Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

2015, Bekas Ibu Kota NKRI akan Dideklarasikan sebagai Kota Santri

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 April 2014 11:16 11:16 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 April 2014 11:16
Bagikan
Kepala Badan Pembinaan Pendidikan Dayah (BPPD) Kabupaten Bireuen, Dr Saifullah, M.Ag
Bagikan

Hidayatullah.com–Kabupaten Bireuen yang pernah menjadi Ibu Kota sementara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di masa Soekarno akan dideklarasikan sebagai Kota Santri pada tahun 2015 nanti.

Hal itu ditegaskan oleh Kepala Badan Pembinaan Pendidikan Dayah (BPPD) Kabupaten Bireuen, Dr Saifullah, M.Ag yang mewakili Bupati Bireuen saat memberikan orasi ilmiah pada saat Penutupan pelatihan Menulis dan Pengembangan IT bagi Santri Bireuen dan pelantikan pengurus Ikatan Penulis Santri Aceh (IPSA) Cabang Kabupaten Bireuen di Dayah Babussalam Al-Aziziyah Juenieb, Bireuen, belum lama ini.

Dr Saifullah mengatakan, pihaknya bersama Pemkab Bireuen sedang menyiapkan berbagai hal untuk mewujudkan Bireuen sebagai kota Santri. Untuk tugas kami di badan dayah, saat ini kami sedang menyusun naskah-naskah peradaban Jeumpa sebanyak empat  judul naskah.

“Pertama, naskah biografi ulama dayah. Maka di sini, kami harapkan agar pengurus IPSA menyiapkan diri untuk menulis biografi ulama dayah. Naskah kedua, biografi ulama Bireuen. Naskah ketiga, Bireuen dalam lintasan sejarah bangsa-bangsa dunia. Dan naskah keempat, berjudul Bireuen sebagai kota santri dengan segala roadmapnya,” jelas Dr Saifullah yang juga Rektor Institute Agama Islam (IAI) Al-Muslim Bireuen ini.

Saifullah juga menjelaskan, pada bulan Mai nanti, pihaknya bersama Tgk.H. Muhammad Yusuf A.Wahab (Tusop) yang adalah pimpinan Dayah Babussalam Jeunieb, akan membentuk pokja-pokja yang akan bekerja menyiapkan dan menyusun empat naskah tersebut untuk dicetak ribuan eks dan dikemas secara multimedia.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Empat buku itu nanti akan dikaji dan ditelaah dalam konferensi dan symposium  nasional  yang akan berlangsung di Bireuen selama tujuh hari berturut-turut,” kata Saifullah.

Direncanakan, ujar Saifullah lagi, saat konferensi nanti, Presiden akan tandatangani prasasti Bireuen sebagai kota santri.

Disamping itu akan ditetapkan juga 10 dayah model di Bireuen. Antara lain yaitu, Dayah Jami’ah al-Aziziyah sebagai Dayah Kejuruan. MUDI Mesra sebagai Dayah Ma’had’ Aly Modern. Dayah Ummul Ayman sebagai Dayah Tahfiz. Dayah Babussalam Al-Aziziyah sabagai Dayah Multimedia. Dayah Nurul Jadid yang pernah menjadi juara dua Khattil Quran sebagai dayah Seni Islami.

Dayah-dayah itu nanti akan ditetapkan sebaga zona kunjungan saat prosesi penetapan Bireuen sebagai kota santri,” papar Saifullah ber api-api. Saifullah mengakui, bahwa Dayah-dayah di Bireuen telah memberikan kontribusi nyata bagi geliat ekonomi Bireuen. Buktinya, kata Saifullah, banyaknya santri yang meudagang atau mondok di bireuen yang kemudian menghidupkan geliat ekonomi para pedagang Bireuen.

“Kami juga sudah mulai menerbitkan Tabloid Dayah Global News yang dicetak sebanyak 1000 eks per bulan dan dibagi ke seluruh instansi pemerintah.  Kehadiran Tabloid ini, telah mendapatkan tempat dihati masyarakat. Tujuan kami menerbitkan Tabloid ini adalah untuk mengantisipasi kekosongan pengetahuan masyarakat tentang apa itu dayah,” ujar Saifullah.

Terakhir, Dr Saifullah mengingatkan, kepada peserta pelatihan, siapa saja yang menulis di Tabloid Dayah Global News akan diberi honor. Oleh sebab itu, lanjut Saifullah, kami harapkan kepada pengurus IPSA agar bisa menafaatkan momen ini dengan menulis sebaik-baiknya.

“Tulislah sejarah dayah, guru dayah, para santri, kurikulum, kitab-kitab dan sebagainya agar orang-orang lebih paham tentang dayah dengan segala khazanahnya”, pinta Saifullah.*/Teuku Zulkhairi (Aceh)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AcehBanda Aceh
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Selama tahun 2014, Zionis telah Serbu Masjidil Aqsha sebanyak 3168 Kali
Tulisan selanjutnya SBY juga Khawatir bila jadi Presiden Jokowi akan Mudah Didikte

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?