Presiden Macron ternyata omong kosong soal menjunjung tinggi HAM dan toleransi.

“Sesungguhnya toleransi itu tidak ada, Prancis yang dianggap sebagai panutan Negara demokrasi yang maju justru paling terbelakang dalam peradaban manusia. Penghinaan terhadap Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam dan ajaran Islam adalah buktinya nyata bahwa demokrasi dan toleransi itu hanya omong kosong,” ungkapnya.

Untuk itu dirinya turut mendukung seruan boikot produk Prancis di Indonesia dan seluruh dunia. Sebab, sambungnya boikot adalah salah satu wujud kepedulian dan perlawanan terhadap ketidakadilan serta sikap permusuhan Prancis terhadap ummat Islam di seluruh dunia.

Dirinya pun meminta kepada perwakilan anggota DPRD Jawa Barat untuk menerima pernyataan sikap dari PPNKRI. Setelah ditunggu sekira tiga puluh menit akhirnya anggota DPRD Jabar Yosa Octora Santono dari Fraksi Partai Demokrat bersedia menemui massa.

“Saya mewakili teman-teman anggota DPRD Jabar yang lainnya menerima pernyataan sikap dari PPNKRI ini dan akan saya sampaikan kepad pimpinan dewan. Saya juga bangga kepada umat Islam Jawa Barat yang hari ini melakukan aksi damai sebagai wujud kecintaan kepada Nabi Muhammad Saw dan agama Islam,”imbuhnya.

Massa kemudian melanjutkan aksinya di depan Institut Francais Indonesia (IFI) yang berada di Jl. Purnawarman Kota Bandung. Di depan lembaga yang bergerak dalam bidang bahasa dan kebudayaan yang berada di bawah Kedutaan Besar Prancis di Indonesia ini, beberapa orang melakukan orasinya.

Salah satu orator menyampaikan bahwa IFI sebagai lembaga kebudayaan resmi milik pemerintah Prancis ini harus juga bertanggung jawab dan mendengar kemarahan umat Islam khususnya di Indonesia.

“Jika IFI mengajarkan kebudayaan Prancis seperti yang ditunjukkan Presiden Macron kepada dunia Islam maka jelas harus kita tolak keradaannya,” seru salah satu orator yang disambut teriakan takbir.

Dalam kesempatan tersebut juga dibacakan pernyataan sikap PPNKRI dalam bahasa Inggris yang disampaikan Anton Minardi. Selanjutnya salah satu perwakilan IFI bersedia menemui massa dan menerima pernyataan sikap tersebut.

“Saya terima dan insya Allah akan segera saya sampaikan kepada pimpinan kami. Mudah-mudahan dalam beberapa hari segera ada jawaban atau peryataan sikap dari IFI,”ucapnya.

Secara simbolik perwakilan massa melakukan penyegelan di gerbang masuk gedung IFI dan pembakaran foto Presiden Macron sebagai symbol perlawanan dan kemarahan umat Islam. Menjelang Dhuhur massa kemudian membubarkan diri dengan tertib. Selain orasi massa juga membawa dan membentangkan spanduk boikot produk Prancis.

Berikut pernyataan Paguyuban Pengawal NKRI (PPNKRI) menyatakan sikap sebagai berikut:

1. Mengutuk keras Presiden Emmanuel Macron atas pernyataannya yang telah menghina Islam dan Nabi Muhammad SAW.
2. Meminta Presiden Prancis Emmanuel Macron Meminta maaf dan mencabut pernyataannya yang telah menghina agama Islam dan Nabi Muhammad SAW.
3. Menyerukan kepada umat Islam Jawa Barat dan Indonesia untuk memboikot produk-produk Prancis.
4. Menyerukan persatuan umat Islam untuk membela agama Islam dan Nabi Muhammad demi tegaknya kehormatan Islam dan kaum muslimin.
5. Meminta kepada OKI, Uni Eropa dan dunia Internasional untuk menyeret Presiden Prancis ke Mahkamah Internasional dan mengadilinya karena terbukti menimbulkan kebencian SARA khususnya kepada Islam dan Nabi Muhammad SAW.
6. Meminta kepada pemerintah Indonesia untuk memutus hubungan diplomatik dengan mengusir Duta Besar Prancis untuk Indonesia dan menarik Duta Besar Indonesia untuk Prancis.
Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya disampaikan terimakasih.* Iman

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aksi Kecam Presiden Prancis Macronaksi umat IslambandungKarikatur Charlie Hebdopenistaan agama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulama Jika Bergaul dengan Penguasa, Cenderung kepada Kemunafikan
Tulisan selanjutnya Islam, ‘Jas Merah’ dan NKRI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?